Slippery Elm

Slippery Elm | Ulmus rubra
Nama
Slippery Elm (Slippery Elm)
Nama Latin/Ilmiah
Ulmus rubra
Famili
Bagian Digunakan
Kulit Bagian Dalam
Rasa
Sweet, Mucilaginous
Nama Lain
Red elm (Amerika Serikat), Moose elm (Kanada), Soft elm (Inggris), Sweet elm (Australia), Indian elm (India)
Asal
Amerika Serikat bagian timur, Kanada bagian tenggara
Kandungan Utama
Musilase, tanin, pati

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Slippery Elm

Ulmus rubra, yang lebih dikenal sebagai Slippery Elm, adalah pohon gugur asli Amerika Utara bagian timur dan tengah, terkenal karena kulit bagian dalamnya yang berlendir (mucilaginous). Nama "slippery" merujuk pada tekstur licin dari kulit kayu saat dikunyah atau direndam air. Pohon ini dapat tumbuh hingga 20 meter, dengan daun bergerigi asimetris dan kulit luar berwarna abu-abu kecokelatan yang bersisik. Berbeda dengan elm lainnya, Slippery Elm memiliki cabang yang lebih kasar dan tunas yang tertutup rambut kemerahan, serta sering ditemukan di tepi sungai, lereng bukit, dan hutan campuran yang lembap. Sayangnya, populasinya menurun akibat penyakit Dutch Elm yang juga mengancam spesies sejenis, menjadikannya kurang umum dibandingkan masa lalu.

Baca Lebih Lanjut
Update: 30 Agu 2026 - 00:41:51
 

II. Ciri-ciri Slippery Elm

Slippery Elm paling suka tumbuh di tanah yang subur dan lembap, biasanya di sepanjang tepi sungai atau lereng bukit yang berhutan. Pohon ini asli dari Amerika Utara dan cukup tangguh menghadapi berbagai kondisi tanah. Karakteristik/ciri-ciri Slippery Elm (Ulmus rubra):

Bagian Ciri-Ciri
Tinggi Pohon Bisa tumbuh setinggi 12 hingga 20 meter dengan bentuk tajuk yang lebar dan agak menyebar.
Kulit Batang Ini bagian paling ikonik; warnanya cokelat kemerahan, permukaannya pecah-pecah atau bersisik, dan bagian dalamnya berlendir (slippery) kalau dibasahi.
Daun Bentuknya lonjong dengan ujung meruncing. Permukaannya terasa kasar seperti amplas kalau diraba, dan tepiannya bergerigi ganda.
Bunga Muncul di awal musim semi sebelum daun tumbuh, bentuknya kecil-kecil, berwarna kehijauan, dan tidak memiliki mahkota bunga.
Buah Berbentuk cakram tipis bersayap (samara) dengan biji di tengahnya, yang nantinya akan terbang terbawa angin untuk menyebar.

III. Kandungan Slippery Elm

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Slippery Elm.

  1. Arabinogalaktan, Rhamnogalakturonan

    Golongan: Polisakarida (Mucilage)
    Bagian Tanaman: Kulit dalam (inner bark)
    Aktivitas Farmakologis:
    Demulcent, Melapisi Dan Melindungi Mukosa Saluran Pencernaan; Antiinflamasi Lokal.
    Tampilkan
  2. Procyanidin B2, Catechin

    Golongan: Tanin (Proanthocyanidin)
    Bagian Tanaman: Kulit dalam
    Aktivitas Farmakologis:
    Astringent, Antioksidan, Antiinflamasi Ringan.
    Tampilkan
  3. Beta-sitosterol, Campesterol

    Golongan: Fitosterol
    Bagian Tanaman: Kulit dalam
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi, Menghambat Penyerapan Kolesterol, Imunomodulator.
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

IV. Interaksi & Kontraindikasi Slippery Elm

Interaksi & Kontraindikasi Slippery Elm dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Anak-anak di bawah 6 tahun (terutama dalam bentuk tablet hisap/serbuk kering)

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Hindari bentuk tablet hisap karena risiko tersedak; gunakan sediaan yang lebih aman seperti serbuk yang dicairkan dengan banyak air dan di bawah pengawasan orang dewasa. Referensi: MedlinePlus 2023.

  2. Suplemen mineral oral (zat besi, kalsium, zinc, magnesium)

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Beri jarak minimal 2 jam antara konsumsi slippery elm dan suplemen mineral karena musilase dapat mengganggu penyerapan mineral. Referensi: Natural Medicines Comprehensive Database 2023.

  3. Penggunaan bersamaan dengan Obat oral secara umum

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Konsumsi slippery elm 2–3 jam sebelum atau sesudah obat oral untuk mengurangi risiko penurunan absorpsi obat. Jika obat memiliki indeks terapi sempit, konsultasikan dengan dokter/apoteker. Referensi: Natural Medicines Comprehensive Database 2023.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+8)

V. Efek Samping Slippery Elm

Slippery Elm (Ulmus rubra) umumnya dianggap aman bila dikonsumsi dalam jumlah sedang, namun tetap memiliki potensi efek samping, terutama terkait dengan kandungan lendir (mucilage) di dalamnya. Efek samping yang paling sering dilaporkan adalah iritasi lambung ringan atau mual, yang biasanya terjadi ketika kulit kayu bagian dalam dikonsumsi tanpa cairan yang cukup. Karena sifatnya yang membentuk lapisan gel di saluran pencernaan, Slippery Elm dapat memperlambat atau mengurangi penyerapan obat-obatan lain dan suplemen oral yang dikonsumsi secara bersamaan. Hal ini dapat menurunkan efektivitas terapi medis lain yang sedang dijalani oleh pasien.

Baca Semua Efek Samping

VI. FAQ Slippery Elm

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Slippery Elm.

Apa itu Slippery Elm (Ulmus rubra) dan kandungan fitokimia utamanya?
Slippery Elm adalah pohon dari Amerika Utara; bagian yang digunakan secara herbal adalah kulit kayu bagian dalam (inner bark). Kulit kayu ini mengandung mucilage/polisakarida larut air seperti D-galaktosa, L-ramnosa, asam galakturonat, serta beta-sitosterol, katekin, tanin, dan serat larut. Kandungan inilah yang bertanggung jawab atas efek demulcent atau melembapkan. Referensi: Bisset, N.G., & Wichtl, M. (2001). Herbal Drugs and Phytopharmaceuticals (3rd ed.). CRC Press.
Bagaimana cara mengonsumsi Slippery Elm yang benar?
Sediaan umum berupa bubuk atau potongan kulit kayu dalam bentuk teh, kapsul, dan tablet hisap. Karena belum ada dosis standar yang disepakati, ikuti petunjuk produk dan gunakan hanya untuk penggunaan jangka pendek. Bubuk dapat dicampur air hangat lalu segera diminum karena bila dibiarkan akan membentuk gel kental. Referensi: Barnes, J., Anderson, L.A., & Phillipson, J.D. (2007). Herbal Medicines (3rd ed.). Pharmaceutical Press.
Apa manfaat Slippery Elm yang didukung bukti ilmiah?
Dalam monografi Komisi E Jerman, kulit Slippery Elm disetujui untuk radang selaput lendir lambung dan tenggorokan. Efek ini terutama berasal dari mucilage yang melapisi dan melindungi mukosa. Namun, uji klinis modern yang kuat masih kurang; sebagian besar bukti berasal dari penggunaan tradisional, studi in vitro, dan studi pada hewan. Referensi: Blumenthal, M., Busse, W.R., et al. (1998). The Complete German Commission E Monographs.
Apakah Slippery Elm aman untuk bayi dan anak-anak?
Belum ada data keamanan dan dosis yang memadai untuk bayi serta anak-anak. Bentuk mucilage yang lengket juga berisiko menyebabkan tersedak jika serbuk dicampur terlalu kental atau bentuk sediaannya tidak sesuai usia. Penggunaan pada anak sebaiknya hanya dengan rekomendasi tenaga kesehatan, bukan sebagai pengobatan mandiri jangka panjang. Referensi: Barnes, J., Anderson, L.A., & Phillipson, J.D. (2007). Herbal Medicines (3rd ed.). Pharmaceutical Press.
Apakah Slippery Elm aman untuk ibu hamil dan menyusui?
Belum ada cukup bukti keamanan untuk penggunaan oral selama kehamilan dan menyusui. Beberapa buku herbal menyarankan untuk menghindarinya karena potensi efek stimulasi pada rahim, meskipun data klinisnya sangat terbatas. Ibu hamil dan menyusui sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan herbal ini. Referensi: Mills, S., & Bone, K. (2005). The Essential Guide to Herbal Safety. Churchill Livingstone.
Apa efek samping yang dapat ditimbulkan oleh Slippery Elm?
Pada dosis wajar umumnya dapat ditoleransi, tetapi dapat muncul mual, perut tidak nyaman, diare, atau sembelit. Reaksi alergi kulit jarang terjadi. Konsumsi dalam jumlah sangat besar dapat mengganggu penyerapan nutrisi dan obat oral. Referensi: Braun, L., & Cohen, M. (2015). Herbs and Natural Supplements: An Evidence-Based Guide (4th ed.). Elsevier.
Apakah Slippery Elm dapat berinteraksi dengan obat-obatan?
Ya. Lapisan mucilage di saluran cerna dapat memperlambat atau menghambat penyerapan obat yang diminum bersamaan. Untuk mengurangi risiko, beri jarak 1–2 jam antara konsumsi Slippery Elm dan obat oral. Jika Anda sedang menjalani pengobatan rutin, konsultasikan terlebih dahulu. Referensi: Jellin, J.M. (2010). Natural Medicines Comprehensive Database. Therapeutic Research Faculty.
Apakah Slippery Elm efektif untuk GERD, maag, atau sindrom iritasi usus besar (IBS)?
Secara tradisional mucilage digunakan untuk menenangkan mukosa yang teriritasi, termasuk pada keluhan tenggorokan dan lambung. Namun, hingga saat ini belum ada cukup bukti ilmiah untuk menyimpulkan efek Slippery Elm terhadap GERD, ulkus lambung, atau IBS. Oleh karena itu, penggunaannya bersifat pendukung dan bukan pengganti terapi medis yang diberikan dokter. Referensi: National Center for Complementary and Integrative Health (NCCIH). Slippery Elm – Herbs at a Glance.

Witch Hazel

Hamamelis virginiana

Panirak paya

Althaea officinalis

Cari: