Advertisement
Dadap (Erythrina variegata) adalah pohon tropis dari famili Fabaceae yang tersebar luas di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Tumbuhan ini dikenal dengan batangnya yang berduri tempel, tajuk yang melebar, serta daun majemuk berdaun tiga yang khas. Bunganya berwarna merah menyala atau oranye terang, tersusun dalam tandan mencolok, dan menjadi salah satu ciri identifikasi utama. Pohon ini umumnya tumbuh cepat, mudah beradaptasi di berbagai jenis tanah, dan sering dijumpai di tepi pantai, area terbuka, maupun pekarangan sebagai peneduh atau tanaman pagar hidup.
Dadap tumbuh subur di daerah tropis, dari pinggir pantai sampai dataran dengan ketinggian sekitar 1500 meter di atas permukaan laut. Pohon ini cukup tangguh, tahan cuaca panas, dan sering ditemukan di hutan jati atau sebagai pohon peneduh di pinggir jalan dan kebun. Karakteristik/ciri-ciri Dadap (Erythrina variegata):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Batang | Pohonnya bisa tumbuh sampai 20 meter, kulit batangnya berwarna abu-abu kehijauan atau kecokelatan dengan duri-duri kecil yang tajam di bagian batangnya. |
| Daun | Daunnya majemuk, terdiri dari tiga anak daun (trifoliate). Bentuknya agak segitiga dengan ujung meruncing, dan warnanya hijau segar, kadang ada corak kekuningan pada varietas tertentu. |
| Bunga | Bunganya mencolok banget, warnanya merah cerah atau jingga, berbentuk tandan yang panjangnya bisa sampai 20 cm. Biasanya mekar saat pohon meranggas (menggugurkan daun). |
| Buah | Buahnya berbentuk polong yang menggantung, berwarna cokelat kehitaman kalau sudah matang, dan berisi biji-biji berbentuk lonjong. |
| Akar | Memiliki sistem perakaran tunggang yang cukup dalam dan kuat, serta punya kemampuan bersimbiosis dengan bakteri bintil akar untuk mengikat nitrogen di tanah. |
8 Manfaat Dadap untuk kesehatan.
Menghambat aktivitas enzim COX-2 dan 5-LOX, menekan ekspresi sitokin proinflamasi TNF-α, IL-6, dan IL-1β melalui modulasi jalur NF-κB. Triterpen seperti lupeol dan β-sitosterol turut menstabilkan membran sel dan menghambat migrasi leukosit ke area inflamasi.
Menghambat α-glukosidase dan α-amilase di saluran cerna sehingga memperlambat penyerapan glukosa; meningkatkan aktivitas AMPK dan translokasi GLUT4; isoflavon (genistein, daidzein) memodulasi pensinyalan insulin dan meningkatkan sensitivitas reseptor insulin.
Meningkatkan produksi mukus lambung, menghambat sekresi asam lambung, memperkuat antioksidan mukosa (SOD, katalase), serta mengurangi peroksidasi lipid dan infiltrasi neutrofil pada lesi gaster.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Dadap.
Interaksi & Kontraindikasi Dadap dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Dadap (Erythrina variegata) adalah tanaman herbal yang secara tradisional digunakan untuk berbagai keperluan pengobatan, namun bagian tanaman seperti biji, daun, dan kulit batangnya mengandung senyawa alkaloid beracun, terutama eritrina (erythrina alkaloids) yang memiliki efek kurare-like (pelemas otot). Konsumsi bagian tanaman ini dalam jumlah yang tidak tepat dapat menyebabkan efek samping sistemik yang serius, termasuk penurunan tekanan darah secara drastis (hipotensi), kelemahan otot yang ekstrem, serta gangguan pada sistem saraf pusat yang berpotensi memicu sedasi berlebihan atau kelumpuhan pernapasan pada kasus keracunan berat.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Dadap.