Advertisement
Uncaria guianensis, yang dikenal sebagai Cat's Claw Amazonian atau "kuku kucing Amazon", adalah tanaman merambat berkayu dari keluarga Rubiaceae yang tumbuh subur di hutan hujan Amazon dan wilayah tropis Amerika Selatan. Nama "cat's claw" merujuk pada duri melengkung menyerupai cakar kucing yang tumbuh di sepanjang batangnya, yang berfungsi sebagai alat pemanjat. Bagian paling bernilai dari tumbuhan ini adalah kulit batang dan akarnya, yang telah digunakan secara tradisional oleh masyarakat Ashaninka dan suku asli Amazon lainnya selama berabad-abad untuk mengobati peradangan, radang sendi, gangguan pencernaan, serta sebagai penunjang sistem imun. Berbeda dengan kerabat dekatnya Uncaria tomentosa yang lebih populer di pasar suplemen, U. guianensis kerap dianggap lebih menonjol dalam khasiat antiinflamasinya, meskipun keduanya sering tertukar dalam produk komersial.
Tanaman ini adalah jenis tanaman merambat (liana) kayu yang tumbuh subur di hutan hujan tropis lembap, terutama di wilayah lembah Amazon dan Amerika Selatan. Ia menyukai area yang mendapat cukup sinar matahari di pinggiran hutan atau celah-celah kanopi. Karakteristik/ciri-ciri Cat's Claw Amazonian (Uncaria guianensis):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Batang | Berbentuk kayu yang kuat dan bisa memanjat hingga puluhan meter. Batang mudanya sering berbentuk silinder, sementara yang tua bisa sedikit pipih. |
| Duri | Ciri paling khas adalah duri yang melengkung menyerupai cakar kucing (sehingga disebut Cat's Claw). Duri ini tumbuh berpasangan di ketiak daun dan berfungsi untuk membantu tanaman 'mencengkeram' pohon inang agar bisa memanjat. |
| Daun | Berbentuk oval atau elips dengan ujung yang meruncing. Daunnya tersusun berhadapan di sepanjang batang dan memiliki tekstur agak kasar dengan urat daun yang terlihat jelas. |
| Bunga | Berwarna kekuningan atau putih krem yang berkumpul membentuk kelompok bulat seperti bola kecil (kapital). Bunganya memiliki aroma yang cukup harum. |
| Buah | Berbentuk kapsul kering yang kecil, memanjang, dan mengandung biji-biji bersayap yang ringan agar mudah disebarkan oleh angin. |
6 Manfaat Cat's Claw Amazonian untuk kesehatan.
Ekstrak Uncaria guianensis menghambat aktivasi NF-κB dan menurunkan ekspresi COX-2, TNF-α, IL-1β, serta MMP-13 pada sel sinovial/makrofag, sehingga mengurangi degradasi kartilago dan nyeri.
Menghambat jalur NF-κB dan menekan sitokin proinflamasi TNF-α, IL-6, serta menghambat aktivitas COX-2 dan 5-lipoxygenase; alkaloid oksindol memodulasi proliferasi limfosit T.
Polifenol dan triterpen menyumbang atom hidrogen/elektron untuk menetralkan radikal bebas, mengkelat ion logam transisi, menghambat peroksidasi lipid, dan mengaktivasi jalur Nrf2/ARE pada studi in vitro.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Cat's Claw Amazonian.
Interaksi & Kontraindikasi Cat's Claw Amazonian dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Cat's Claw Amazonian (Uncaria guianensis) umumnya dianggap aman bagi kebanyakan orang bila digunakan dalam jangka pendek, namun konsumsinya dapat dikaitkan dengan beberapa efek samping ringan hingga sedang. Efek samping yang paling sering dilaporkan meliputi gangguan pencernaan seperti mual, diare, dispepsia, dan sakit perut ringan. Hal ini sering kali disebabkan oleh kandungan senyawa tanin yang cukup tinggi di dalam kulit kayu tanaman tersebut, yang dapat mengiritasi mukosa lambung pada individu yang sensitif.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Cat's Claw Amazonian.