Kayu Angin

Usnea barbata
Nama
Kayu Angin
Nama Latin/Ilmiah
Usnea barbata
Bagian Digunakan
Thallus
Rasa
Pahit
Nama Lain
Old man's beard (Inggris/AS), barba de viejo (Spanyol), barbe de vieux (Prancis), bartflechte (Jerman), skägglav (Swedia)
Asal
Berasal dari Eropa, Asia, dan Amerika Utara.
Kandungan Utama
Asam usnat, asam barbat, asam difraktat, dan polisakarida

Highlights:

Advertisement


I. Tentang Kayu Angin

Kayu Angin (Usnea barbata) adalah tumbuhan liken atau lumut kerak yang termasuk dalam famili Parmeliaceae. Meskipun disebut "kayu", tumbuhan ini sebenarnya bukan kayu sejati, melainkan simbiosis antara jamur dan alga yang tumbuh menggantung pada batang dan cabang pohon. Bentuknya menyerupai rambut atau janggut panjang berwarna hijau keabu-abuan, dengan tekstur lentur dan agak kaku. Ciri khasnya adalah thallus (tubuh tumbuhan) yang bercabang-cabang halus, serta kemampuannya tumbuh di daerah pegunungan berudara sejuk dan lembap.

Baca Lebih Lanjut
Update: 16 Agu 2026 - 00:20:03
 

II. Ciri-ciri Kayu Angin

Hidup menempel di batang pohon atau bebatuan di area pegunungan yang udaranya sejuk, bersih, dan lembap. Karena sensitif banget sama polusi, mereka sering jadi indikator alami kalau kualitas udara di suatu tempat itu masih bagus. Karakteristik/ciri-ciri Kayu Angin (Usnea barbata):

Bagian Ciri-Ciri
Tipe Talus Frutikosa (berbentuk seperti jumbai atau rambut yang menggantung panjang).
Warna Abu-abu kehijauan pucat hingga agak kekuningan.
Tekstur Kaku dan elastis saat basah, tapi gampang patah kalau sudah kering.
Struktur Utama
  • Thallus Utama: Batang utama yang bercabang-cabang banyak menyerupai janggut atau rambut kusut.
  • Korteks: Lapisan luar yang melindungi bagian dalam, sering terlihat seperti retakan-retakan halus.
  • Aksis Sentral: Bagian tengah yang berbentuk tali elastis berwarna putih, ini kunci kekuatan si kayu angin biar nggak gampang putus ditiup angin.
  • Fibril: Cabang-cabang samping yang lebih kecil dan runcing yang keluar dari batang utama.
Organ Reproduksi
  • Apotesium: Cakram berbentuk piringan di ujung cabang tempat spora diproduksi (meskipun jarang ditemukan pada semua spesimen).
  • Soredia: Butiran halus di permukaan talus yang berfungsi untuk perbanyakan vegetatif.

III. Manfaat Kayu Angin

6 Manfaat Kayu Angin untuk kesehatan.

  1. Infeksi bakteri Gram-positif (termasuk MRSA dan Mycobacterium tuberculosis)

    Asam usnat (usnic acid) bersifat lipofilik dan berfungsi sebagai protonophore/uncoupler pada membran bakteri, sehingga merusak gradien proton, menurunkan sintesis ATP, dan meningkatkan permeabilitas membran. Pada konsentrasi sub-MIC, asam usnat dan senyawa depside lainnya menghambat pembentukan biofilm serta adhesi bakteri.

    Senyawa Aktif: Asam usnat, Asam difraktat, Atranorin
    Tampilkan
  2. Inflamasi dan nyeri sendi (edema inflamasi)

    Ekstrak U. barbata menghambat aktivasi NF-κB sehingga menurunkan ekspresi COX-2 dan iNOS, serta menekan produksi sitokin proinflamasi TNF-α, IL-6, IL-1β dan mediator NO/PGE2. Asam usnat juga mengurangi permeabilitas vaskular dan migrasi leukosit pada jaringan yang meradang.

    Senyawa Aktif: Asam usnat, Asam difraktat, Atranorin
    Tampilkan
  3. Stres oksidatif

    Senyawa fenolik seperti asam difraktat, atranorin, dan asam usnat mendonorkan atom hidrogen untuk menetralkan radikal bebas, mereduksi ion logam pro-oksidan, dan mengaktivasi jalur Nrf2/ARE yang meningkatkan ekspresi enzim antioksidan endogen seperti katalase, superoksida dismutase, dan hem oksigenase-1.

    Senyawa Aktif: Asam difraktat, Atranorin, Asam usnat
    Tampilkan
Tampilkan Semua Manfaat (+3)

Advertisement


IV. Kandungan Kayu Angin

7 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Kayu Angin.

  1. Asam usnat (usnic acid; (+)-usnic acid)

    Golongan: Dibenzofuran (asam lichen)
    Bagian Tanaman: Talus (seluruh tubuh lumut kerak)
    Aktivitas Farmakologis:
    Antibakteri Gram-positif (termasuk MRSA), Antijamur, Antivirus, Antiinflamasi, Antiproliferatif, Insektisida..
    Tampilkan
  2. Atranorin

    Golongan: Depside
    Bagian Tanaman: Talus
    Aktivitas Farmakologis:
    Analgesik, Antiinflamasi, Antiproliferatif/antikanker, Antimikroba, Dan Antioksidan Pada Studi In Vitro Dan Hewan..
    Tampilkan
  3. Asam evernat (evernic acid)

    Golongan: Depside
    Bagian Tanaman: Talus
    Aktivitas Farmakologis:
    Antibakteri, Antijamur, Antioksidan, Dan Penghambat Enzim Tertentu Secara In Vitro..
    Tampilkan
Tampilkan Semua Kandungan (+4)

V. Interaksi & Kontraindikasi Kayu Angin

Interaksi & Kontraindikasi Kayu Angin dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.

  1. Penggunaan bersamaan dengan suplemen antioksidan (misalnya vitamin C, vitamin E)

    Tingkat Resiko: Rendah
    Rekomendasi:
    Tidak ditemukan interaksi yang signifikan secara klinis. Namun, tetap konsultasikan dengan tenaga kesehatan jika digunakan dalam dosis tinggi atau jangka panjang.

  2. Penggunaan bersamaan dengan Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) seperti ibuprofen, aspirin, atau diklofenak

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Usnea barbata dapat mengiritasi mukosa lambung. Kombinasi dengan OAINS meningkatkan risiko iritasi, perdarahan lambung, dan tukak. Gunakan dengan hati-hati dan konsultasikan dengan dokter.

  3. Penggunaan bersamaan dengan Obat antikoagulan/antiplatelet (warfarin, clopidogrel, heparin)

    Tingkat Resiko: Sedang
    Rekomendasi:
    Usnea dan turunannya memiliki efek antiplatelet yang dapat meningkatkan risiko perdarahan bila dikombinasikan dengan antikoagulan. Pantau tanda-tanda perdarahan dan lakukan pemeriksaan INR secara berkala.

Tampilkan Semua Kontraindikasi (+3)

VI. Efek Samping Kayu Angin

Kayu Angin (Usnea barbata) adalah jenis lumut kerak yang sering digunakan dalam pengobatan tradisional sebagai agen antimikroba, antiinflamasi, dan ekspektoran. Namun, penggunaan tanaman ini, terutama jika dikonsumsi secara oral, dikaitkan dengan berbagai efek samping yang signifikan. Senyawa utama yang terkandung di dalamnya, yaitu asam usnat (usnic acid), diketahui memiliki sifat hepatotoksik. Beberapa laporan kasus medis telah mendokumentasikan bahwa konsumsi suplemen yang mengandung ekstrak Usnea barbata dapat menyebabkan cedera hati diinduksi oleh obat (drug-induced liver injury/DILI), yang bermanifestasi sebagai peningkatan enzim hati (ALT dan AST), ikterus (penyakit kuning), hepatitis akut, hingga gagal hati fulminan yang membutuhkan transplantasi hati.

Baca Semua Efek Samping

VII. FAQ Kayu Angin

Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Kayu Angin.

Apakah kayu angin (Usnea barbata) aman dikonsumsi setiap hari?
Belum dapat dikatakan aman. Kayu angin mengandung asam usnat yang pada penelitian toksikologi dapat menyebabkan kerusakan hati, dan belum ada dosis harian yang ditetapkan secara resmi. Penggunaan setiap hari tidak disarankan tanpa pengawasan tenaga kesehatan. Favreau et al. (2002); Cocchietto et al. (2002).
Apa saja senyawa fitokimia utama dalam Usnea barbata dan apa fungsinya?
Senyawa fitokimia utama dalam Usnea barbata adalah asam usnat, asam barbat, asam diffractaic, dan polisakarida. Asam usnat merupakan senyawa yang paling banyak diteliti dan berperan besar dalam aktivitas antibakteri, antijamur, dan antiinflamasi. Ingólfsdóttir (2002).
Bagaimana cara kerja asam usnat sebagai antimikroba?
Asam usnat bekerja antara lain sebagai agen pengurai fosforilasi oksidatif pada mitokondria sel mikroba, sehingga menghambat produksi ATP dan pertumbuhan bakteri. Efek ini terutama terlihat terhadap bakteri Gram-positif. Ingólfsdóttir (2002).
Apakah kayu angin dapat digunakan pada bayi dan anak-anak?
Tidak. Belum ada studi klinis yang memadai untuk menjamin keamanan dan dosis pada populasi pediatri. Potensi hepatotoksisitas asam usnat membuat kayu angin tidak boleh diberikan kepada bayi dan anak-anak tanpa pengawasan profesional. Favreau et al. (2002).
Apakah kayu angin aman digunakan oleh ibu hamil dan menyusui?
Tidak dianjurkan. Data keamanan penggunaan Usnea barbata pada kehamilan dan laktasi tidak tersedia. Mengingat asam usnat dapat memengaruhi fungsi hati, risiko pada ibu dan bayi tidak dapat dikecualikan. Boustie & Grube (2005).
Apa efek samping yang pernah dilaporkan akibat konsumsi produk mengandung asam usnat?
Kasus yang paling serius adalah hepatotoksisitas akut. Suplemen penurun berat badan yang mengandung usnat telah dilaporkan menyebabkan hepatitis akut pada beberapa orang, dengan gejala seperti mual, kelelahan, dan jaundice. Favreau et al. (2002).
Apakah kayu angin dapat menyembuhkan infeksi bakteri pada manusia?
Aktivitas antibakteri asam usnat baru terbukti secara in vitro, sedangkan uji klinis yang kuat pada manusia masih belum tersedia. Oleh karena itu, kayu angin tidak dapat direkomendasikan sebagai pengganti antibiotik yang diresepkan dokter. Ingólfsdóttir (2002).
Apakah kayu angin berinteraksi dengan obat lain?
Data interaksi obat dengan kayu angin masih terbatas. Karena potensi toksisitas hati, penggunaan bersamaan dengan obat-obatan yang juga berisiko hepatotoksik—misalnya parasetamol dosis tinggi—dapat meningkatkan risiko kerusakan hati. Konsultasi dengan tenaga kesehatan wajib dilakukan. Favreau et al. (2002).

Poko-Poko

Mentha arvensis

Akar Manis Jawa

Abrus precatorius

Cari: