Talas Beneng

Elephant Ear Leaf | Xanthosoma undipes
Nama
Talas Beneng (Elephant Ear Leaf)
Nama Latin/Ilmiah
Xanthosoma undipes
Famili
Bagian Digunakan
Umbi, Batang, Daun Muda
Rasa
Gurih, manis
Nama Lain
Malanga (Kuba), yautía (Puerto Riko), ocumo (Venezuela), mafafa (Kolombia), tannia (Jamaika).
Asal
Brasil, Kolombia, Ekuador, Peru, dan Venezuela (Amerika Selatan)
Kandungan Utama
Karbohidrat, serat, protein, vitamin, dan mineral.

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Talas Beneng

Talas Beneng (Xanthosoma undipes) merupakan tumbuhan umbi-umbian tropis yang masih berkerabat dekat dengan talas-talasan lainnya dalam famili Araceae. Berbeda dengan talas biasa, talas beneng memiliki ukuran batang dan daun yang jauh lebih besar, bahkan tingginya dapat mencapai dua meter lebih. Umbinya tumbuh di bawah permukaan tanah dengan tekstur yang lebih padat dan kandungan serat yang tinggi, sehingga sering diolah menjadi berbagai produk pangan alternatif seperti tepung maupun keripik. Tumbuhan ini berasal dari kawasan Amerika Selatan, namun kini telah banyak dibudidayakan di Indonesia, terutama di daerah Banten dan Jawa Barat, karena adaptasinya yang baik terhadap iklim tropis.

Baca Lebih Lanjut
Update: 16 Agu 2026 - 05:51:34
 

II. Manfaat Talas Beneng

5 Manfaat Talas Beneng untuk kesehatan.

  1. Stres Oksidatif (Potensi Antioksidan)

    Diduga melalui donasi atom hidrogen dan pemindahan radikal bebas oleh polifenol dan flavonoid. Beberapa flavonoid juga dapat mengaktivasi jalur Nrf2/ARE, tetapi mekanisme ini belum dikonfirmasi spesifik pada Xanthosoma undipes.

    Senyawa Aktif: flavonoid (termasuk katekin/kuersetin yang masih perlu konfirmasi isolasi spesifik), tanin, asam fenolat
    Tampilkan
  2. Diabetes Mellitus Tipe 2 (Potensi Antihiperglikemia)

    Beberapa kandungan flavonoid, alkaloid, dan tanin dilaporkan menghambat α-glukosidase dan α-amilase, sehingga memperlambat hidrolisis dan absorpsi karbohidrat. Efek pada reseptor insulin juga masih bersifat hipotetis untuk tumbuhan ini.

    Senyawa Aktif: alkaloid, flavonoid, Saponin
    Tampilkan
  3. Infeksi Bakteri (Potensi Antibakteri)

    Saponin dan tanin diduga mengganggu integritas membran sel bakteri, membentuk kompleks dengan protein dinding sel, dan menghambat adhesi bakteri. Efek ini diamati secara in vitro dan belum dikonfirmasi in vivo pada manusia.

    Senyawa Aktif: Saponin, tanin, flavonoid
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+2)

Advertisement


III. Kandungan Talas Beneng

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Talas Beneng.

  1. Golongan: Flavonoid (flavonol O-glikosida)
    Bagian Tanaman: Daun; kemungkinan umbi
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antiinflamasi, Dan Penghambat α-glukosidase..
    Tampilkan
  2. Golongan: Asam fenolat (asam hidroksisinamat)
    Bagian Tanaman: Umbi dan daun
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antihiperglikemik, Serta Penghambat Enzim α-glukosidase Dan α-amilase..
    Tampilkan
  3. Golongan: Asam fenolat (asam hidroksisinamat)
    Bagian Tanaman: Daun dan umbi
    Aktivitas Farmakologis:
    Antioksidan, Antiinflamasi, Dan Antimikroba..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

IV. Efek Samping Talas Beneng

Talas Beneng (Xanthosoma undipes), sebagaimana jenis tanaman talas-talasan lainnya dari suku Araceae, mengandung senyawa aktif utama berupa kristal kalsium oksalat berbentuk raphide. Ketika jaringan tanaman dikonsumsi mentah, dimasak tidak sempurna, atau bahkan bersentuhan langsung dengan kulit sensitif, kristal-kristal jarum mikroskopis ini dapat menembus jaringan mukosa mulut, tenggorokan, dan kulit. Hal ini memicu efek samping lokal yang parah berupa sensasi gatal yang intens, rasa terbakar (burning sensation), pembengkakan pada bibir, lidah, serta rongga mulut, dan hipersalivasi. Selain kalsium oksalat, getah tanaman ini juga berpotensi mengandung senyawa racun lain seperti protease atau saponin yang dapat memperparah iritasi mukosa gastrointestinal jika tertelan dalam jumlah signifikan.

Baca Semua Efek Samping

Rumput Belulang

Eleusine indica

Ubi Jalar

Ipomoea batatas

Cari: