Wild Cherry Native Bark

Prunus virginiana
Nama
Wild Cherry Native Bark
Nama Latin/Ilmiah
Prunus virginiana
Famili
Bagian Digunakan
Kulit Kayu
Rasa
Pahit, sepat
Nama Lain
Chokecherry (United States), bitter berry (United Kingdom), Virginia bird cherry (Canada), cerisier de Virginie (France), cerezo de Virginia (Spain)
Asal
Kanada, Amerika Serikat, Meksiko
Kandungan Utama
Prunasin, benzaldehida, tanin, dan resin

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Wild Cherry Native Bark

Prunus virginiana, yang dikenal sebagai wild cherry atau ceri hitam, adalah pohon gugur asli Amerika Utara yang termasuk dalam famili Rosaceae. Spesies ini tumbuh liar di tepi hutan, lereng bukit, serta di sepanjang aliran sungai, dan dapat mencapai tinggi hingga 15–20 meter. Kulit kayunya yang khas berwarna cokelat keabu-abuan hingga gelap, memiliki permukaan agak kasar, dan ketika digores mengeluarkan aroma khas yang mengingatkan pada amigdalin. Daunnya berbentuk lanset dengan tepi bergerigi halus, sementara bunganya yang putih muncul dalam bentuk rasem panjang di musim semi, kemudian berkembang menjadi buah kecil berwarna merah tua hingga kehitaman yang menjadi makanan bagi berbagai satwa liar.

Baca Lebih Lanjut
Update: 10 Sep 2026 - 10:00:51
 

II. Ciri-ciri Wild Cherry Native Bark

Pohon ini asli Amerika Utara. Biasanya tumbuh subur di pinggiran hutan, sepanjang tepian sungai, atau area yang terkena sinar matahari cukup. Mereka cukup tangguh dan bisa beradaptasi di berbagai jenis tanah. Karakteristik/ciri-ciri Wild Cherry Native Bark (Prunus virginiana):

Bagian Ciri-Ciri
Batang Kulit batangnya berwarna cokelat keabu-abuan sampai gelap dengan tekstur yang sedikit kasar. Kalau masih muda, kulitnya cenderung halus dan aromanya cukup khas kalau digores.
Daun Bentuknya oval atau lonjong dengan ujung yang meruncing. Bagian pinggir daunnya bergerigi halus (seperti gergaji) dan warnanya hijau gelap mengkilap di bagian atas, sementara bagian bawahnya sedikit lebih pucat.
Bunga Muncul dalam bentuk tandan panjang (raceme) yang cantik. Warnanya putih bersih dan aromanya lumayan kuat saat mekar di musim semi.
Buah Tipe buahnya berupa buah batu (drupe) kecil yang awalnya merah, lalu berubah jadi merah tua keunguan atau hampir hitam saat sudah benar-benar matang. Rasanya sepat dan cukup asam.
Perawakan Biasanya tumbuh sebagai semak besar atau pohon kecil dengan percabangan yang cukup banyak dan rapat.

III. Manfaat Wild Cherry Native Bark

5 Manfaat Wild Cherry Native Bark untuk kesehatan.

  1. Antitusif dan ekspektoran pada batuk (penggunaan tradisional)

    Belum ditetapkan secara klinis. Hipotesis: glikosida sianogenik (prunasin, amygdalin) terhidrolisis menjadi benzaldehida dan sianida dalam jumlah kecil; benzaldehida dan senyawa volatil dapat menekan refleks batuk secara sentral/perifer, tetapi bukti molekuler pada Prunus virginiana belum ada dan berpotensi toksik.

    Senyawa Aktif: Prunasin, Amygdalin, Benzaldehida
    Tampilkan
  2. Astringen untuk diare dan gangguan gastrointestinal (penggunaan tradisional)

    Hipotesis: tanin dan flavonoid dalam kulit batang dapat mengendapkan protein mukosa usus, mengurangi sekresi dan peristaltik. Namun tidak ada data farmakodinamik klinis untuk Prunus virginiana.

    Senyawa Aktif: Tanin, Flavonoid (kuersetin, kaempferol), Prunasin
    Tampilkan
  3. Anti-inflamasi dan nyeri ringan (penggunaan tradisional)

    Hipotesis: flavonoid dan asam fenolat dapat menghambat jalur NF-κB dan COX-2, mengurangi produksi prostaglandin. Belum dikonfirmasi untuk kulit batang Prunus virginiana.

    Senyawa Aktif: Flavonoid, Asam fenolat, Prunasin
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+2)

Advertisement


IV. Kandungan Wild Cherry Native Bark

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Wild Cherry Native Bark.

  1. Prunasin

    Golongan: Glikosida sianogenik
    Bagian Tanaman: Kulit batang, daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Sumber HCN Dan Benzaldehida Setelah Hidrolisis; Ekstrak Kulit Batang Secara Tradisional Digunakan Sebagai Sedatif Ekspektoran/antitusif, Tetapi Belum Ada Uji Klinis Terkontrol Pada Manusia Yang Mengonfirmasi Efikasi..
    Tampilkan
  2. Amygdalin

    Golongan: Glikosida sianogenik
    Bagian Tanaman: Biji, kadang kulit batang
    Aktivitas Farmakologis:
    Klaim Antikanker/antivirus Tidak Didukung Bukti Klinis; In Vitro Menunjukkan Sitotoksisitas Melalui Pelepasan Sianida, Belum Ada Uji Klinis Pada Manusia Yang Aman Dan Terkontrol..
    Tampilkan
  3. Benzaldehida

    Golongan: Aldehida volatil
    Bagian Tanaman: Kulit batang, daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antimikroba Ringan Dan Pemberi Aroma; Belum Ada Uji Klinis Pada Manusia Untuk Indikasi Terapeutik..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Efek Samping Wild Cherry Native Bark

Kulit batang Wild Cherry (Prunus virginiana) secara tradisional digunakan untuk meredakan batuk dan masalah pencernaan, namun tanaman ini mengandung senyawa glikosida sianogenik, terutama prunasin. Ketika tertelan atau diolah secara tidak tepat, enzim dalam tubuh dapat memecah prunasin ini menjadi asam sianhidrat (sianida), yang merupakan racun yang sangat kuat. Oleh karena itu, konsumsi berlebihan atau penggunaan sediaan mentah dari tumbuhan ini dapat memicu gejala keracunan akut seperti kesulitan bernapas, kecemasan, pusing, kelemahan otot, hingga penurunan kesadaran akibat gangguan oksigenasi seluler.

Baca Semua Efek Samping

Bloodroot

Sanguinaria canadensis

Spicebush

Lindera benzoin

Cari: