Anggur Oregon

Oregon Grape | Mahonia aquifolium
Nama
Anggur Oregon (Oregon Grape)
Nama Latin/Ilmiah
Mahonia aquifolium
Bagian Digunakan
Buah
Rasa
Bitter
Nama Lain
Holly-leaved barberry (United Kingdom), Mahonia (France), Rocky Mountain grape (Canada), Oregon hollygrape (New Zealand)
Asal
Amerika Serikat bagian barat, Kanada bagian barat
Kandungan Utama
Berberine, alkaloid, flavonoid

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Anggur Oregon

Mahonia aquifolium, yang lebih dikenal sebagai Oregon Grape, adalah semak hijau abadi asli Amerika Utara bagian barat, khususnya dari British Columbia hingga California. Tumbuhan ini menarik perhatian karena daunnya yang menyerupai holly (berduri dan mengilap) serta buah beri biru keunguan yang menyerupai anggur. Meskipun namanya "grape" (anggur), buah ini memiliki rasa asam yang tajam dan sering diolah menjadi selai, jelly, atau sirup. Namun, bagian yang paling bernilai secara medis adalah akar dan kulit batangnya yang mengandung senyawa alkaloid seperti berberina, yang memberikan warna kuning cerah dan khasiat antimikroba serta antiinflamasi.

Baca Lebih Lanjut
Update: 04 Sep 2026 - 12:41:22
 

II. Ciri-ciri Anggur Oregon

Tanaman ini berasal dari wilayah Pasifik Barat Laut Amerika Utara. Suka banget sama tempat yang agak teduh atau di bawah naungan pohon lain, tapi tetap bisa tahan di tanah yang kurang subur. Dia termasuk tanaman yang tangguh dan sering jadi pilihan buat tanaman hias taman karena tahan banting. Karakteristik/ciri-ciri Anggur Oregon (Mahonia aquifolium):

Bagian Ciri-Ciri
Tipe Tanaman Semak berkayu yang tumbuh tegak dan selalu hijau (evergreen).
Daun Daunnya majemuk, teksturnya kaku dan mengilap kayak kulit. Pinggiran daunnya bergerigi tajam, sekilas mirip daun holly.
Bunga Bunganya kecil-kecil berwarna kuning cerah yang muncul bergerombol kayak tandan. Biasanya mekar pas awal musim semi.
Buah Buahnya berbentuk beri kecil, warnanya biru gelap atau ungu tua dengan lapisan lilin di permukaannya. Kelihatan mirip anggur mini.
Batang Batangnya berkayu, bagian dalamnya (kayu/akar) punya warna kuning khas yang sering dipakai buat pewarna alami.

III. Manfaat Anggur Oregon

8 Manfaat Anggur Oregon untuk kesehatan.

  1. Psoriasis Plak Ringan-Sedang

    Penghambatan aktivasi NF-κB dan penurunan produksi sitokin pro-inflamasi (TNF-α, IL-8, IL-6) melalui alkaloid berberin dan berbamine. Ekstrak juga menghambat proliferasi keratinosit dengan memodulasi jalur sinyal MAPK dan STAT3.

    Senyawa Aktif: Berberin, Berbamine, Palmatine
    Tampilkan
  2. Dermatitis Atopik

    Penghambatan enzim fosfolipase A2 dan siklooksigenase-2 (COX-2) oleh berberin, mengurangi pelepasan asam arakidonat dan prostaglandin. Efek antibakteri terhadap Staphylococcus aureus juga berperan dalam memperbaiki barrier kulit.

    Senyawa Aktif: Berberin, Berbamine, Magnoflorin
    Tampilkan
  3. Akne Vulgaris

    Aktivitas antimikroba terhadap Propionibacterium acnes melalui gangguan membran sel dan penghambatan enzim enoyl-ACP reduktase oleh berberin. Efek anti-inflamasi dengan menekan produksi IL-1β dan TNF-α di sebosit.

    Senyawa Aktif: Berberin, Berbamine, Palmatine
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+5)

Advertisement


IV. Kandungan Anggur Oregon

8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Anggur Oregon.

  1. Golongan: Alkaloid Protoberberine
    Bagian Tanaman: Akar, rimpang, kulit batang
    Aktivitas Farmakologis:
    Antimikroba (bakteri, Jamur, Protozoa), Antidiabetes, Antiinflamasi, Antihiperlipidemia, Antiproliferatif. Studi In Vitro Dan Hewan Coba Mendukung, Namun Uji Klinis Pada Manusia Masih Terbatas..
    Tampilkan
  2. Golongan: Alkaloid Protoberberine
    Bagian Tanaman: Akar, rimpang
    Aktivitas Farmakologis:
    Antimikroba (terutama Terhadap Staphylococcus Aureus, Candida Albicans), Antiinflamasi, Dan Antikanker (induksi Apoptosis). Data Farmakologi Terutama Dari Studi In Vitro; Belum Ada Uji Klinis Pada Manusia..
    Tampilkan
  3. Golongan: Alkaloid Protoberberine
    Bagian Tanaman: Akar, rimpang
    Aktivitas Farmakologis:
    Antimalaria, Antioksidan, Antiinflamasi, Dan Hepatoprotektif. Efek Antiproliferatif Pada Beberapa Sel Kanker. Sebagian Besar Bukti Dari Studi Praklinis..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+5)

V. Interaksi & Kontraindikasi Anggur Oregon

Interaksi & Kontraindikasi Anggur Oregon dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Suplemen zat besi

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Berberin dalam anggur Oregon dapat mengikat zat besi dan menurunkan penyerapannya. Konsumsi dengan jarak waktu minimal 2 jam.

  2. Penggunaan bersamaan dengan Obat antihipertensi (misal ACE inhibitor, ARB)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Berberin dapat menurunkan tekanan darah secara aditif. Pantau tekanan darah secara rutin dan konsultasikan penyesuaian dosis dengan dokter.

  3. Penggunaan bersamaan dengan Obat antidiabetes (metformin, insulin, sulfonilurea)

    Tingkat Resiko: Tinggi
    Rekomendasi:
    Berberin memiliki efek hipoglikemik. Kombinasi dapat menyebabkan hipoglikemia berat. Pantau gula darah ketat; sesuaikan dosis obat antidiabetes hanya dengan pengawasan dokter.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+7)

VI. Efek Samping Anggur Oregon

Anggur Oregon (Mahonia aquifolium) umumnya dianggap aman bila digunakan dalam jangka pendek, namun penggunaan jangka panjang atau dosis tinggi dapat menimbulkan berbagai efek samping terutama pada saluran pencernaan. Senyawa aktif utama dalam tanaman ini, yaitu berberin, dapat menyebabkan iritasi lambung, mual, muntah, kram perut, dan diare pada beberapa individu. Reaksi hipersensitivitas atau dermatitis kontak juga dapat terjadi pada sebagian orang akibat kontak langsung dengan ekstrak tanaman atau serbuknya, terutama pada kulit yang sensitif.

Baca Semua Efek Samping

VII. FAQ Anggur Oregon

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Anggur Oregon.

Apa itu Anggur Oregon (Mahonia aquifolium) dan bagian apa yang paling banyak digunakan?
Mahonia aquifolium adalah tumbuhan perdu dari famili Berberidaceae yang dikenal dengan nama Oregon grape. Meskipun disebut anggur, ia tidak berkerabat dengan anggur biasa. Bagian yang paling banyak digunakan adalah akar, rimpang, dan kulit akar karena mengandung alkaloid aktif seperti berberin, palmatin, jatrorrhizin, dan berbamin. Buahnya juga dapat dimakan, tetapi kandungan alkaloidnya jauh lebih rendah dibandingkan akar. Referensi: Bone & Mills (2013) Principles and Practice of Phytotherapy; Imanshahidi & Hosseinzadeh (2008).
Bisakah buah Anggur Oregon dikonsumsi setiap hari sebagai makanan?
Buah segar Anggur Oregon dapat dimakan dalam jumlah kecil, misalnya sebagai selai atau jus. Secara gizi buah ini mengandung vitamin C, antosianin, dan polifenol antioksidan. Namun konsumsi harian dalam jumlah besar tidak dianjurkan karena tanin dan seratnya dapat memicu gangguan pencernaan seperti mual, nyeri lambung, atau konstipasi. Buah tidak dapat disamakan dengan ekstrak akar untuk tujuan pengobatan. Referensi: Wojdyło et al. (2013).
Apa bukti ilmiah untuk penggunaan Anggur Oregon sebagai obat?
Bukti klinis terkuat adalah penggunaan topikal ekstrak Mahonia aquifolium untuk psoriasis plak ringan hingga sedang. Uji acak tersamar ganda menunjukkan perbaikan lesi psoriasis pada kelompok yang menggunakan krim ekstrak Oregon grape dibandingkan plasebo. Efek ini didukung oleh aktivitas antiinflamasi, antiproliferatif, dan antimikroba dari berberin dan alkaloid lainnya. Penggunaan oral memiliki bukti yang jauh lebih terbatas. Referensi: Bernstein et al. (2006); Imanshahidi & Hosseinzadeh (2008).
Bagaimana cara pemakaian harian yang aman?
Hindari membuat dan menelan sendiri akar mentah atau rebusan akar karena kadar alkaloidnya tidak terstandar dan berisiko toksik. Untuk psoriasis, sediaan topikal standar yang mengandung 10% ekstrak kulit akar dapat digunakan sesuai petunjuk kemasan, biasanya satu hingga dua kali sehari selama beberapa minggu. Penggunaan oral seperti tincture sebaiknya hanya dilakukan oleh praktisi herbal atau dokter terlatih dengan dosis individual. Referensi: Bernstein et al. (2006); Bone & Mills (2013).
Apa efek samping yang mungkin terjadi?
Efek samping oral yang paling sering adalah gangguan pencernaan seperti mual, mulas, diare, atau sembelit. Krim topikal dapat menyebabkan iritasi kulit, kemerahan, atau dermatitis kontak pada orang sensitif. Berberin dosis tinggi dapat menurunkan tekanan darah, memperlambat denyut jantung, dan memengaruhi metabolisme obat melalui enzim sitokrom P450. Jika muncul reaksi yang tidak biasa, segera hentikan penggunaan dan konsultasikan ke tenaga kesehatan. Referensi: Chan (1993); Brinker (2010).
Apakah Anggur Oregon aman untuk ibu hamil dan menyusui?
Tidak. Mahonia aquifolium dan suplemen berberin dikontraindikasikan pada kehamilan karena berberin dapat merangsang kontraksi uterus dan berpotensi menyebabkan keguguran atau kelahiran prematur. Pada ibu menyusui, berberin dapat masuk ke dalam ASI dan berisiko menyebabkan kernikterus pada bayi, yaitu kerusakan otak akibat kadar bilirubin tinggi. Oleh karena itu hindari penggunaan oral maupun topikal pada area luas selama hamil dan menyusui. Referensi: Chan (1993); Bone & Mills (2013).
Apakah boleh digunakan untuk bayi dan anak-anak?
Tidak. Penggunaan oral pada bayi dan anak-anak tidak dianjurkan sama sekali. Berberin dapat menggeser bilirubin dari albumin pada neonatus sehingga meningkatkan risiko kernikterus. Anak-anak juga lebih rentan terhadap gangguan pencernaan dan efek toksik alkaloid. Belum ada data keamanan yang memadai untuk penggunaan rutin pada populasi pediatrik. Krim topikal hanya boleh digunakan jika diresepkan dokter kulit dan dalam area yang sangat terbatas. Referensi: Chan (1993); Bone & Mills (2013).
Apakah Anggur Oregon berinteraksi dengan obat-obatan?
Ya. Berberin diketahui menghambat enzim CYP3A4, CYP2D6, dan protein transporter P-glikoprotein. Ini dapat meningkatkan kadar obat seperti digoxin, siklosporin, obat hipertensi, dan obat diabetes dalam darah. Kombinasi dengan obat antidiabetes dapat menyebabkan hipoglikemia, dan dengan obat antihipertensi dapat menyebabkan tekanan darah terlalu rendah. Selalu konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan herbal ini jika sedang menjalani pengobatan tertentu. Referensi: Gurley et al. (2008); Brinker (2010).
Apakah Anggur Oregon dapat membantu masalah metabolik seperti diabetes atau kolesterol?
Berberin memang memiliki bukti klinis membantu kontrol gula darah dan perbaikan profil lipid, tetapi penelitian tersebut umumnya menggunakan berberin terisolasi, bukan ekstrak Mahonia aquifolium. Kandungan berberin dalam sediaan Oregon grape tidak selalu terstandar, sehingga tidak boleh menggantikan obat diabetes atau kolesterol. Jika ingin digunakan untuk dukungan metabolik, harus di bawah pengawasan dokter karena risiko hipoglikemia dan interaksi obat. Referensi: Imanshahidi & Hosseinzadeh (2008); Yin et al. (2008).

Yellow Dock

Rumex crispus

Boneset

Eupatorium perfoliatum

Cari: