Passion Fruit Leaf

Passiflora edulis
Nama
Passion Fruit Leaf
Nama Latin/Ilmiah
Passiflora edulis
Bagian Digunakan
Daun
Rasa
Pahit
Nama Lain
Maracuyá leaf (Brasil), parcha leaf (Venezuela), chinola leaf (Republik Dominika), lilikoi leaf (Hawaii, AS), markisa leaf (Indonesia).
Asal
Brazil, Paraguay, dan Argentina utara.
Kandungan Utama
Flavonoid, saponin, alkaloid, tanin, polifenol

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Passion Fruit Leaf

Daun markisa (Passiflora edulis) merupakan bagian dari tanaman merambat tropis yang termasuk dalam famili Passifloraceae. Secara morfologi, daun ini berbentuk menjari dengan tiga lobus yang khas, tepi bergerigi halus, serta permukaan atas yang mengilap dan hijau tua, sementara bagian bawahnya cenderung kusam. Daun tersusun berselang-seling dan dilengkapi sulur ketiak daun yang membantu tanaman memanjat penyangga. Di area ketiak daun tersebut juga terdapat kuncup bunga yang kemudian berkembang menjadi buah markisa. Keberadaan daun yang cukup lebat berperan penting dalam fotosintesis dan transpirasi, sekaligus menjadi penanda utama untuk mengidentifikasi Passiflora edulis dibandingkan spesies markisa lainnya.

Baca Lebih Lanjut
Update: 16 Agu 2026 - 21:40:37
 

II. Ciri-ciri Passion Fruit Leaf

Tanaman merambat tropis yang suka banget sama sinar matahari penuh, tanah yang subur, serta punya drainase air yang bagus. Biasanya tumbuh subur di dataran tinggi dengan iklim yang agak sejuk dan lembap. Karakteristik/ciri-ciri Passion Fruit Leaf (Passiflora edulis):

Bagian Ciri-Ciri
Tipe Daun Daun tunggal yang tumbuh berselang-seling pada batang.
Bentuk Daun Menyerupai telapak tangan dengan tiga lobus (lekukan) yang jelas.
Tepi Daun Berbentuk bergerigi atau seperti gergaji halus.
Tekstur Permukaan Bagian atas daun terlihat licin, mengkilap, dan berwarna hijau tua, sementara bagian bawahnya lebih kusam.
Ukuran Panjang daun rata-rata sekitar 6-15 cm dengan lebar yang hampir serupa.
Tulang Daun Memiliki tulang daun menjari (palminervis) yang terlihat cukup menonjol di bagian bawah daun.
Tangkai Daun Tangkai daunnya punya sepasang kelenjar kecil (nektar ekstrafloral) yang berfungsi menarik perhatian serangga.

III. Manfaat Passion Fruit Leaf

8 Manfaat Passion Fruit Leaf untuk kesehatan.

  1. Anti-inflamasi dan pereda nyeri (potensi untuk nyeri sendi)

    Flavonoid C-glikosida seperti vitexin, isovitexin, dan isoorientin menghambat enzim COX-2 dan 5-LOX, menurunkan produksi PGE2 dan leukotrien, menekan aktivasi NF-κB, serta mengurangi sitokin pro-inflamasi TNF-α, IL-1β, IL-6, dan NO/iNOS pada makrofag.

    Senyawa Aktif: Viteksin, Isoviteksin, isoorientin
    Tampilkan
  2. Antioksidan

    Senyawa fenolik dan flavonoid bekerja sebagai donor elektron/peredam radikal bebas, mengkhelat ion logam transisi, mengaktifkan jalur Nrf2/ARE, serta meningkatkan ekspresi enzim SOD, CAT, dan GPx; menekan peroksidasi lipid dan menurunkan kadar MDA.

    Tampilkan
  3. Antihiperglikemik (diabetes melitus tipe 2, potensial)

    Flavonoid menghambat α-glukosidase dan α-amilase di usus sehingga memperlambat absorbsi glukosa; meningkatkan fosforilasi PI3K/Akt dan translokasi GLUT-4; melindungi sel β pankreas dari stres oksidatif.

    Senyawa Aktif: Luteolin, Viteksin, Kuersetin
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+5)

Advertisement


IV. Kandungan Passion Fruit Leaf

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Passion Fruit Leaf.

  1. Golongan: Flavonoid C-glikosida
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Ansiolitik, Sedatif Sedang, Antioksidan, Dan Antiinflamasi; Mekanisme Diduga Melalui Modulasi Reseptor GABA-A. Bukti Utama Berasal Dari Studi In Vitro Dan Hewan..
    Tampilkan
  2. Golongan: Flavonoid C-glikosida
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi, Antioksidan, Dan Ansiolitik; Menghambat Mediator Inflamasi Pada Model In Vitro/in Vivo..
    Tampilkan
  3. Orientin (luteolin-8-C-β-D-glukosida)

    Golongan: Flavonoid C-glikosida
    Bagian Tanaman: Daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Kardioprotektif, Dan Efek Seperti Antidepresan Pada Hewan; Menghambat Stres Oksidatif..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Passion Fruit Leaf

Interaksi & Kontraindikasi Passion Fruit Leaf dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Penggunaan bersamaan dengan Pasien yang mengonsumsi obat antihipertensi ringan

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Daun markisa dapat memberikan efek hipotensi ringan. Pantau tekanan darah secara berkala dan konsultasikan bila muncul pusing atau tekanan darah terlalu rendah.

  2. Penggunaan bersamaan dengan Pasien diabetes yang menggunakan obat hipoglikemik oral

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Efek penurun gula darah dari daun markisa umumnya kecil, tetapi tetap pantau kadar gula darah untuk mencegah hipoglikemia, terutama jika digunakan dalam dosis tinggi.

  3. Penggunaan bersamaan dengan Pengguna obat penenang golongan benzodiazepin atau zolpidem

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Dapat terjadi sedasi berlebih dan penurunan koordinasi. Hindari mengemudi atau mengoperasikan mesin dan gunakan di bawah pengawasan tenaga kesehatan.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+5)

VI. Efek Samping Passion Fruit Leaf

Daun buah markisa (Passiflora edulis) umumnya dikenal memiliki sifat sedatif dan antioksidan berkat kandungan senyawa bioaktifnya seperti flavonoid dan alkaloid. Namun, konsumsi ekstrak atau preparat dari daun ini dapat menimbulkan beberapa efek samping, terutama jika dikonsumsi dalam dosis tinggi atau tanpa pengawasan. Efek samping yang paling sering dilaporkan meliputi pusing, rasa mengantuk yang berlebihan (sedasi), dan kebingungan mental. Hal ini disebabkan oleh aktivitas farmakologis dari senyawa fitokimia di dalamnya yang dapat menekan sistem saraf pusat, sehingga memengaruhi kewaspadaan dan koordinasi motorik seseorang.

Baca Semua Efek Samping

VII. FAQ Passion Fruit Leaf

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Passion Fruit Leaf.

Apa kandungan fitokimia utama dalam daun Passiflora edulis?
Daun P. edulis mengandung C-glikosida flavonoid seperti vitexin, isovitexin, orientin, dan isoorientin. Terdapat juga asam fenolat, saponin, dan alkaloid harman. Flavonoid inilah yang mendasari banyak penelitian aktivitas sedatif dan antioksidan daun markisa. Referensi: Zucolotto et al., 2012, Journal of Chromatography B.
Bagaimana cara konsumsi daun Passiflora edulis untuk penggunaan sehari-hari?
Sampai saat ini belum ada dosis baku untuk daun P. edulis. Secara tradisional, 1–2 g daun kering diseduh dengan 150–200 ml air panas selama 5–10 menit, lalu diminum 1–2 kali sehari. Pemakaian terus-menerus sebaiknya dihindari karena data keamanan jangka panjang masih terbatas. Daun segar juga tidak boleh dimakan mentah karena dapat mengandung glikosida sianogenik. Referensi: Dhawan et al., 2004, Journal of Ethnopharmacology; Spencer & Seigler, 1983, Planta Medica.
Apakah daun Passiflora edulis terbukti membantu mengatasi kecemasan dan gangguan tidur?
Studi praklinis menunjukkan efek ansiolitik ekstrak hidroalkoholik daun P. edulis. Pada mencit yang diuji dengan elevated plus-maze, ekstrak ini meningkatkan aktivitas di area terbuka tanpa menyebabkan sedasi motorik yang signifikan. Namun, bukti klinis pada manusia untuk gangguan tidur masih terbatas, sehingga tidak boleh menggantikan terapi medis. Referensi: Benincá et al., 2007, Journal of Ethnopharmacology.
Apa efek samping yang mungkin timbul dari konsumsi daun Passiflora edulis?
Pada dosis normal dapat muncul kantuk, pusing, mual, atau penurunan tekanan darah. Daun segar P. edulis mengandung glikosida sianogenik; konsumsi berlebihan atau jangka panjang dapat melepaskan sianida dan menyebabkan sakit kepala, muntah, serta gangguan napas. Jika Anda mengantuk setelah konsumsi, jangan mengemudi atau mengoperasikan mesin. Referensi: Spencer & Seigler, 1983, Planta Medica; Barnes et al., 2007, Herbal Medicines.
Apakah daun Passiflora edulis aman dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui?
Tidak dianjurkan. Belum ada bukti keamanan yang memadai untuk ibu hamil dan menyusui. Beberapa spesies Passiflora mengandung alkaloid harman dan glikosida sianogenik yang berpotensi memengaruhi sistem saraf janin. Data tentang ekskresi senyawa aktif melalui ASI juga tidak tersedia, sehingga sebaiknya dihindari. Referensi: Newall et al., 1996, Herbal Medicines: A Guide for Health-care Professionals; Spencer & Seigler, 1983, Planta Medica.
Bolehkah daun Passiflora edulis diberikan kepada bayi, anak-anak, atau lansia?
Tidak, kecuali atas pengawasan langsung tenaga kesehatan. Bayi dan anak lebih rentan terhadap efek depresan susunan saraf pusat serta toksisitas senyawa sianogenik. Lansia yang sedang mengonsumsi obat penenang atau antihipertensi juga berisiko mengalami interaksi. Referensi: Barnes et al., 2007, Herbal Medicines.
Apakah daun Passiflora edulis dapat berinteraksi dengan obat-obatan?
Ya. Kandungan alkaloid harman dan flavonoid dapat meningkatkan efek obat penenang seperti benzodiazepin, barbiturat, antidepresan, serta alkohol. Kombinasi tersebut dapat menyebabkan sedasi berlebihan. Jangan menggabungkan herbal ini dengan obat lain tanpa konsultasi dengan dokter atau apoteker. Referensi: Izzo & Ernst, 2009, Drugs; Dhawan et al., 2004, Journal of Ethnopharmacology.
Apakah daun Passiflora edulis sama dengan Passiflora incarnata yang sering digunakan sebagai obat herbal?
Tidak sama. P. edulis adalah daun markisa buah, sedangkan P. incarnata lebih dikenal sebagai passion flower dengan monografi herbal di Eropa dan lebih banyak data klinis untuk kecemasan. Profil flavonoid dan alkaloid keduanya berbeda, sehingga klaim khasiat P. incarnata tidak otomatis berlaku untuk P. edulis. Referensi: EMA/HMPC, 2014, Assessment report on Passiflora incarnata L., herba.

Dragon Fruit Flower

Hylocereus undatus

Belimbing

Averrhoa carambola

Cari: