Advertisement
Illawarra Plum (Podocarpus elatus) adalah konifer dioecious dari keluarga Podocarpaceae yang berasal dari hutan hujan subtropis Australia timur, terutama wilayah Illawarra di New South Wales hingga Queensland. Meski disebut "plum", tumbuhan ini bukan penghasil buah sejati; bagian ungu kehitaman yang berdaging dan sering dianggap buah sebenarnya adalah reseptakel yang membengkak, dengan biji tunggal di ujungnya. Pohonnya dapat mencapai tinggi sekitar 30–40 meter, berdaun liniar hijau tua, dan termasuk tumbuhan berumah dua, sehingga struktur reproduksi jantan dan betina terdapat pada individu berbeda.
Berasal dari hutan hujan pantai dan area tepi sungai di wilayah pesisir timur Australia. Pohon ini tahan terhadap angin kencang dan bisa tumbuh di berbagai jenis tanah, mulai dari yang berpasir hingga tanah liat yang subur. Karakteristik/ciri-ciri Illawarra Plum (Podocarpus elatus):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Perawakan | Pohon cemara berukuran besar, bisa tumbuh tinggi menjulang hingga 30 meter di habitat aslinya dengan batang yang lurus. |
| Kulit Batang | Teksturnya kasar, bersisik, dan berwarna cokelat keabu-abuan yang khas. |
| Daun | Berbentuk memanjang seperti pita (linear), berukuran sekitar 5-15 cm, berwarna hijau tua mengilap, dan punya tekstur agak kaku. |
| Bunga Dan Reproduksi | Tanaman dioecious (bunga jantan dan betina ada di pohon terpisah). Bunga jantan berbentuk seperti untaian catkin kecil, sedangkan bunga betina sangat sederhana. |
| Buah Dan Biji | Bagian yang bisa dimakan adalah 'receptacle' (tangkai penyangga yang membengkak) berwarna ungu gelap kehitaman seperti buah beri yang berair. Di ujungnya terdapat biji bulat keras berwarna hijau atau kecokelatan yang tidak bisa dimakan. |
| Akar | Memiliki sistem perakaran yang kuat dan mampu beradaptasi dengan baik di tanah yang lembap. |
5 Manfaat Illawarra Plum untuk kesehatan.
Polifenol Illawarra plum bertindak sebagai penangkal ROS/RNS, mengkelat logam transisi, dan meningkatkan ekspresi enzim antioksidan endogen melalui jalur Nrf2/ARE (SOD, CAT, GPx). Antosianin juga menghambat peroksidasi lipid dan oksidasi LDL.
Menghambat aktivasi NF-κB dan MAPK, menurunkan ekspresi COX-2 dan iNOS, serta mengurangi produksi NO, TNF-α, IL-1β, dan IL-6. Antosianin dan biflavonoid genus Podocarpus berperan dalam menekan sinyal inflamasi.
Polifenol mengganggu integritas membran sitoplasma mikroba, menghambat sintesis asam nukleat dan protein, serta menghambat pembentukan biofilm. Diterpenoid podolakton dari genus Podocarpus juga menunjukkan efek sitotoksik terhadap mikroba.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Illawarra Plum.
Illawarra Plum (Podocarpus elatus) umumnya dikenal sebagai buah yang aman dikonsumsi dan sering digunakan dalam industri kuliner Australia untuk pembuatan selai, saus, dan anggur. Daging buah bagian luar yang berdaging (technically an aril) tidak beracun dan kaya akan antioksidan, vitamin C, serta berbagai mineral penting. Namun, bagian biji dari tanaman ini mengandung senyawa beracun khas dari famili Podocarpaceae yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan jika tertelan secara tidak sengaja, meskipun kasus keracunan pada manusia sangat jarang karena rasa bijinya yang tidak menyenangkan.