Sampel:
Pasien epilepsi refrakter dewasa (n=15) yang tetap mengalami kejang minimal 1 kali/bulan meskipun menggunakan 2 obat anti-epilepsi
Dosis/Durasi:
300 mg ekstrak akar Ashwagandha standar (2.5% withanolides) dua kali sehari selama 12 minggu, diberikan sebagai tambahan obat anti-epilepsi yang sudah ada
Temuan:
Suplementasi ekstrak Ashwagandha selama 3 bulan (dosis 300 mg dua kali sehari) sebagai terapi tambahan menghasilkan penurunan frekuensi kejang rata-rata 45% pada 10 dari 15 pasien. Efek samping ringan seperti gangguan saluran cerna dilaporkan pada 2 pasien.