Suma Root / Brazilian Ginseng

Pfaffia paniculata
Nama
Suma Root / Brazilian Ginseng
Nama Latin/Ilmiah
Pfaffia paniculata
Bagian Digunakan
Akar
Rasa
Earthy, manis, & sedikit pahit
Nama Lain
Suma (Brazil), Brazilian ginseng (Amerika Serikat), para-todo (Peru), cangorça (Brazil), ginseng brasileiro (Portugal/Brazil).
Asal
Brasil, Paraguay, Argentina, dan Peru.
Kandungan Utama
Pfaffosida, beta-ekdison, saponin, fitosterol, dan flavonoid.

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Suma Root / Brazilian Ginseng

Suma Root, yang juga dikenal sebagai Brazilian Ginseng, berasal dari akar tanaman Pfaffia paniculata, tumbuhan merambat asli hutan hujan Amazon dan wilayah tropis Amerika Selatan, terutama Brasil. Meskipun disebut ginseng karena khasiatnya yang serupa, secara botani Pfaffia paniculata tidak berkerabat dengan ginseng Asia (Panax). Masyarakat lokal Brasil telah lama menggunakannya sebagai tonik energi, penambah stamina, serta obat tradisional untuk mengatasi stres, kelelahan, dan berbagai gangguan metabolisme. Akar tumbuhan ini mengandung senyawa aktif unik seperti ecdysteroid (terutama beta-ecdysone), triterpen saponin, serta asam pfaffic yang diduga berperan dalam efek adaptogenik dan anti-inflamasi.

Baca Lebih Lanjut
Update: 26 Agu 2026 - 09:40:43
 

II. Ciri-ciri Suma Root / Brazilian Ginseng

Tanaman ini asli dari hutan hujan tropis di Amerika Selatan, terutama di wilayah Amazon. Suka tumbuh di tanah yang subur dan area dengan kelembapan tinggi, tapi cukup tangguh beradaptasi di berbagai jenis tanah hutan. Karakteristik/ciri-ciri Suma Root / Brazilian Ginseng (Pfaffia paniculata):

Bagian Ciri-Ciri
Tipe Tanaman Merupakan jenis tanaman merambat (semak) yang bersifat menahun.
Akar Bagian paling ikonik, bentuknya tebal, berdaging, dan mirip dengan akar ginseng pada umumnya (makanya disebut Brazilian Ginseng).
Batang Batangnya menjalar di atas permukaan tanah, cenderung fleksibel, dan bisa tumbuh cukup panjang.
Daun Bentuk daunnya simpel, tersusun secara berpasangan (berhadapan), dengan tekstur yang agak kasar.
Bunga Bunganya kecil-kecil, berwarna putih atau krem, dan berkumpul dalam rangkaian yang disebut malai (panicle).
Sistem Perakaran Memiliki akar sekunder yang dalam dan kuat, berfungsi menyimpan cadangan nutrisi yang membuatnya tetap hidup meski kondisi di atas permukaan tanah sedang kurang bersahabat.

III. Manfaat Suma Root / Brazilian Ginseng

6 Manfaat Suma Root / Brazilian Ginseng untuk kesehatan.

  1. Anti-inflamasi dan analgesia

    Ekstrak akar Pfaffia paniculata menghambat aktivitas COX-2 dan produksi PGE2, menurunkan ekspresi TNF-α, IL-1β, dan IL-6 melalui regulasi NF-κB/MAPK pada makrofag. Efek analgesik dikaitkan dengan pengurangan mediator nyeri perifer, bukan jalur opioid sentral yang terkonfirmasi.

    Senyawa Aktif: 20-hydroxyecdysone (beta-ecdysterone), Pfaffosides, β-Sitosterol
    Tampilkan
  2. Aktivitas antioksidan dan perlindungan terhadap stres oksidatif

    Senyawa ecdysteroid dan komponen fenolik menangkap spesies oksigen reaktif (ROS), menghambat peroksidasi lipid, serta meningkatkan aktivitas SOD, katalase, dan GSH; jalur Nrf2/ARE diduga berperan dalam peningkatan enzim antioksidan endogen.

    Senyawa Aktif: 20-hydroxyecdysone (beta-ecdysterone), Polypodine B, Pterosterone
    Tampilkan
  3. Antidiabetes dan pengendalian glukosa darah

    Ekdisteroid seperti 20-hydroxyecdysone meningkatkan translokasi GLUT4 dan aktivasi AMPK sehingga meningkatkan ambilan glukosa; ekstrak juga menghambat α-glukosidase usus dan mengurangi stres oksidatif pada sel beta pankreas.

    Senyawa Aktif: 20-hydroxyecdysone (beta-ecdysterone), Polypodine B, Pfaffic acid
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+3)

Advertisement


IV. Kandungan Suma Root / Brazilian Ginseng

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Suma Root / Brazilian Ginseng.

  1. 20-Hydroxyecdysone (20E, ecdysterone)

    Golongan: Ecdysteroid (fitosteroid)
    Bagian Tanaman: Akar
    Aktivitas Farmakologis:
    Adaptogen; Mengurangi Kelelahan Pada Model Hewan; Memodulasi Metabolisme Glukosa Dan Lipid..
    Tampilkan
  2. Pfaffic acid (asam pfaffic)

    Golongan: Triterpenoid aglikon (nor-oleanan)
    Bagian Tanaman: Akar
    Aktivitas Farmakologis:
    Sitotoksik Terhadap Sel Tumor Pada Studi In Vitro; Berpotensi Sebagai Agen Antineoplasma..
    Tampilkan
  3. Pfaffoside A (termasuk kelompok pfaffosida A-F)

    Golongan: Triterpenoid saponin
    Bagian Tanaman: Akar
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiproliferatif Dan Imunomodulator Pada Model Eksperimental..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Suma Root / Brazilian Ginseng

Interaksi & Kontraindikasi Suma Root / Brazilian Ginseng dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Antasida

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Antasida dapat mengubah pH lambung dan berpotensi memengaruhi penyerapan senyawa aktif Pfaffia paniculata. Beri jeda waktu 2 jam antara konsumsi antasida dan suplemen ini. Data klinis masih terbatas.

  2. Penggunaan bersamaan dengan Obat antihipertensi

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Pfaffia paniculata dilaporkan memiliki efek hipotensif. Kombinasi dengan obat antihipertensi dapat menyebabkan tekanan darah terlalu rendah. Konsultasikan dengan dokter dan pantau tekanan darah secara rutin.

  3. Penggunaan bersamaan dengan Obat antiplatelet/antikoagulan (aspirin, warfarin, klopidogrel)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Pfaffia paniculata dapat menghambat agregasi platelet dan meningkatkan risiko perdarahan jika digunakan bersamaan dengan obat pengencer darah. Hentikan penggunaan 2 minggu sebelum prosedur operasi dan konsultasikan dengan dokter.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+4)

VI. Efek Samping Suma Root / Brazilian Ginseng

Suma root atau Brazilian Ginseng (Pfaffia paniculata) umumnya dianggap aman bila dikonsumsi dalam jangka pendek oleh kebanyakan orang. Namun, seperti halnya suplemen herbal lainnya, bahan ini dapat menimbulkan beberapa efek samping terutama pada penggunaan jangka panjang atau dosis tinggi. Efek samping ringan yang sering dilaporkan meliputi gangguan pencernaan seperti mual, kram perut, dan diare. Selain itu, beberapa individu mungkin mengalami reaksi alergi ringan, sakit kepala, atau insomnia karena efek stimulan ringan yang terkandung di dalam akar ini.

Baca Semua Efek Samping

VII. FAQ Suma Root / Brazilian Ginseng

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Suma Root / Brazilian Ginseng.

Apa yang dimaksud dengan Suma Root/Brazilian Ginseng (Pfaffia paniculata) dan apa kandungan fitokimia utamanya?
Suma Root adalah akar dari Pfaffia paniculata, tanaman asli Brasil yang secara tradisional digunakan sebagai tonik adaptogenik. Kandungan fitokimia utamanya meliputi 20-hydroxyecdysone, asam pfaffic, saponin triterpenoid, flavonoid, dan fitosterol. Báthori et al. (2008) mencatat bahwa phytoecdysteroid seperti 20-hydroxyecdysone banyak ditemukan pada tanaman ini, sedangkan Mendes (2011) menjelaskan penggunaan Pfaffia paniculata sebagai adaptogen dalam pengobatan tradisional Brasil.
Bagaimana cara konsumsi Suma Root sehari-hari yang umum?
Secara tradisional digunakan sebagai teh seduh dari 1–3 gram akar kering per hari, atau kapsul ekstrak kering sekitar 500–1000 mg per hari. Namun, belum ada dosis standar berbasis uji klinis. Williamson et al. (2013) menyarankan penggunaan jangka pendek, mulai dari dosis kecil, dan konsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum digunakan lebih dari 8–12 minggu.
Apakah Suma Root dapat meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh?
Secara tradisional, Pfaffia paniculata digunakan untuk memulihkan tenaga dan meningkatkan daya tahan tubuh. Studi pendahuluan menunjukkan efek adaptogenik dan imunomodulator, tetapi bukti klinis pada manusia masih sangat terbatas. Mendes (2011) mengkategorikan Pfaffia paniculata sebagai adaptogen potensial, namun belum ada uji klinis berkualitas tinggi yang membuktikan peningkatan stamina secara pasti.
Apa manfaat kesehatan yang memiliki bukti ilmiah dari Suma Root?
Bukti ilmiah yang ada saat ini sebagian besar berasal dari studi laboratorium dan hewan. Vigo et al. (2003) menemukan aktivitas anti-inflamasi dan analgesik dari ekstrak Pfaffia paniculata pada model hewan. Ada juga studi preklinis yang menunjukkan efek antioksidan dan pengaruh terhadap metabolisme glukosa, tetapi hasil tersebut belum dapat disamakan dengan efek terapeutik pada manusia.
Apa efek samping yang perlu diperhatikan saat mengonsumsi Suma Root?
Efek samping yang dilaporkan umumnya ringan, seperti gangguan pencernaan. Karena studi preklinis menunjukkan potensi memengaruhi kadar gula darah dan tekanan darah, penggunaan bersama obat antidiabetes atau antihipertensi harus diwaspadai. Natural Medicines (2023) menekankan bahwa data keamanan jangka panjang belum memadai dan penggunaan sebaiknya di bawah pengawasan tenaga kesehatan.
Apakah Suma Root aman untuk ibu hamil dan menyusui?
Tidak disarankan. Belum ada data keamanan yang memadai mengenai penggunaan Pfaffia paniculata selama kehamilan dan menyusui. Williamson et al. (2013) dan Natural Medicines (2023) umumnya mencantumkan kontraindikasi atau peringatan untuk penggunaan pada kelompok ini karena kurangnya bukti keamanan dan efek farmakologisnya yang belum dipahami sepenuhnya.
Bolehkah Suma Root diberikan kepada bayi atau anak-anak?
Belum ada bukti ilmiah yang memadai untuk mendukung penggunaan Pfaffia paniculata pada bayi dan anak-anak. Karena kurangnya data keamanan, dosis, dan potensi efek pada sistem metabolisme, sebaiknya tidak diberikan kepada populasi anak tanpa pengawasan dokter anak. Natural Medicines (2023) menyarankan kehati-hatian khusus pada kelompok rentan ini.
Apakah Suma Root berinteraksi dengan obat-obatan?
Secara teoritis dapat berinteraksi dengan obat antidiabetes dan antihipertensi karena ekstrak Pfaffia paniculata berpotensi menurunkan gula darah dan tekanan darah. Selain itu, karena memiliki efek imunomodulator, penggunaan bersamaan dengan obat imunosupresan perlu diwaspadai. Natural Medicines (2023) merekomendasikan konsultasi obat sebelum mengombinasikan herbal ini dengan terapi medis.
Apakah Suma Root dapat menggantikan obat untuk diabetes atau hipertensi?
Tidak. Sampai saat ini belum ada uji klinis yang memadai untuk menyatakan Pfaffia paniculata dapat menggantikan obat diabetes atau hipertensi. Studi pada hewan memang menunjukkan efek hipoglikemik dan vasorelaksasi, tetapi hasil tersebut tidak cukup kuat untuk digunakan sebagai panduan terapi pada manusia. Jangan mengganti obat resep tanpa pengawasan dokter; risiko hipoglikemia atau hipotensi justru dapat meningkat bila dikombinasikan dengan obat. (Mendes, 2011); (Natural Medicines, 2023).

Cat's Claw Amazonian

Uncaria guianensis

Muira Puama

Ptychopetalum olacoides

Cari: