Advertisement
Mahonia aquifolium, yang lebih dikenal sebagai Oregon Grape, adalah semak hijau abadi asli Amerika Utara bagian barat, khususnya dari British Columbia hingga California. Tumbuhan ini menarik perhatian karena daunnya yang menyerupai holly (berduri dan mengilap) serta buah beri biru keunguan yang menyerupai anggur. Meskipun namanya "grape" (anggur), buah ini memiliki rasa asam yang tajam dan sering diolah menjadi selai, jelly, atau sirup. Namun, bagian yang paling bernilai secara medis adalah akar dan kulit batangnya yang mengandung senyawa alkaloid seperti berberina, yang memberikan warna kuning cerah dan khasiat antimikroba serta antiinflamasi.
Tanaman ini berasal dari wilayah Pasifik Barat Laut Amerika Utara. Suka banget sama tempat yang agak teduh atau di bawah naungan pohon lain, tapi tetap bisa tahan di tanah yang kurang subur. Dia termasuk tanaman yang tangguh dan sering jadi pilihan buat tanaman hias taman karena tahan banting. Karakteristik/ciri-ciri Anggur Oregon (Mahonia aquifolium):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Tipe Tanaman | Semak berkayu yang tumbuh tegak dan selalu hijau (evergreen). |
| Daun | Daunnya majemuk, teksturnya kaku dan mengilap kayak kulit. Pinggiran daunnya bergerigi tajam, sekilas mirip daun holly. |
| Bunga | Bunganya kecil-kecil berwarna kuning cerah yang muncul bergerombol kayak tandan. Biasanya mekar pas awal musim semi. |
| Buah | Buahnya berbentuk beri kecil, warnanya biru gelap atau ungu tua dengan lapisan lilin di permukaannya. Kelihatan mirip anggur mini. |
| Batang | Batangnya berkayu, bagian dalamnya (kayu/akar) punya warna kuning khas yang sering dipakai buat pewarna alami. |
8 Manfaat Anggur Oregon untuk kesehatan.
Penghambatan aktivasi NF-κB dan penurunan produksi sitokin pro-inflamasi (TNF-α, IL-8, IL-6) melalui alkaloid berberin dan berbamine. Ekstrak juga menghambat proliferasi keratinosit dengan memodulasi jalur sinyal MAPK dan STAT3.
Penghambatan enzim fosfolipase A2 dan siklooksigenase-2 (COX-2) oleh berberin, mengurangi pelepasan asam arakidonat dan prostaglandin. Efek antibakteri terhadap Staphylococcus aureus juga berperan dalam memperbaiki barrier kulit.
Aktivitas antimikroba terhadap Propionibacterium acnes melalui gangguan membran sel dan penghambatan enzim enoyl-ACP reduktase oleh berberin. Efek anti-inflamasi dengan menekan produksi IL-1β dan TNF-α di sebosit.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Anggur Oregon.
Interaksi & Kontraindikasi Anggur Oregon dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Anggur Oregon (Mahonia aquifolium) umumnya dianggap aman bila digunakan dalam jangka pendek, namun penggunaan jangka panjang atau dosis tinggi dapat menimbulkan berbagai efek samping terutama pada saluran pencernaan. Senyawa aktif utama dalam tanaman ini, yaitu berberin, dapat menyebabkan iritasi lambung, mual, muntah, kram perut, dan diare pada beberapa individu. Reaksi hipersensitivitas atau dermatitis kontak juga dapat terjadi pada sebagian orang akibat kontak langsung dengan ekstrak tanaman atau serbuknya, terutama pada kulit yang sensitif.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Anggur Oregon.