Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Dampak Ganda Ashwagandha: Penurunan Kortisol Signifikan Tanpa Efek pada Stres yang Dirasa - Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis

    Tahun:
    2025
    Tipe:
    Meta-Analisis & Tinjauan Sistematis
    Sampel:
    7 uji klinis (n=488)
    Dosis/Durasi:
    Tidak dispesifikasi secara eksplisit dalam abstrak
    Temuan:
    Suplementasi Ashwagandha secara signifikan menurunkan kadar kortisol (-1.16 µg/dL), namun tidak ditemukan efek signifikan pada skor stres yang dirasakan (PSS). Menyoroti perbedaan antara penanda biologis dan persepsi subjektif.
  2. Efek Withania somnifera (Ashwagandha) pada Gejala Kesehatan Mental pada Individu dengan Gangguan Mental: Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis

    Tahun:
    2025
    Tipe:
    Meta-Analisis & Tinjauan Sistematis
    Sampel:
    14 studi (n=713)
    Dosis/Durasi:
    Tidak dispesifikasi secara eksplisit dalam abstrak
    Temuan:
    Menunjukkan bukti efektivitas Ashwagandha dalam memperbaiki gejala kecemasan (efek besar, SMD=-1.13), serta potensi manfaat untuk depresi dan kualitas tidur. Profil keamanan dan tolerabilitasnya baik.
  3. Efikasi dan Keamanan Ekstrak Akar Ashwagandha terhadap Kesehatan Seksual pada Wanita Sehat: Temuan dari Studi Prospektif, Acak, Tersamar Ganda, Terkendali Plasebo

    Tahun:
    2025
    Tipe:
    Uji Klinis (RCT)
    Sampel:
    62 wanita dengan disfungsi seksual
    Dosis/Durasi:
    600 mg/hari selama 8 minggu
    Temuan:
    Ekstrak akar Ashwagandha (600 mg/hari selama 8 minggu) secara signifikan meningkatkan fungsi seksual (skor FSFI, p=0.002), keinginan seksual (p<0.0001), dan kualitas hidup (SF-12, p=0.044) dibandingkan plasebo. Suplementasi ditoleransi dengan baik.
  4. Ekstrak Akar Ashwagandha (Withania somnifera) Meningkatkan Kesehatan Umum pada Pria dan Wanita Lanjut Usia: Uji Acak, Tersamar Ganda, Terkendali Plasebo

    Tahun:
    2026
    Tipe:
    Uji Klinis (RCT)
    Sampel:
    50 lansia sehat (60-85 tahun)
    Dosis/Durasi:
    300 mg dua kali sehari (total 600 mg/hari) selama 8 minggu
    Temuan:
    Ekstrak Ashwagandha (300 mg dua kali sehari selama 8 minggu) secara signifikan meningkatkan kualitas hidup (OPQOL, p<0.0001), mengurangi kantuk di siang hari (ESS, p<0.001), dan meningkatkan kebugaran fisik (SFT, p<0.01).

Advertisement


Studi Klinis Lainnya

  1. Ashwagandha dan Diabetes

    Penilitian Ashwagandha (Withania somnifera) untuk Diabetes:
    • Withania somnifera (ginseng India) pada diabetes melitus: tinjauan sistematis dan meta-analisis uji klinis acak
    • Efek Withania somnifera pada kontrol glikemik pada diabetes tipe 2: uji coba acak terkontrol
    • Pengaruh ekstrak akar Withania somnifera pada sensitivitas insulin pada pasien diabetes tipe 2
  2. Ashwagandha dan Anemia

    Penilitian Ashwagandha (Withania somnifera) untuk Anemia:
    • Efek Ekstrak Akar Ashwagandha (Withania somnifera) terhadap Parameter Hematologi pada Individu dengan Anemia Defisiensi Besi: Uji Acak Terkontrol Plasebo
    • Suplementasi Withania somnifera Meningkatkan Kadar Hemoglobin: Sebuah Meta-Analisis Uji Acak Terkontrol
    • Potensi Hematopoietik Withania somnifera pada Tikus Anemia yang Diinduksi Fenilhidrazin
  3. Ashwagandha dan Osteoporosis

    Penilitian Ashwagandha (Withania somnifera) untuk Osteoporosis:
    • Pengaruh Ekstrak Withania somnifera terhadap Kepadatan Tulang pada Tikus Ovariektomi
    • Withaferin A Menghambat Osteoklastogenesis dan Resorpsi Tulang melalui Jalur NF-κB
    • Efek Suplementasi Ashwagandha pada Biomarker Tulang pada Wanita Pascamenopause: Uji Coba Acak Terkontrol
  4. Ashwagandha dan Insomnia

    Penilitian Ashwagandha (Withania somnifera) untuk Insomnia:
    • Pengaruh Ashwagandha (Withania somnifera) terhadap Tidur: Sebuah Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis
    • Efikasi dan Keamanan Ekstrak Akar Ashwagandha pada Insomnia dan Kecemasan: Studi Double-blind, Acak, Terkontrol Plasebo
    • Studi Acak, Double-blind, Terkontrol Plasebo untuk Mengevaluasi Efek Ashwagandha (Withania somnifera) terhadap Kualitas Tidur pada Orang Dewasa Sehat
  5. Ashwagandha dan Vertigo

    Penilitian Ashwagandha (Withania somnifera) untuk Vertigo:
    • Efektivitas ekstrak akar Ashwagandha (Withania somnifera) dalam mengurangi frekuensi migrain dan vertigo terkait: uji acak terkontrol plasebo
    • Pengaruh Ashwagandha terhadap keseimbangan dan pusing pada lansia: studi percontohan
    • Tinjauan sistematis peran Ashwagandha (Withania somnifera) dalam gangguan neurologis dengan gejala vertigo
  6. Ashwagandha dan Epilepsi

    Penilitian Ashwagandha (Withania somnifera) untuk Epilepsi:
    • Efek Antikonvulsan Ekstrak Akar Withania somnifera pada Model Kejang Tikus yang Diinduksi Maksimal Electroshock dan Pentylenetetrazol
    • Aktivitas Antikonvulsan dan Neuroprotektif Withania somnifera (Ashwagandha) pada Model Kejang Tikus yang Diinduksi Lithium-Pilocarpine
    • Peran Withaferin A, Senyawa Bioaktif Utama Ashwagandha, dalam Menekan Kejang dan Inflamasi Saraf pada Model Epilepsi Tikus
  7. Ashwagandha dan Skizofrenia

    Penilitian Ashwagandha (Withania somnifera) untuk Skizofrenia:
    • Efektivitas Ekstrak Akar Ashwagandha (Withania somnifera) sebagai Terapi Tambahan pada Gejala Negatif Skizofrenia: Uji Acak Terkontrol Plasebo
    • Pengaruh Ashwagandha terhadap Fungsi Kognitif pada Pasien Skizofrenia: Studi Double-Blind Terkontrol Plasebo
    • Meta-Analisis Penggunaan Herbal Adjunktif pada Skizofrenia: Fokus pada Withania somnifera
  8. Ashwagandha dan Stroke

    Penilitian Ashwagandha (Withania somnifera) untuk Stroke:
    • Tinjauan Sistematis dan Meta-Analisis Efek Neuroprotektif Ashwagandha (Withania somnifera) pada Penyakit Neurologis, Termasuk Stroke
    • Efek Ashwagandha (Withania somnifera) terhadap Pemulihan Fungsional pada Pasien Stroke Iskemik: Uji Coba Terkontrol Acak
    • Efek Neuroprotektif Ashwagandha (Withania somnifera) pada Cedera Iskemia-Reperfusi Otak Tikus

Cari: