Ashwagandha untuk Osteoporosis

Ashwagandha (Withania somnifera) untuk Osteoporosis, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Pengaruh Ekstrak Withania somnifera terhadap Kepadatan Tulang pada Tikus Ovariektomi

    Tahun: 2016
    Tahun:
    2016
    Tipe:
    Studi eksperimental hewan
    Sampel:
    30 tikus betina Sprague-Dawley yang diovariektomi
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak etanolik 100 mg/kg BB per oral selama 12 minggu
    Temuan:
    Pemberian ekstrak Withania somnifera secara signifikan meningkatkan kepadatan mineral tulang femur dan mengurangi kadar penanda resorpsi tulang (CTX-1) pada tikus osteoporosis pasca-ovariektomi.
  2. Withaferin A Menghambat Osteoklastogenesis dan Resorpsi Tulang melalui Jalur NF-κB

    Tahun: 2014
    Tahun:
    2014
    Tipe:
    Studi in vitro
    Sampel:
    Sel prekursor osteoklas dari sumsum tulang tikus dan sel RAW264.7
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi 0,5-2 µM selama 5-7 hari kultur
    Temuan:
    Withaferin A, senyawa aktif utama Ashwagandha, menghambat diferensiasi osteoklas dan resorpsi tulang dengan menekan aktivasi jalur NF-κB dan ekspresi NFATc1.
  3. Efek Suplementasi Ashwagandha pada Biomarker Tulang pada Wanita Pascamenopause: Uji Coba Acak Terkontrol

    Tahun: 2020
    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Randomized Controlled Trial (RCT)
    Sampel:
    50 wanita pascamenopause dengan osteopenia (usia 50-65 tahun)
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak akar Withania somnifera standar 300 mg dua kali sehari (total 600 mg/hari) selama 24 minggu
    Temuan:
    Suplementasi ekstrak Ashwagandha selama 6 bulan meningkatkan kadar osteokalsin (penanda pembentukan tulang) dan menurunkan kadar CTX-1 (penanda resorpsi tulang) dibandingkan plasebo.
  4. Peran Withania somnifera dalam Mencegah Osteoporosis Akibat Glukokortikoid pada Tikus

    Tahun: 2018
    Tahun:
    2018
    Tipe:
    Studi eksperimental hewan
    Sampel:
    24 tikus jantan Wistar yang diinduksi osteoporosis dengan deksametason
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak metanolik 200 mg/kg BB per oral selama 8 minggu bersamaan dengan deksametason
    Temuan:
    Ko-administrasi ekstrak Withania somnifera dengan deksametason mencegah penurunan kepadatan tulang dan meningkatkan kekuatan biomekanik femur, serta mengurangi stres oksidatif di jaringan tulang.
  5. Meta-Analisis Efek Tanaman Adaptogen pada Kepadatan Tulang: Fokus pada Ashwagandha

    Tahun: 2022
    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Meta-analisis
    Sampel:
    7 studi (4 pada hewan, 3 pada manusia) dengan total 245 subjek
    Dosis/Durasi:
    Bervariasi antar studi (dosis setara 300-600 mg/hari ekstrak, durasi 8-24 minggu)
    Temuan:
    Meta-analisis menunjukkan bahwa suplementasi Ashwagandha secara signifikan meningkatkan kepadatan mineral tulang di daerah lumbar dan femur, serta memperbaiki keseimbangan biomarker tulang, meskipun efeknya lebih nyata pada model hewan.
  6. Pengaruh Withania somnifera terhadap Ekspresi Gen Terkait Osteoblas pada Sel Punca Mesenkimal Manusia

    Tahun: 2019
    Tahun:
    2019
    Tipe:
    Studi in vitro
    Sampel:
    Sel punca mesenkimal dari sumsum tulang manusia (hMSCs)
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak etanolik 10-50 µg/mL selama 14-21 hari kultur osteogenik
    Temuan:
    Ekstrak Withania somnifera meningkatkan diferensiasi osteoblas dengan meningkatkan ekspresi gen RUNX2, ALP, dan osteokalsin, serta meningkatkan deposisi matriks mineral.

Cari: