Sanguisorba / Di Yu

Sanguisorba officinalis
Nama
Sanguisorba / Di Yu
Nama Latin/Ilmiah
Sanguisorba officinalis
Famili
Bagian Digunakan
Akar
Rasa
Pahit, asam
Nama Lain
Great burnet (Inggris), Großer Wiesenknopf (Jerman), Grande pimprenelle (Prancis), 오이풀 (Korea), ワレモコウ (Jepang).
Asal
Eropa, Asia Utara, dan Amerika Utara.
Kandungan Utama
Tanin, saponin, flavonoid

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Sanguisorba / Di Yu

Sanguisorba officinalis, yang dikenal dalam pengobatan tradisional Tiongkok sebagai Di Yu, adalah tanaman herbal tahunan dari famili Rosaceae yang tumbuh liar di padang rumput, tepi sungai, dan area pegunungan di Asia Timur, Eropa, dan Amerika Utara. Tanaman ini memiliki batang tegak hingga 1 meter, daun majemuk menyirip dengan tepi bergerigi, serta bunga berwarna merah keunguan yang tersusun dalam bulir padat menyerupai ekor kucing. Akar tunggangnya yang berwarna coklat kemerahan merupakan bagian utama yang dipanen dan diolah menjadi obat herbal.

Baca Lebih Lanjut
Update: 11 Sep 2026 - 01:00:39
 

II. Ciri-ciri Sanguisorba / Di Yu

Tanaman ini suka banget sama tempat yang agak lembap, biasanya ditemuin di padang rumput, pinggiran sungai, atau area pegunungan yang punya drainase baik di wilayah Asia dan Eropa. Karakteristik/ciri-ciri Sanguisorba / Di Yu (Sanguisorba officinalis):

Bagian Ciri-Ciri
Tipe Tumbuhan Tanaman tahunan (perenial) yang bisa tumbuh tegak sampai sekitar 30-100 cm.
Akar Punya rimpang (rizoma) yang tebal, bentuknya agak memanjang, warnanya cokelat gelap di luar tapi merah tua di dalam, ini yang sering dipakai buat obat.
Daun Daunnya tipe majemuk menyirip gasal. Bentuk anak daunnya lonjong bergerigi tajam di pinggirannya, letaknya berselang-seling sepanjang tangkai.
Bunga Bunganya unik karena bentuknya kayak bonggol kecil padat (spike) berwarna merah tua atau merah kecokelatan yang muncul di ujung batang.
Buah Tipe buahnya kecil (akena) yang terbungkus oleh kelopak bunga yang sudah kering.

III. Manfaat Sanguisorba / Di Yu

8 Manfaat Sanguisorba / Di Yu untuk kesehatan.

  1. Anti-inflamasi dan nyeri sendi (artritis)

    Menghambat aktivasi NF-κB dan fosforilasi MAPK (ERK, JNK, p38), sehingga menurunkan ekspresi COX-2, iNOS, TNF-α, IL-6, dan IL-1β pada makrofag dan sel sinovial. Triterpenoid seperti asam ursolat dan asam pomolat berkontribusi pada pengurangan edema dan degradasi kartilago.

    Senyawa Aktif: Asam Ursolat, asam pomolat, ziyuglukosida I
    Tampilkan
  2. Hemostasis/antiperdarahan

    Tanin seperti sanguiin H-6 dan asam galat memiliki efek astringen, yaitu mengendapkan protein pada jaringan dan mengecilkan pembuluh darah kapiler. Sejumlah saponin dan triterpenoid juga dapat memperpendek waktu koagulasi pada jalur intrinsik/ekstrinsik pada studi farmakologi awal.

    Senyawa Aktif: sanguiin H-6, Asam Galat, ziyuglukosida II
    Tampilkan
  3. Antioksidan sistemik

    Polifenol dan tanin menangkal radikal bebas, mengaktifkan jalur Nrf2/ARE, meningkatkan ekspresi SOD, katalase, dan GPx, serta menurunkan kadar ROS dan malondialdehid intraseluler.

    Senyawa Aktif: sanguiin H-6, Asam Galat, Epikatekin, proantosianidin
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+5)

Advertisement


IV. Kandungan Sanguisorba / Di Yu

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Sanguisorba / Di Yu.

  1. Sanguiin H-6

    Golongan: Tanin (ellagitannin)
    Bagian Tanaman: Akar (Radix Sanguisorbae)
    Aktivitas Farmakologis:
    Hemostatik, Antiinflamasi, Antioksidan, Dan Antiproliferatif Terhadap Beberapa Lini Sel Tumor Melalui Mekanisme Apoptosis Dan Inhibisi NF-κB..
    Tampilkan
  2. Ziyuglycoside I

    Golongan: Triterpenoid saponin
    Bagian Tanaman: Akar (Radix Sanguisorbae)
    Aktivitas Farmakologis:
    Antiinflamasi Melalui Penghambatan NF-κB; Sitotoksik Pada Sel Tumor; Dilaporkan Protektif Pada Model Penyakit Inflamasi..
    Tampilkan
  3. Ziyuglycoside II

    Golongan: Triterpenoid saponin
    Bagian Tanaman: Akar (Radix Sanguisorbae)
    Aktivitas Farmakologis:
    Menginduksi Apoptosis Via Jalur Mitokondria Dan Menekan Pertumbuhan Tumor Pada Model In Vivo; Juga Memiliki Efek Antiinflamasi..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Efek Samping Sanguisorba / Di Yu

Sanguisorba officinalis (dikenal sebagai Di Yu dalam pengobatan tradisional Tiongkok) umumnya digunakan untuk menghentikan pendarahan dan mendinginkan darah. Meskipun memiliki khasiat terapeutik, penggunaan tanaman ini dalam dosis tinggi atau jangka panjang dapat menimbulkan beberapa efek samping gastrointestinal. Penelitian toksikologi pada hewan menunjukkan bahwa konsumsi ekstrak Sanguisorba secara berlebihan dapat menyebabkan iritasi pada mukosa lambung, mual, muntah, dan ketidaknyamanan perut akibat kandungan tanin yang tinggi di dalamnya.

Baca Semua Efek Samping

VI. FAQ Sanguisorba / Di Yu

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Sanguisorba / Di Yu.

Apa itu Sanguisorba officinalis / Di Yu dan bagian mana yang digunakan?
Di Yu adalah akar dan rimpang Sanguisorba officinalis L. (Rosaceae), herbal tradisional Tiongkok. Bagian yang digunakan adalah akar kering. Kandungan utamanya meliputi tanin (sanguiin H-6, asam elagat), flavonoid, saponin triterpenoid (ziyuglycoside I), dan polisakarida. (Chinese Pharmacopoeia Commission, 2020; Chen et al., 2020, Journal of Ethnopharmacology)
Apa manfaat kesehatan umum yang didukung bukti ilmiah?
Ekstrak Di Yu menunjukkan aktivitas antiinflamasi, antimikroba, antioksidan, hemostatik, dan imunomodulator. Studi praklinis melaporkan penghambatan NF-κB, COX-2, dan iNOS serta perbaikan mukosa usus. (Chen et al., 2020, Journal of Ethnopharmacology; Wang et al., 2021, Frontiers in Pharmacology)
Bagaimana dosis dan cara konsumsi harian yang aman untuk orang dewasa?
Dalam farmakope Tiongkok, dosis umum akar kering adalah 9–15 g per hari, direbus sebagai air seduhan. Untuk ekstrak standar, dosis mengikuti petunjuk produk. Penggunaan jangka panjang dosis tinggi tidak dianjurkan karena kandungan tanin. (Chinese Pharmacopoeia Commission, 2020; European Medicines Agency, 2011)
Apakah Di Yu bisa digunakan untuk diare, wasir, atau perdarahan ringan?
Penggunaan tradisional mencakup diare, wasir berdarah, dan perdarahan ringan karena sifat astringen dan hemostatik. Bukti klinis modern masih terbatas dan sebagian besar berasal dari studi praklinis. Gunakan jangka pendek dan konsultasikan jika gejala menetap. (Chen et al., 2020; European Medicines Agency, 2011; Bone & Mills, 2013)
Apa efek samping yang mungkin timbul dari konsumsi Di Yu?
Efek samping yang dilaporkan meliputi mual, nyeri lambung, sembelit, dan reaksi alergi. Tanin dosis tinggi dapat mengiritasi mukosa saluran cerna dan mengganggu penyerapan mineral. Hindari penggunaan jangka panjang tanpa pemantauan. (Barnes et al., 2007, Herbal Medicines; Bone & Mills, 2013)
Apakah Di Yu aman untuk bayi dan anak-anak?
Di Yu tidak dianjurkan untuk bayi. Pada anak yang lebih besar, penggunaannya hanya boleh di bawah pengawasan praktisi herbal atau dokter dengan dosis disesuaikan berat badan. Belum ada uji klinis keamanan pediatrik yang memadai. (Bone & Mills, 2013; American Herbal Products Association, 2012)
Apakah Di Yu aman untuk ibu hamil?
Keamanan pada kehamilan belum cukup bukti. Secara tradisional Di Yu dikontraindikasikan karena potensi efek uterotonik/emmenagogue. Ibu hamil sebaiknya menghindari kecuali atas saran dokter. (Williamson et al., 2013, Herbal Medicines in Pregnancy and Lactation; Mills & Bone, 2013)
Apakah Di Yu aman untuk ibu menyusui?
Data keamanan penggunaan Di Yu selama menyusui tidak tersedia. Komponen tanin dan metabolitnya belum diketahui pasti apakah diekskresikan ke ASI dalam jumlah bermakna. Sebaiknya hindari atau konsultasikan dengan dokter. (Williamson et al., 2013; Bone & Mills, 2013)
Apakah Di Yu dapat berinteraksi dengan obat-obatan lain?
Tanin dalam Di Yu dapat mengikat obat dan mengurangi absorpsinya. Efek hemostatiknya berpotensi berinteraksi dengan antikoagulan atau antiplatelet. Beri jarak minimal 2 jam dari obat lain dan konsultasikan jika menggunakan obat rutin. (Bone & Mills, 2013; Barnes et al., 2007)
Apakah ada bukti ilmiah untuk penggunaan Di Yu pada radang usus (ulkus kolitis) atau kanker?
Studi praklinis pada kolitis eksperimental menunjukkan perbaikan melalui regulasi NF-κB dan MAPK. Studi in vitro melaporkan induksi apoptosis sel kanker, namun uji klinis pada manusia masih sangat terbatas. Di Yu belum dapat direkomendasikan sebagai terapi tunggal untuk kondisi tersebut. (Chen et al., 2020; Wang et al., 2021)

Pueraria Root / Ge Gen

Pueraria montana var. lobata

Cari: