Cat's Claw Amazonian

Uncaria guianensis
Nama
Cat's Claw Amazonian
Nama Latin/Ilmiah
Uncaria guianensis
Bagian Digunakan
Kulit Kayu, Akar
Rasa
Pahit, earthy
Nama Lain
Uña de gato (Peru), Unha de gato (Brasil), Garra de gato (Kolombia), Griffe du chat (Prancis), Cat's claw (Amerika Serikat).
Asal
Hutan Amazon di Amerika Selatan, meliputi Peru, Brasil, Kolombia, Ekuador, Bolivia, Venezuela, Guyana, Suriname, dan Guyana Prancis.
Kandungan Utama
Alkaloid oksindol, glikosida asam kuinat, triterpen, fitosterol.

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Cat's Claw Amazonian

Uncaria guianensis, yang dikenal sebagai Cat's Claw Amazonian atau "kuku kucing Amazon", adalah tanaman merambat berkayu dari keluarga Rubiaceae yang tumbuh subur di hutan hujan Amazon dan wilayah tropis Amerika Selatan. Nama "cat's claw" merujuk pada duri melengkung menyerupai cakar kucing yang tumbuh di sepanjang batangnya, yang berfungsi sebagai alat pemanjat. Bagian paling bernilai dari tumbuhan ini adalah kulit batang dan akarnya, yang telah digunakan secara tradisional oleh masyarakat Ashaninka dan suku asli Amazon lainnya selama berabad-abad untuk mengobati peradangan, radang sendi, gangguan pencernaan, serta sebagai penunjang sistem imun. Berbeda dengan kerabat dekatnya Uncaria tomentosa yang lebih populer di pasar suplemen, U. guianensis kerap dianggap lebih menonjol dalam khasiat antiinflamasinya, meskipun keduanya sering tertukar dalam produk komersial.

Baca Lebih Lanjut
Update: 26 Agu 2026 - 03:41:24
 

II. Ciri-ciri Cat's Claw Amazonian

Tanaman ini adalah jenis tanaman merambat (liana) kayu yang tumbuh subur di hutan hujan tropis lembap, terutama di wilayah lembah Amazon dan Amerika Selatan. Ia menyukai area yang mendapat cukup sinar matahari di pinggiran hutan atau celah-celah kanopi. Karakteristik/ciri-ciri Cat's Claw Amazonian (Uncaria guianensis):

Bagian Ciri-Ciri
Batang Berbentuk kayu yang kuat dan bisa memanjat hingga puluhan meter. Batang mudanya sering berbentuk silinder, sementara yang tua bisa sedikit pipih.
Duri Ciri paling khas adalah duri yang melengkung menyerupai cakar kucing (sehingga disebut Cat's Claw). Duri ini tumbuh berpasangan di ketiak daun dan berfungsi untuk membantu tanaman 'mencengkeram' pohon inang agar bisa memanjat.
Daun Berbentuk oval atau elips dengan ujung yang meruncing. Daunnya tersusun berhadapan di sepanjang batang dan memiliki tekstur agak kasar dengan urat daun yang terlihat jelas.
Bunga Berwarna kekuningan atau putih krem yang berkumpul membentuk kelompok bulat seperti bola kecil (kapital). Bunganya memiliki aroma yang cukup harum.
Buah Berbentuk kapsul kering yang kecil, memanjang, dan mengandung biji-biji bersayap yang ringan agar mudah disebarkan oleh angin.

III. Manfaat Cat's Claw Amazonian

6 Manfaat Cat's Claw Amazonian untuk kesehatan.

  1. Osteoarthritis lutut (anti-inflamasi dan nyeri sendi)

    Ekstrak Uncaria guianensis menghambat aktivasi NF-κB dan menurunkan ekspresi COX-2, TNF-α, IL-1β, serta MMP-13 pada sel sinovial/makrofag, sehingga mengurangi degradasi kartilago dan nyeri.

    Senyawa Aktif: mitraphylline, rhynchophylline, Asam Ursolat
    Tampilkan
  2. Artritis reumatoid (potensi)

    Menghambat jalur NF-κB dan menekan sitokin proinflamasi TNF-α, IL-6, serta menghambat aktivitas COX-2 dan 5-lipoxygenase; alkaloid oksindol memodulasi proliferasi limfosit T.

    Senyawa Aktif: rhynchophylline, mitraphylline, Asam Oleanolat
    Tampilkan
  3. Stres oksidatif dan aktivitas antioksidan

    Polifenol dan triterpen menyumbang atom hidrogen/elektron untuk menetralkan radikal bebas, mengkelat ion logam transisi, menghambat peroksidasi lipid, dan mengaktivasi jalur Nrf2/ARE pada studi in vitro.

    Senyawa Aktif: Asam Ursolat, Asam Oleanolat, proantosianidin
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+3)

Advertisement


IV. Kandungan Cat's Claw Amazonian

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Cat's Claw Amazonian.

  1. Mitraphylline

    Golongan: Alkaloid oksindol pentasiklik
    Bagian Tanaman: Kulit batang dan akar
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi; Menurunkan TNF-α, Menghambat NF-κB, Dan Mengurangi Edema Dalam Model In Vivo. Ekstrak U. Guianensis Yang Mengandung Mitraphylline Pernah Diuji Pada Osteoartritis Lutut..
    Tampilkan
  2. Pteropodine

    Golongan: Alkaloid oksindol pentasiklik
    Bagian Tanaman: Kulit batang dan akar
    Aktivitas Farmakologis:
    Imunomodulator; Penelitian In Vitro Menunjukkan Stimulasi Makrofag Dan Pelepasan Sitokin IL-1/IL-6; Berpotensi Melawan Penekanan Imun..
    Tampilkan
  3. Isopteropodine

    Golongan: Alkaloid oksindol pentasiklik
    Bagian Tanaman: Kulit batang dan akar
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiproliferatif Terhadap Beberapa Lini Sel Tumor Pada Studi In Vitro; Diduga Turut Berkontribusi Pada Efek Imunomodulator Ekstrak U. Guianensis..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Cat's Claw Amazonian

Interaksi & Kontraindikasi Cat's Claw Amazonian dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Suplemen zat besi atau mineral (seng, kalsium)

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Tanin dalam cat's claw dapat menghambat penyerapan mineral. Beri jarak waktu minimal 2–3 jam antara konsumsi cat's claw dan suplemen mineral.

  2. Penggunaan bersamaan dengan Obat antihipertensi (ACE inhibitor, ARB, antagonis kalsium)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Cat's claw berpotensi menurunkan tekanan darah. Kombinasi dapat menyebabkan hipotensi berlebihan; monitor tekanan darah dan konsultasikan dengan dokter sebelum digunakan.

  3. Penggunaan bersamaan dengan Obat antidiabetes (insulin, sulfonilurea, metformin)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Efek hipoglikemik cat's claw dapat meningkatkan risiko gula darah rendah. Pantau gula darah secara ketat; penyesuaian dosis obat diabetes mungkin diperlukan.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+10)

VI. Efek Samping Cat's Claw Amazonian

Cat's Claw Amazonian (Uncaria guianensis) umumnya dianggap aman bagi kebanyakan orang bila digunakan dalam jangka pendek, namun konsumsinya dapat dikaitkan dengan beberapa efek samping ringan hingga sedang. Efek samping yang paling sering dilaporkan meliputi gangguan pencernaan seperti mual, diare, dispepsia, dan sakit perut ringan. Hal ini sering kali disebabkan oleh kandungan senyawa tanin yang cukup tinggi di dalam kulit kayu tanaman tersebut, yang dapat mengiritasi mukosa lambung pada individu yang sensitif.

Baca Semua Efek Samping

VII. FAQ Cat's Claw Amazonian

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Cat's Claw Amazonian.

Apa perbedaan antara Uncaria guianensis dan Uncaria tomentosa yang sama-sama disebut Cat's Claw?
Keduanya adalah spesies berbeda dari genus Uncaria. Uncaria guianensis dan Uncaria tomentosa dikenal sebagai 'cat's claw', tetapi profil fitokimianya tidak sama: glikosida asam kuinovat dan oksindol alkaloid ditemukan pada kedua spesies dengan variasi komposisi. U. tomentosa lebih banyak diteliti untuk efek imunomodulator, sedangkan U. guianensis lebih sering digunakan secara tradisional untuk antiradang dan gangguan lambung. Karena itu hasil penelitian pada U. tomentosa tidak dapat serta-merta dipakai untuk U. guianensis. Referensi: Heitzman ME, et al. Phytochemistry. 2005;66(1):5-29.
Apa senyawa fitokimia utama pada Uncaria guianensis?
Kulit batang U. guianensis mengandung oksindol alkaloid (misalnya mitrafilin dan isomitrafilin), glikosida asam kuinovat, triterpenoid, serta senyawa fenolik. Senyawa-senyawa ini menunjukkan aktivitas anti-inflamasi dan antioksidan dalam penelitian in vitro, tetapi aktivitas tersebut belum tentu sama pada manusia saat dikonsumsi sebagai herbal. Referensi: Aquino R, et al. Phytochemistry. 1991;30(10):3359-3362; Heitzman ME, et al. Phytochemistry. 2005;66(1):5-29.
Manfaat kesehatan apa yang didukung bukti ilmiah untuk Cat's Claw Amazonian?
Bukti klinis masih terbatas. Satu uji acak tersamar ganda pada pasien osteoartritis lutut menunjukkan ekstrak air beku-kering U. guianensis 100 mg per hari selama 4 minggu dapat mengurangi nyeri saat bergerak dibandingkan plasebo. Studi eksperimental juga menunjukkan aktivitas anti-inflamasi dan penangkal radikal bebas. Namun herbal ini tidak terbukti menyembuhkan penyakit dan tidak dapat menggantikan obat medis. Referensi: Piscoya J, et al. Phytomedicine. 2001;8(5):339-346; Sandoval M, et al. Free Radic Biol Med. 2000;29(1):71-78.
Bagaimana cara konsumsi dan dosis harian Uncaria guianensis yang dianjurkan?
Belum ada dosis standar yang disepakati. Dalam uji klinis pada osteoartritis digunakan 100 mg ekstrak air beku-kering per hari. Sediaan komersial umumnya berbentuk kapsul 250-500 mg dengan panduan label, sedangkan penggunaan tradisional menggunakan rebusan 20-30 g kulit batang kering dalam 1 L air. Mulailah dari dosis terendah dan konsultasikan dengan apoteker atau dokter sebelum digunakan rutin. Referensi: Piscoya J, et al. Phytomedicine. 2001;8(5):339-346; Heitzman ME, et al. Phytochemistry. 2005;66(1):5-29.
Apa saja efek samping yang mungkin timbul?
Efek samping yang dilaporkan umumnya ringan, antara lain mual, nyeri ulu hati, diare, dan pusing. Dalam uji klinis jangka pendek (4 minggu) tidak dilaporkan efek samping serius. Data jangka panjang masih terbatas, sehingga gejala yang muncul atau penggunaan lebih dari 4-8 minggu sebaiknya dievaluasi tenaga kesehatan. Referensi: Piscoya J, et al. Phytomedicine. 2001;8(5):339-346; Heitzman ME, et al. Phytochemistry. 2005;66(1):5-29.
Apakah Uncaria guianensis aman untuk bayi dan anak-anak?
Tidak direkomendasikan. Belum ada data keamanan dan dosis untuk bayi, balita, dan anak-anak. Karena mengandung alkaloid dengan aktivitas biologis, penggunaan pada kelompok anak hanya boleh dilakukan bila praktisi kesehatan yang kompeten merekomendasikan, dan pada praktiknya umumnya dihindari. Referensi: National Library of Medicine (US). MedlinePlus: Cat's Claw. Bethesda (MD): NLM; diakses 2026; Heitzman ME, et al. Phytochemistry. 2005;66(1):5-29.
Bolehkah Uncaria guianensis dikonsumsi oleh ibu hamil atau menyusui?
Tidak dianjurkan. Keamanan U. guianensis pada kehamilan dan menyusui belum ditetapkan. Beberapa sumber keamanan herbal mengingatkan bahwa cat's claw mengandung alkaloid yang secara teoritis dapat memengaruhi tonus otot polos, termasuk rahim, sehingga berisiko pada kehamilan. Pada ibu menyusui, belum diketahui apakah senyawa aktif diekskresikan melalui ASI. Sebaiknya hindari kecuali atas pertimbangan dokter. Referensi: National Library of Medicine (US). MedlinePlus: Cat's Claw. Bethesda (MD): NLM; diakses 2026; Heitzman ME, et al. Phytochemistry. 2005;66(1):5-29.
Apakah Cat's Claw Amazonian berinteraksi dengan obat-obatan?
Secara teoritis dapat berinteraksi dengan obat antikoagulan dan antiplatelet karena ekstraknya menunjukkan efek antiplatelet dan anti-inflamasi, serta dengan imunosupresan karena efek imunomodulatornya. Studi in vitro juga menunjukkan bahwa beberapa ekstrak Uncaria dapat menghambat enzim sitokrom P450, sehingga dapat mengubah metabolisme obat tertentu. Jika Anda menggunakan warfarin, aspirin, siklosporin, atau obat tekanan darah, konsultasikan sebelum mengonsumsi. Referensi: Heitzman ME, et al. Phytochemistry. 2005;66(1):5-29; Budzinski JW, et al. Planta Med. 2000;66(8):709-712.
Berapa lama waktu penggunaan Cat's Claw Amazonian yang masih aman?
Studi klinis yang tersedia umumnya berlangsung 4-8 minggu, dan bukti keamanan jangka panjang (di atas 6 bulan) tidak ada. Jangan menggunakannya terus-menerus tanpa evaluasi medis; jika keluhan tidak membaik setelah beberapa minggu, periksakan diri ke tenaga kesehatan dan hentikan penggunaan. Referensi: Piscoya J, et al. Phytomedicine. 2001;8(5):339-346; Heitzman ME, et al. Phytochemistry. 2005;66(1):5-29.

Buffalo Thorn

Ziziphus mucronata

Suma Root / Brazilian Ginseng

Pfaffia paniculata

Cari: