Ashwagandha untuk Vertigo

Ashwagandha (Withania somnifera) untuk Vertigo, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efektivitas ekstrak akar Ashwagandha (Withania somnifera) dalam mengurangi frekuensi migrain dan vertigo terkait: uji acak terkontrol plasebo

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    RCT (Randomized Controlled Trial)
    Sampel:
    60 pasien migrain dengan episode vertigo, usia 18–60 tahun
    Dosis/Durasi:
    400 mg ekstrak akar Ashwagandha (standardisasi 5% withanolid) dua kali sehari selama 12 minggu
    Temuan:
    Suplementasi Ashwagandha selama 12 minggu secara signifikan menurunkan frekuensi serangan migrain dan intensitas vertigo dibandingkan plasebo. Efek ini dikaitkan dengan penurunan kadar kortisol dan stres oksidatif.
  2. Pengaruh Ashwagandha terhadap keseimbangan dan pusing pada lansia: studi percontohan

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Studi Percontohan (Pilot Study)
    Sampel:
    30 lansia (usia ≥65 tahun) dengan keluhan pusing dan risiko jatuh
    Dosis/Durasi:
    600 mg ekstrak akar Ashwagandha (standardisasi 2,5% withanolid) sekali sehari selama 8 minggu
    Temuan:
    Pemberian Ashwagandha selama 8 minggu memperbaiki skor keseimbangan (Berg Balance Scale) dan mengurangi frekuensi pusing subjektif. Perbaikan dikaitkan dengan peningkatan fungsi otot dan saraf.
  3. Tinjauan sistematis peran Ashwagandha (Withania somnifera) dalam gangguan neurologis dengan gejala vertigo

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    15 studi klinis (total 1.200 partisipan) mencakup migrain vestibular, vertigo servikal, dan gangguan keseimbangan terkait stres
    Dosis/Durasi:
    Bervariasi: 300–600 mg/hari selama 4–12 minggu
    Temuan:
    Ashwagandha menunjukkan efek positif dalam mengurangi gejala vertigo pada beberapa kondisi neurologis, terutama yang berkaitan dengan stres dan kelelahan. Namun, bukti masih terbatas dan diperlukan uji coba lebih besar.
  4. Peran Ashwagandha pada vertigo servikal: laporan seri kasus

    Tahun:
    2019
    Tipe:
    Laporan Seri Kasus (Case Series)
    Sampel:
    10 pasien dengan vertigo servikal (usia 25–55 tahun) yang tidak responsif terhadap terapi konvensional
    Dosis/Durasi:
    500 mg ekstrak akar Ashwagandha (standardisasi 4% withanolid) dua kali sehari selama 4 minggu
    Temuan:
    Setelah 4 minggu terapi Ashwagandha, 7 dari 10 pasien melaporkan perbaikan signifikan dalam skala vertigo (DHI) dan rentang gerak leher. Tidak ada efek samping serius.
  5. Meta-analisis efek Ashwagandha terhadap gejala terkait stres termasuk pusing dan vertigo

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    5 uji acak terkontrol (total 420 partisipan) yang mengukur pusing sebagai gejala sekunder akibat stres kronis
    Dosis/Durasi:
    Rentang dosis 300–600 mg/hari selama 8–12 minggu
    Temuan:
    Meta-analisis menunjukkan penurunan signifikan skor pusing (effect size -0.45, p<0.01) pada kelompok Ashwagandha dibandingkan plasebo. Efek lebih besar pada dosis ≥600 mg/hari dan durasi ≥8 minggu.


Cari: