Advertisement
Solanum incanum, yang dikenal luas sebagai Sodom Apple atau terung ungu liar, merupakan tumbuhan perdu berkayu dari famili Solanaceae yang banyak ditemukan di Afrika, Timur Tengah, dan Asia Selatan. Meskipun kerap disebut "Devil's Trumpet" oleh sebagian orang, nama tersebut sebenarnya lebih tepat merujuk pada genus Datura; namun demikian, Solanum incanum tetap memiliki julukan yang identik dengan racun dan duri. Tumbuhan ini tumbuh subur di daerah kering hingga semi-lembab, dengan batang dan daun yang ditumbuhi duri tajam. Buahnya yang bulat menyerupai tomat kecil berwarna hijau kekuningan menjadi ciri khasnya dan mengandung senyawa alkaloid steroid yang sangat beracun bagi manusia maupun ternak jika dikonsumsi mentah.
8 Manfaat Devil's Trumpet / Sodom Apple untuk kesehatan.
Glikoalkaloid steroid dan flavonoid menghambat aktivitas siklooksigenase-2 (COX-2) dan lipoksigenase (LOX), menurunkan produksi prostaglandin E2 dan leukotrien. Fraksi polifenol menekan aktivasi NF-κB sehingga menurunkan ekspresi sitokin pro-inflamasi TNF-α dan IL-1β.
Glikoalkaloid steroid berinteraksi dengan sterol pada membran sel bakteri, mengganggu integritas membran, meningkatkan permeabilitas, dan menyebabkan kebocoran ion serta lisis sel. Polifenol juga menghambat pembentukan biofilm bakteri.
Solamargine dan solasonine mengikat ergosterol pada membran sel jamur, meningkatkan permeabilitas membran, menginduksi kebocoran sitoplasma, dan menghambat pertumbuhan hifa serta transisi yeast-to-hypha pada Candida albicans.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Devil's Trumpet / Sodom Apple.
Solanum incanum, yang dikenal secara lokal sebagai Sodom Apple atau terkadang dikaitkan dengan istilah Devil's Trumpet (meskipun nama terakhir lebih sering merujuk pada Datura), mengandung berbagai senyawa bioaktif yang potent, terutama glikoalkaloid seperti solasonin dan solamargin. Ketika tertelan atau terserap dalam jumlah yang signifikan, toksin ini dapat mengganggu sistem saraf otonom dengan menghambat aktivitas asetilkolinesterase atau bekerja langsung pada membran sel. Gejala keracunan akut umumnya meliputi gangguan pencernaan berat seperti mual, muntah, nyeri kolik abdomen, dan diare akibat iritasi langsung pada mukosa saluran pencernaan oleh alkaloid steroid tersebut.