Advertisement
Kucai atau Chinese Chive (Allium tuberosum) adalah tanaman herba tahunan yang berasal dari Asia Timur dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Berbeda dengan bawang daun pada umumnya, daun kucai berbentuk pipih, tipis, dan berwarna hijau tua dengan aroma khas yang lebih tajam. Tanaman ini tumbuh berumpun dari umbi kecil dan mudah dibudidayakan di dataran rendah maupun tinggi, bahkan dapat tumbuh subur di pekarangan rumah. Bagian yang paling sering dimanfaatkan adalah daun mudanya, tetapi bunganya yang putih dan bertangkai juga lazim dikonsumsi sebagai sayuran atau campuran tumisan.
8 Manfaat Chinese Chive untuk kesehatan.
Polifenol (kaempferol, kuersetin) dan polisakarida dalam Allium tuberosum menyumbangkan elektron untuk menetralkan radikal bebas, mengkhelat logam transisi (Fe^2+, Cu^2+), serta meningkatkan ekspresi enzim antioksidan endogen melalui aktivasi jalur Nrf2/ARE. Senyawa sulfur seperti metiin membantu mempertahankan redoks intraseluler saat kadar glutation menurun.
Metiin diubah oleh enzim alliinase menjadi tiosulfinat yang bereaksi dengan gugus tiol protein/enzim mikroba, menghambat metabolisme sel; polisulfida volatil (dimetil disulfida, dimetil trisulfida) dan saponin steroid meningkatkan permeabilitas membran sel sehingga menyebabkan kebocoran ion dan sitoplasma.
Ekstrak menekan aktivasi NF-κB yang dipicu LPS, sehingga menurunkan ekspresi iNOS dan COX-2; akibatnya produksi NO dan PGE2 berkurang. Flavonoid kaempferol/kuersetin juga menghambat fosforilasi MAPK (ERK, JNK, p38) dan pelepasan sitokin pro-inflamasi TNF-α, IL-1β, dan IL-6.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Chinese Chive.
Interaksi & Kontraindikasi Chinese Chive dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Chinese Chive (Allium tuberosum), yang dikenal juga sebagai kucai, umumnya aman bila dikonsumsi dalam jumlah yang wajar sebagai makanan. Namun, konsumsi dalam jumlah berlebihan dapat memicu efek samping pada saluran pencernaan. Kandungan senyawa organosulfur dan serat yang tinggi pada tanaman genus Allium dapat menyebabkan iritasi lambung, perut kembung, peningkatan produksi gas, serta sensasi terbakar pada ulu hati, terutama bagi individu yang memiliki lambung sensitif atau penderita gastroesophageal reflux disease (GERD).
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Chinese Chive.