Advertisement
Aktivitas antirefluks adalah kemampuan senyawa bioaktif dari herbal untuk mengurangi atau mencegah refluks asam lambung ke kerongkongan, yang merupakan penyebab utama GERD (Gastroesophageal Reflux Disease). GERD adalah kondisi kronis yang dapat menyebabkan nyeri dada, sensasi terbakar di dada (heartburn), dan kerusakan kerongkongan. Herbal dengan aktivitas antirefluks menawarkan pendekatan alami untuk mengelola gejala GERD.
Mekanisme antirefluks pada herbal meliputi peningkatan tonus sfingter esofagus bawah yang berfungsi sebagai katup antara lambung dan kerongkongan, pengurangan sekresi asam lambung, peningkatan produksi mukus pelindung di lambung dan kerongkongan, serta percepatan pengosongan lambung yang mengurangi kemungkinan refluks. Kurkumin dari kunyit dan flavonoid dari berbagai herbal memiliki efek protektif pada mukosa lambung. Jahe memiliki efek prokinetik yang mempercepat pengosongan lambung. Dengan profil keamanan yang baik, herbal antirefluks menawarkan alternatif alami untuk mengelola GERD tanpa efek samping obat PPI jangka panjang.
Advertisement