Bloodroot

Sanguinaria canadensis
Nama
Bloodroot
Nama Latin/Ilmiah
Sanguinaria canadensis
Bagian Digunakan
Rimpang (akar)
Rasa
Pahit, pedas
Nama Lain
Bloodroot (Amerika Serikat), puccoon (Kanada), redroot (Inggris), tetterwort (Irlandia), Indian paint (Amerika Serikat)
Asal
Kanada bagian selatan dan Amerika Serikat bagian timur
Kandungan Utama
Sanguinarin, alkaloid benzofenantridin.

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Bloodroot

Bloodroot atau akar darah adalah tumbuhan herba tahunan yang termasuk dalam famili Papaveraceae, berasal dari hutan-hutan gugur di kawasan timur Amerika Utara. Nama ilmiahnya Sanguinaria canadensis merujuk pada rimpangnya yang mengandung getah berwarna oranye-merah menyala menyerupai darah ketika dipotong. Tumbuhan ini muncul sangat awal di musim semi, menjadikannya salah satu ephemeral musim semi yang menghiasi lantai hutan sebelum kanopi pohon menutup. Seluruh bagiannya bersifat toksik karena mengandung senyawa alkaloid, sehingga getahnya harus ditangani dengan sangat hati-hati.

Baca Lebih Lanjut
Update: 10 Sep 2026 - 04:02:21
 

II. Ciri-ciri Bloodroot

Tanaman ini asli Amerika Utara. Biasanya tumbuh subur di lantai hutan yang lembap, teduh, dan punya tanah yang kaya akan humus. Mereka adalah tanaman hutan musim semi yang muncul paling awal. Karakteristik/ciri-ciri Bloodroot (Sanguinaria canadensis):

Bagian Ciri-Ciri
Akar Dan Rimpang Punya rimpang (batang bawah tanah) yang tebal dan berdaging. Kalau dipotong, bakal keluar cairan berwarna merah oranye kayak darah, makanya dinamain Bloodroot.
Daun Daunnya unik banget, bentuknya lebar seperti ginjal atau telapak tangan dengan lobus-lobus yang tidak beraturan. Warnanya hijau kebiruan di bagian atas dan lebih pucat di bawah.
Bunga Bunganya cantik, warnanya putih bersih dengan pusat berwarna kuning cerah. Kelopaknya cepat sekali gugur, biasanya cuma bertahan beberapa hari aja.
Batang Batangnya tegak dan halus, biasanya terbungkus oleh selaput daun muda saat baru tumbuh dari tanah.
Buah Dan Biji Buahnya berbentuk kapsul memanjang yang bakal pecah saat matang, di dalamnya ada biji-biji kecil yang punya bagian berlemak (elaiosom) supaya bisa disebar sama semut.

III. Manfaat Bloodroot

5 Manfaat Bloodroot untuk kesehatan.

  1. Plak gigi dan gingivitis (kesehatan mukosa oral)

    Alkaloid sanguinarin dan chelerythrine menghambat pertumbuhan dan adhesi bakteri plak oral seperti Streptococcus mutans serta bakteri anaerob periodontal. Senyawa ini juga mengganggu pembentukan biofilm dan menekan respons inflamasi gingiva melalui penghambatan jalur NF-κB dan produksi sitokin pro-inflamasi.

    Senyawa Aktif: Sanguinarine, Chelerythrine
    Tampilkan
  2. Potensi antimikroba dan antibiofilm (eksperimental; belum disetujui untuk pengobatan infeksi klinis)

    Sanguinarine dan chelerythrine berinteraksi dengan membran sel mikroba, menghambat enzim bakteri dan respirasi sel, serta mengganggu pembentukan biofilm. Pada jamur, alkaloid ini merusak membran sel dan menghambat transisi hifa, sehingga berpotensi menekan Candida albicans dan bakteri Gram-positif patogen.

    Senyawa Aktif: Sanguinarine, Chelerythrine
    Tampilkan
  3. Potensi anti-inflamasi pada penyakit inflamasi/pra-klinis (misal model kolitis eksperimental)

    Sanguinarine dan chelerythrine menghambat aktivasi NF-κB, menurunkan ekspresi TNF-α, IL-6 dan IL-1β, serta menekan COX-2, iNOS, dan aktivasi inflamasi NLRP3. Efek ini mengurangi infiltrasi sel radang dan kerusakan jaringan pada model inflamasi hewan.

    Senyawa Aktif: Sanguinarine, Chelerythrine
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+2)

Advertisement


IV. Kandungan Bloodroot

6 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Bloodroot.

  1. Sanguinarine

    Golongan: Alkaloid benzofenantridina
    Bagian Tanaman: Rimpang dan akar
    Aktivitas Farmakologis:
    Antimikroba, Antiplak, Antiinflamasi Melalui Penghambatan NF-κB, Serta Sitotoksik Terhadap Berbagai Lini Sel Tumor Secara In Vitro Dan Pada Model Hewan..
    Tampilkan
  2. Chelerythrine

    Golongan: Alkaloid benzofenantridina
    Bagian Tanaman: Rimpang dan akar
    Aktivitas Farmakologis:
    Penghambat Protein Kinase C Yang Relatif Selektif, Menginduksi Apoptosis, Antibakteri, Dan Antiinflamasi Pada Studi In Vitro Serta Hewan..
    Tampilkan
  3. Protopine

    Golongan: Alkaloid protopina
    Bagian Tanaman: Rimpang dan akar
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi, Analgesik Pada Model Nyeri, Penghambat Agregasi Platelet, Dan Efek Hepatoprotektif Pada Studi Hewan..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+3)

V. Efek Samping Bloodroot

Bloodroot (Sanguinaria canadensis) mengandung alkaloid aktif utama bernama sanguinarine, yang bersifat sangat kaustik dan sitotoksik. Penggunaan topikal dari tanaman ini sering kali dipromosikan sebagai pengobatan alternatif untuk lesi kulit dan kanker kulit (seperti escharotic), namun hal ini dapat menyebabkan nekrosis jaringan yang parah, pembentukan jaringan parut yang luas (eskar), serta kerusakan permanen pada kulit sehat di sekitarnya. Reaksi lokal yang sering terjadi meliputi nyeri hebat, peradangan, ulserasi parah, dan infeksi sekunder pada area aplikasi.

Baca Semua Efek Samping

Mayapple

Podophyllum peltatum

Wild Cherry Native Bark

Prunus virginiana

Cari: