Advertisement
Cyclopia intermedia, yang dikenal luas sebagai Honeybush, adalah spesies tanaman perdu berbunga dalam famili Fabaceae yang secara alami tumbuh di kawasan Cape Floristic Region, Afrika Selatan. Nama "Honeybush" berasal dari aroma manis seperti madu yang dihasilkan bunganya, terutama saat diseduh menjadi teh herbal. Tanaman ini telah lama dimanfaatkan oleh masyarakat lokal sebagai minuman sehat karena bebas kafein dan kaya akan antioksidan, menjadikannya semakin populer di pasar teh kesehatan global.
6 Manfaat Honeybush untuk kesehatan.
Polifenol mangiferin, isomangiferin, hesperidin, dan eriocitrin menyumbang elektron untuk menetralkan ROS, mengkelat ion logam transisi, serta mengaktifkan jalur Nrf2/ARE sehingga meningkatkan ekspresi enzim antioksidan endogen seperti superoksida dismutase, katalase, dan glutation S-transferase.
Mangiferin dan hesperidin menghambat α-glukosidase dan α-amilase sehingga memperlambat absorpsi glukosa. Pada otot rangka dan adiposit, aktivasi AMPK meningkatkan translokasi GLUT4, sedangkan jalur pensinyalan insulin ditingkatkan; ini menurunkan resistensi insulin dan produksi glukosa hepatik.
Polifenol ekstrak menekan aktivasi NF-κB dan MAPK pada makrofag, menurunkan fosforilasi IκB-α, sehingga mengurangi transkripsi sitokin pro-inflamasi TNF-α, IL-6, IL-1β; juga menghambat ekspresi COX-2 dan iNOS yang menurunkan produksi PGE2 dan NO.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Honeybush.
Honeybush (Cyclopia intermedia) secara umum dikenal sebagai minuman herbal yang sangat aman untuk dikonsumsi karena bebas kafein dan memiliki kandungan tanin yang relatif rendah dibandingkan teh hitam atau hijau. Sebagian besar penelitian toksikologi dan uji klinis menunjukkan bahwa konsumsi ekstrak honeybush dalam jumlah normal jarang sekali menimbulkan efek samping yang merugikan bagi kebanyakan orang. Senyawa bioaktif utama di dalamnya, seperti mangiferin dan hesperidin, umumnya dapat ditoleransi dengan baik oleh tubuh manusia tanpa memicu toksisitas sistemik yang signifikan.