Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Danggui Buxue Decoction untuk Anemia: Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Systematic Review & Meta-Analisis
    Sampel:
    14 RCT dengan total 1.102 pasien anemia, meliputi anemia defisiensi besi, anemia penyakit kronis, dan anemia pasca kemoterapi.
    Dosis/Durasi:
    Dosis harian setara dengan 10–25 g akar Angelica sinensis; durasi terapi 4–12 minggu.
    Temuan:
    Danggui Buxue Decoction secara signifikan meningkatkan kadar hemoglobin dan hematokrit serta mengurangi gejala kelelahan dibandingkan terapi konvensional. Efek samping yang dilaporkan tergolong ringan dan jarang terjadi.
  2. Danggui Shaoyao San untuk Dismenore Primer: Meta-Analisis Uji Klinis Acak

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    9 RCT dengan 768 wanita berusia 18–35 tahun yang didiagnosis dismenore primer.
    Dosis/Durasi:
    Dosis formula bervariasi setara dengan 6–12 g ekstrak per hari; diberikan selama 3–6 siklus menstruasi.
    Temuan:
    Danggui Shaoyao San menurunkan skor nyeri dan tingkat kekambuhan dibandingkan plasebo atau NSAID. Kombinasi dengan NSAID meningkatkan efektivitas tanpa meningkatkan efek samping.
  3. Danggui Sini Decoction untuk Neuropati Perifer Diabetik: Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Systematic Review & Meta-Analisis
    Sampel:
    12 RCT dengan 984 pasien diabetes tipe 2 yang mengalami neuropati perifer.
    Dosis/Durasi:
    Formula diminum 2–3 kali sehari, setara dengan 10–20 g Danggui per hari; durasi 8–12 minggu.
    Temuan:
    Danggui Sini Decoction secara signifikan memperbaiki konduksi saraf dan gejala neuropati bila dikombinasikan dengan perawatan standar. Insidensi efek samping tidak berbeda bermakna dibandingkan kelompok kontrol.
  4. Dong Quai (Angelica sinensis) untuk Gejala Menopause: Tinjauan Sistematis

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    11 studi klinis dengan total 1.356 wanita perimenopause/pascamenopause yang mengalami keluhan vasomotor.
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak Dong Quai diberikan dengan dosis 100–600 mg per hari selama 8–16 minggu.
    Temuan:
    Formulasi yang mengandung Dong Quai menunjukkan perbaikan ringan pada hot flashes dan skor menopause, tetapi heterogenitas antar studi cukup tinggi. Bukti saat ini belum cukup untuk merekomendasikan Dong Quai sebagai terapi lini pertama.
  5. Danggui Buxue Decoction untuk Osteoporosis: Meta-Analisis Uji Klinis Acak

    Tahun:
    2024
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    10 RCT dengan total 826 pasien osteoporosis berusia 50–75 tahun.
    Dosis/Durasi:
    Dosis setara dengan 15–30 g akar kering per hari; durasi terapi 6 bulan.
    Temuan:
    Danggui Buxue Decoction meningkatkan kepadatan mineral tulang di area lumbar dan femur serta menurunkan penanda resorpsi tulang jika digunakan bersama kalsium/vitamin D. Efeknya lebih baik dibandingkan terapi kalsium saja.
  6. Efikasi Polisakarida Angelica sinensis sebagai Terapi Adjuvan pada Mielosupresi Akibat Kemoterapi: Meta-Analisis

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    7 RCT dengan 610 pasien onkologi yang menjalani kemoterapi dan mengalami mielosupresi.
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak polisakarida diberikan 300–600 mg per hari secara oral; diberikan selama 2–4 siklus kemoterapi.
    Temuan:
    Polisakarida Angelica sinensis sebagai tambahan meningkatkan jumlah leukosit dan neutrofil lebih cepat dibandingkan perawatan standar. Penggunaannya juga mengurangi kebutuhan faktor pertumbuhan granulosit tanpa meningkatkan toksisitas.
  7. Danggui Buxue Decoction untuk Gagal Jantung Kronik: Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Systematic Review & Meta-Analisis
    Sampel:
    8 RCT dengan total 712 pasien gagal jantung kronik kelas NYHA II–III.
    Dosis/Durasi:
    Dosis formula 3,5–7 g ekstrak kering tiga kali sehari; durasi terapi 8–24 minggu.
    Temuan:
    Danggui Buxue Decoction sebagai terapi tambahan memperbaiki fraksi ejeksi ventrikel kiri dan menurunkan kadar NT-proBNP. Terapi ini juga meningkatkan toleransi aktivitas dan kualitas hidup secara bermakna.

Advertisement


Cari: