Dong Quai

Angelica sinensis
Nama: Dong Quai
Nama Latin/Ilmiah: Angelica sinensis
Famili: Apiaceae

Kandungan:
Asam ferulat, ligustilida, kumarin, polisakarida
Nama Lain:
Dang Gui (China), Toki (Japan), Danggwi (South Korea), Đương quy (Vietnam), female ginseng (United States)
Asal:
China
Bagian Utama:
Akar
Rasa:
Manis, Pedas

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Dong Quai

Dong Quai, yang dikenal secara ilmiah sebagai Angelica sinensis, merupakan tanaman herbal tahunan yang berasal dari wilayah pegunungan di Tiongkok. Tanaman ini termasuk dalam famili Apiaceae dan sering disebut sebagai "ginseng wanita" karena perannya yang sangat penting dalam pengobatan tradisional Tiongkok, khususnya untuk kesehatan reproduksi perempuan. Akar tanaman ini yang berwarna cokelat keemasan dan beraroma khas menjadi bagian yang paling sering digunakan dalam ramuan herbal, baik dalam bentuk kering, ekstrak, maupun sebagai bahan tambahan dalam masakan dan sup tradisional.

Advertisement

Secara fitokimia, Angelica sinensis mengandung senyawa aktif seperti ligustilide, ferulic acid, dan berbagai polisakarida yang memberikan efek anti-inflamasi, antispasmodik, dan imunomodulator. Senyawa-senyawa ini bekerja secara sinergis untuk meningkatkan sirkulasi darah, menyeimbangkan hormon, serta meredakan nyeri haid. Kandungan kumarin di dalamnya juga berkontribusi pada sifat antikoagulan ringan, sehingga sering digunakan untuk membantu mengatasi gangguan sirkulasi seperti rasa dingin pada ekstremitas atau nyeri akibat haid yang tidak lancar.

Dalam penggunaannya, Dong Quai harus dikonsumsi dengan hati-hati karena memiliki kontraindikasi tertentu, terutama bagi wanita hamil, penderita gangguan pembekuan darah, atau mereka yang sedang mengonsumsi obat pengencer darah. Beberapa penelitian modern juga menunjukkan potensi Angelica sinensis dalam mendukung kesehatan jantung, melindungi hati dari kerusakan oksidatif, dan bahkan memiliki efek anti-kanker pada tingkat sel. Namun, konsultasi dengan ahli herbal atau tenaga kesehatan profesional sangat disarankan sebelum menggunakannya secara rutin, mengingat interaksi dan dosis yang tepat sangat bergantung pada kondisi individu.

Update: 30 Jul 2026 - 10:16:14

 

II. Manfaat Dong Quai

Manfaat Dong Quai untuk kesehatan.

  1. Antioksidan

    Senyawa fenolik dan polisakarida dalam Dong Quai, terutama asam ferulat dan ligustilida, meningkatkan aktivitas enzim antioksidan endogen seperti superoksida dismutase (SOD), katalase (CAT), dan glutation peroksidase (GSH-Px), serta menangkal radikal bebas secara langsung melalui donasi elektron.

    Senyawa Aktif: Asam Ferulat, ligustilida, polisakarida Angelica sinensis (ASP)
    Tampilkan
  2. Anti-inflamasi pada Osteoarthritis

    Ligustilida menghambat aktivasi NF-κB dan menurunkan ekspresi COX-2, iNOS, serta sitokin proinflamasi TNF-α, IL-1β, IL-6. Asam ferulat juga menghambat jalur MAPK dan mengurangi produksi prostaglandin E2.

    Senyawa Aktif: ligustilida, Asam Ferulat, n-butylidenephthalide
    Tampilkan
  3. Vasorelaksasi dan Dukungan Kardiovaskular

    Ligustilida dan ferulic acid meningkatkan produksi nitric oxide (NO) melalui aktivasi eNOS pada endotel vaskular, serta menghambat influx kalsium intraseluler pada otot polos pembuluh darah, menyebabkan vasodilatasi.

    Senyawa Aktif: ligustilida, Asam Ferulat, angelicide
    Tampilkan
  4. Gejala Menopause (Vasomotor dan Mood)

    Senyawa fitoestrogenik seperti ligustilida dan ferulic acid berikatan dengan reseptor estrogen beta (ER-β) dengan afinitas rendah, memodulasi jalur sinyal estrogenik dan mengurangi frekuensi hot flushes. Selain itu efek serotonergik ringan pada sistem saraf pusat diduga melalui aktivasi 5-HT1A.

    Senyawa Aktif: ligustilida, Asam Ferulat, senyawa phthalide lainnya
    Tampilkan
    Tampilkan Semua Manfaat

Advertisement

III. Kandungan Dong Quai

Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Dong Quai.

  1. Ligustilide

    Golongan: Phthalides
    Bagian Tanaman: Akar
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi, Antispasmodik, Vasodilator, Neuroprotektif.
    Tampilkan
  2. Golongan: Asam fenolat
    Bagian Tanaman: Akar
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antiinflamasi, Antiaging, Kardioprotektif.
    Tampilkan
  3. Angelicide (Angelica coumarin)

    Golongan: Coumarin
    Bagian Tanaman: Akar
    Aktivitas Farmakologis:
    Antitumor, Antikoagulan, Antiinflamasi.
    Tampilkan
    Tampilkan Semua Kandungan

IV. Interaksi & Kontraindikasi Dong Quai

Kehamilan dan menyusui

Tingkat Resiko: Sangat Tinggi
Rekomendasi:
Hindari penggunaan Dong Quai karena dapat merangsang kontraksi rahim dan berpotensi menyebabkan keguguran. Tidak ada data keamanan yang cukup selama menyusui.

Antikoagulan (warfarin, heparin, aspirin, NSAID)

Tingkat Resiko: Tinggi
Rekomendasi:
Hindari penggunaan bersamaan karena efek antikoagulan tambahan meningkatkan risiko perdarahan. Pantau INR secara ketat jika kombinasi tidak dapat dihindari.

Penggunaan pada penderita Gangguan perdarahan (hemofilia, trombositopenia)

Tingkat Resiko: Tinggi
Rekomendasi:
Kontraindikasi karena Dong Quai memiliki efek antikoagulan dan antiplatelet yang dapat memperburuk kondisi perdarahan.
Tampilkan Semua Kontraindikasi

V. FAQ Dong Quai

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Dong Quai.

Apa kandungan fitokimia utama Dong Quai dan bagaimana mekanisme kerjanya?
Dong Quai mengandung senyawa aktif seperti ligustilide, ferulic acid, polysaccharides, dan phthalides. Ligustilide bekerja sebagai vasodilator dan anti-inflamasi, sedangkan ferulic acid bersifat antioksidan dan antispasmodik. Kandungan ini mendukung efek uterotonik dan pengaturan siklus menstruasi. (Sumber: Chinese Herbal Medicine: Materia Medica, 3rd ed., Bensky & Gamble, 2004; Fitoterapia, 2012, 83(7), 1119-1127).
Bagaimana dosis konsumsi harian Dong Quai yang aman untuk dewasa?
Dosis yang umum digunakan dalam bentuk rebusan akar kering adalah 3–15 gram per hari, atau dalam bentuk ekstrak teringkar 1–2 gram tiga kali sehari. Dosis lebih tinggi harus di bawah pengawasan profesional. (Sumber: World Health Organization (WHO) Monographs on Selected Medicinal Plants, Vol. 2, 2002; PDR for Herbal Medicines, 4th ed., 2007).
Apakah Dong Quai aman dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui?
Tidak disarankan selama kehamilan karena efek uterotonik yang dapat merangsang kontraksi rahim dan berpotensi menyebabkan keguguran. Pada ibu menyusui, data keamanan terbatas, sehingga sebaiknya dihindari. (Sumber: European Medicines Agency (EMA) Monograph on Angelica sinensis, 2007; Drugs in Pregnancy and Lactation, 11th ed., Briggs et al., 2017).
Apakah Dong Quai aman untuk bayi dan anak-anak?
Belum ada penelitian yang memadai tentang keamanan penggunaan Dong Quai pada bayi dan anak-anak. Kandungan fitoestrogen dan efek hormonalnya tidak direkomendasikan untuk populasi ini. Hindari penggunaan tanpa pengawasan tenaga kesehatan. (Sumber: Pediatric Herbal Medicine, Gardiner & Kemper, 2008; Journal of Pediatric Pharmacology and Therapeutics, 2010, 15(3), 153-168).
Apa efek samping yang mungkin timbul dari konsumsi Dong Quai?
Efek samping meliputi gangguan pencernaan ringan (mual, diare), reaksi alergi (ruam, gatal), dan fotosensitivitas. Pada dosis tinggi dapat menyebabkan pusing atau perdarahan, terutama jika dikombinasikan dengan antikoagulan. (Sumber: Phytotherapy Research, 2005, 19(1), 1-9; Natural Medicines Comprehensive Database, 2023).
Interaksi obat apa yang perlu diwaspadai saat menggunakan Dong Quai?
Dong Quai memiliki efek antikoagulan ringan, sehingga dapat meningkatkan risiko perdarahan jika dikombinasikan dengan warfarin, aspirin, atau clopidogrel. Juga dapat berinteraksi dengan kontrasepsi hormonal dan tamoxifen karena efek fitoestrogeniknya. (Sumber: Journal of Clinical Pharmacology, 2006, 46(9), 1021-1026; Clinics in Mother and Child Health, 2013, 10(1), 1-8).
Apa manfaat kesehatan umum Dong Quai yang didukung bukti ilmiah?
Bukti paling kuat mendukung penggunaannya untuk mengurangi nyeri haid (dismenore) dan gejala menopause seperti hot flashes. Beberapa studi menunjukkan efek anti-inflamasi dan imunomodulator, serta potensi perlindungan pada sistem kardiovaskular. Namun, klaim untuk meningkatkan kesuburan masih kontroversial. (Sumber: Cochrane Database of Systematic Reviews, 2013, (2), CD004750; Journal of Ethnopharmacology, 2016, 189, 50-59).