Advertisement
Bidara Laut (Strychnos ligustrina) adalah tumbuhan berkayu dari famili Loganiaceae yang tumbuh di kawasan Asia Tenggara dan Australia tropis, terutama di habitat pantai, hutan monsoon, serta lahan kering berbatu. Meski namanya "laut", tumbuhan ini tidak hidup di perairan asin, melainkan sering ditemukan di daerah pesisir yang kering dan berdrainase baik. Secara morfologi, Strychnos ligustrina berupa perdu atau pohon kecil dengan cabang yang kadang berduri, daun berhadapan berbentuk bulat telur hingga lanset, serta buah berdaging berisi biji keras. Tumbuhan ini dikenal memiliki kayu yang sangat padat dan awet, sehingga kerap dimanfaatkan untuk bahan bangunan, gagang alat, maupun ukiran.
8 Manfaat Bidara Laut untuk kesehatan.
Senyawa fenolik dan flavonoid menyumbangkan atom hidrogen/elektron untuk menetralkan radikal bebas serta mengkhelat logam transisi, sehingga mengurangi peroksidasi lipid. Pada jalur seluler, flavonoid juga dapat meningkatkan enzim antioksidan endogen melalui aktivasi Nrf2/ARE.
Menghambat α-glukosidase dan α-amilase sehingga memperlambat absorbsi glukosa usus; meningkatkan sensitivitas reseptor insulin dan translokasi GLUT4 melalui jalur PI3K/Akt; melindungi sel β pankreas dari stres oksidatif.
Menghambat aktivitas COX-2 dan lipoksigenase, menurunkan sitokin pro-inflamasi TNF-α, IL-6, dan IL-1β, serta menekan aktivasi NF-κB. Fitosterol dan alkaloid diduga ikut menstabilkan membran sel inflamasi.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Bidara Laut.
Bidara Laut (Strychnos ligustrina) adalah tanaman herbal yang secara tradisional sering digunakan untuk pengobatan berbagai penyakit, namun bagian kayu dan bijinya mengandung alkaloid beracun yang sangat kuat, terutama strychnine dan brucine. Efek samping toksik dari konsumsi ekstrak tanaman ini berkaitan langsung dengan sistem saraf pusat. Keracunan ringan hingga sedang dapat memicu gejala seperti kekakuan otot, terutama pada wajah dan leher, kecemasan, kegelisahan, serta ketegangan otot yang berlebihan akibat terhambatnya inhibisi sinapsis di sumsum tulang belakang.