Elecampane

Inula helenium
Nama: Elecampane
Nama Latin/Ilmiah: Inula helenium
Famili: Asteraceae

Kandungan:
Inulin, alantolakton, dan isoalantolakton
Nama Lain:
Horseheal (United Kingdom), Elfwort (United States), Alant (Germany), Aunée (France), Enula campana (Italy)
Asal:
Eropa, Asia Barat, Asia Tengah, dan Siberia
Bagian Utama:
Akar
Rasa:
pahit, pedas

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Elecampane

Elecampane (Inula helenium) adalah tumbuhan herbal tahunan yang termasuk dalam famili Asteraceae. Tanaman ini berasal dari Eropa dan Asia Barat, tetapi kini telah tersebar luas di berbagai wilayah beriklim sedang. Secara morfologi, elecampane dapat tumbuh hingga mencapai tinggi 1,5–2 meter, dengan batang tegak berbulu halus, daun besar berbentuk lonjong dengan tepi bergerigi, serta bunga majemuk berwarna kuning cerah yang menyerupai bunga matahari. Bagian akar dan rimpangnya yang tebal menjadi bagian utama yang dimanfaatkan, terutama karena mengandung senyawa aktif seperti inulin, minyak atsiri, dan lakton seskuiterpen yang memberikan aroma khas serta rasa pahit.

Advertisement

Dalam sejarah pengobatan tradisional, elecampane telah lama digunakan sejak zaman Yunani dan Romawi kuno sebagai obat herbal untuk berbagai gangguan pernapasan. Nama genus Inula diyakini berasal dari kata Yunani "inein" yang berarti membersihkan, merujuk pada khasiatnya dalam mengeluarkan dahak. Elecampane dikenal sebagai ekspektoran, tonik pencernaan, serta antimikroba alami. Rebusan akar elecampane kerap digunakan untuk meredakan batuk, bronkitis, asma, dan infeksi saluran pernapasan. Selain itu, tanaman ini juga dimanfaatkan sebagai stimulan ringan untuk meningkatkan nafsu makan dan membantu mengatasi gangguan pencernaan seperti kembung dan dispepsia.

Dari sudut pandang fitokimia, akar elecampane mengandung alantolakton yang menjadi komponen utama lakton seskuiterpen, bersama dengan inulin (polisakarida prebiotik) serta berbagai flavonoid. Penelitian modern menunjukkan bahwa alantolakton memiliki aktivitas antiinflamasi, antioksidan, dan antiproliferatif yang menjanjikan terhadap beberapa jenis sel kanker. Meskipun berkhasiat, penggunaan elecampane perlu diperhatikan karena dapat menyebabkan iritasi mukosa jika dikonsumsi berlebihan. Tumbuhan ini juga mudah dibudidayakan di tanah yang lembap dan subur dengan sinar matahari penuh, sehingga tetap relevan sebagai tanaman obat yang bernilai hingga saat ini.

Update: 31 Jul 2026 - 11:48:11

 

II. Manfaat Elecampane

Manfaat Elecampane untuk kesehatan.

  1. Anti-inflamasi dan nyeri sendi

    Seskuiterpen lakton (alantolakton, isoalantolakton) menghambat aktivasi NF-κB dengan menekan fosforilasi IκBα, sehingga mencegah translokasi p65 ke nukleus; jalur MAPK (p38/ERK) juga ditekan. Efek akhirnya berupa penurunan sitokin proinflamasi seperti TNF-α, IL-1β, IL-6 dan oksida nitrat.

    Senyawa Aktif: Alantolakton, Isoalantolakton, Dihidroalantolakton
    Tampilkan
  2. Antimikroba (antibakteri dan antijamur)

    Alantolakton dan isoalantolakton meningkatkan permeabilitas membran mikroba, mengganggu integritas fosfolipid bilayer, menghambat pembentukan biofilm, serta pada Candida albicans menekan sintesis ergosterol dan pembentukan hifa.

    Senyawa Aktif: Alantolakton, Isoalantolakton, Helenin (campuran alantolakton-isoalantolakton)
    Tampilkan
  3. Antidiabetes dan kendali glukosa darah

    Alantolakton mengaktifkan AMPK dan meningkatkan translokasi GLUT4 pada sel otot; ekstrak akar menghambat enzim α-amilase dan α-glukosidase sehingga menurunkan absorpsi glukosa usus. Efek ini juga didukung oleh inulin yang berperan sebagai prebiotik dan memperbaiki sensitivitas insulin.

    Senyawa Aktif: Alantolakton, Isoalantolakton, Inulin
    Tampilkan
  4. Antioksidan dan perlindungan stres oksidatif

    Senyawa fenolik dan flavonoid dalam akar Inula helenium mendonorkan elektron pada radikal bebas; alantolakton mengaktifkan jalur Nrf2/ARE sehingga meningkatkan ekspresi enzim antioksidan endogen seperti katalase, superoksida dismutase, dan glutation peroksidase.

    Senyawa Aktif: Asam Klorogenat, Asam Kafeat, Alantolakton
    Tampilkan
    Tampilkan Semua Manfaat

Advertisement

III. Kandungan Elecampane

Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Elecampane.

  1. Alantolactone

    Golongan: Terpenoid (seskuiterpen lakton eudesmanolida)
    Bagian Tanaman: Akar/rimpang
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi Melalui Inhibisi NF-κB; Antimikroba; Antiproliferatif Dan Apoptosis Pada Sel Tumor..
    Tampilkan
  2. Isoalantolactone

    Golongan: Terpenoid (seskuiterpen lakton eudesmanolida)
    Bagian Tanaman: Akar/rimpang
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi; Antijamur; Antiproliferatif; Menginduksi Apoptosis Melalui Jalur ROS Pada Studi In Vitro..
    Tampilkan
  3. 11α,13-Dihydroisoalantolactone

    Golongan: Terpenoid (seskuiterpen lakton eudesmanolida)
    Bagian Tanaman: Akar/rimpang
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi Dan Antiproliferatif Pada Studi Sel Awal; Menghambat Produksi Oksida Nitrat..
    Tampilkan
    Tampilkan Semua Kandungan

Linden Flower

Tilia cordata

Bogbean

Menyanthes trifoliata