Kasifikasi ilmiah Kayu Angin (Usnea barbata)
Author: (L.) Weber ex F.H. Wigg.
| Domain: | Eukaryota |
| Kerajaan: | Fungi |
| Subkerajaan: | Dikarya |
| Infrakerajaan: | Ascomycota |
| Superdivisi: | Ascomycota |
| Divisi: | Ascomycota |
| Subdivisi: | Pezizomycotina |
| Kelas: | Lecanoromycetes |
| Subkelas: | Lecanoromycetidae |
| Ordo: | Lecanorales |
| Famili: | Parmeliaceae |
| Subfamili: | Parmelioideae |
| Tribus: | Usneeae |
| Genus: | Usnea |
| Spesies: | Usnea barbata |
Usnea barbata, yang sering disebut sebagai lumut jenggot, adalah jenis lumut kerak yang punya tampilan unik seperti jumbai rambut panjang yang menggantung di dahan pohon. Tumbuhan ini biasanya hidup menempel pada kulit kayu di area yang udaranya bersih dan punya tingkat kelembapan tinggi, sehingga sering dijadikan indikator alami bahwa kualitas udara di suatu tempat masih sangat bagus.
Selain bentuknya yang artistik, lumut ini punya sejarah panjang dalam pengobatan tradisional karena mengandung senyawa usnic acid yang bersifat sebagai antibiotik alami. Kamu bisa menemukannya di hutan-hutan pegunungan, namun perlu diingat bahwa ia tumbuh sangat lambat dan sangat sensitif terhadap polusi udara, jadi kalau kamu melihatnya di alam, itu pertanda bahwa lingkungan di sekitarmu masih cukup asri.
Advertisement