Ashwagandha untuk Diabetes

Ashwagandha (Withania somnifera) untuk Diabetes, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Withania somnifera (ginseng India) pada diabetes melitus: tinjauan sistematis dan meta-analisis uji klinis acak

    Tahun:
    2018
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    5 uji klinis acak, total 200 pasien diabetes melitus tipe 2
    Dosis/Durasi:
    300–500 mg ekstrak akar per hari selama 8–12 minggu
    Temuan:
    Suplementasi Ashwagandha secara signifikan menurunkan kadar glukosa darah puasa dan HbA1c dibandingkan plasebo. Efek ini didukung oleh peningkatan sensitivitas insulin.
  2. Efek Withania somnifera pada kontrol glikemik pada diabetes tipe 2: uji coba acak terkontrol

    Tahun:
    2016
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    50 pasien diabetes tipe 2, usia 30–65 tahun
    Dosis/Durasi:
    500 mg ekstrak akar dua kali sehari selama 12 minggu
    Temuan:
    Pemberian Ashwagandha menurunkan glukosa darah puasa dan postprandial secara signifikan serta meningkatkan sensitivitas insulin. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan.
  3. Pengaruh ekstrak akar Withania somnifera pada sensitivitas insulin pada pasien diabetes tipe 2

    Tahun:
    2012
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    40 pasien diabetes tipe 2 dengan resistensi insulin
    Dosis/Durasi:
    300 mg ekstrak akar dua kali sehari selama 8 minggu
    Temuan:
    Ekstrak akar Ashwagandha meningkatkan sensitivitas insulin dan menurunkan kadar glukosa darah puasa. Efek ini sebanding dengan obat antidiabetes oral standar.
  4. Tinjauan sistematis efek Withania somnifera pada parameter glikemik pada diabetes

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    8 studi klinis (5 RCT, 3 studi non-acak) dengan total 450 partisipan
    Dosis/Durasi:
    300–600 mg ekstrak akar per hari selama 8–24 minggu (bervariasi antar studi)
    Temuan:
    Sebagian besar studi melaporkan perbaikan signifikan pada glukosa darah puasa, HbA1c, dan profil lipid. Ashwagandha menunjukkan potensi sebagai terapi adjuvan untuk diabetes tipe 2.
  5. Efek suplementasi Ashwagandha pada profil glikemik dan lipid pada diabetes tipe 2: uji coba acak buta ganda

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    60 pasien diabetes tipe 2 dengan dislipidemia
    Dosis/Durasi:
    400 mg ekstrak akar per hari selama 12 minggu
    Temuan:
    Suplementasi Ashwagandha menurunkan glukosa darah puasa, HbA1c, dan kolesterol LDL secara signifikan dibandingkan plasebo. Tidak ada perubahan signifikan pada HDL atau trigliserida.
  6. Meta-analisis efek Withania somnifera pada kontrol glikemik pada pasien diabetes melitus tipe 2

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    10 uji klinis acak, total 600 pasien diabetes tipe 2
    Dosis/Durasi:
    300–600 mg ekstrak akar per hari selama 8–16 minggu
    Temuan:
    Ashwagandha secara signifikan menurunkan glukosa darah puasa (rata-rata penurunan 15–20 mg/dL) dan HbA1c (rata-rata penurunan 0,5–0,7%). Efeknya konsisten pada berbagai dosis dan durasi.


Cari: