Advertisement
Actaea racemosa, yang lebih dikenal sebagai Black Cohosh, adalah tanaman herbal menahun asli Amerika Utara bagian timur, termasuk dalam keluarga Ranunculaceae. Tanaman ini tumbuh liar di hutan-hutan teduh dan memiliki bunga putih yang harum serta rimpang (akar) berwarna gelap yang menjadi bagian utama yang digunakan secara medis. Secara tradisional, rimpang Black Cohosh telah lama digunakan oleh penduduk asli Amerika untuk mengatasi ketidaknyamanan menstruasi, nyeri sendi, dan sebagai tonik umum. Nama ilmiahnya terkadang masih merujuk pada sinonim Cimicifuga racemosa, terutama dalam literatur farmasi lama.
Tumbuh subur di area hutan yang teduh, lembap, dan memiliki tanah yang kaya nutrisi. Biasanya ditemukan di wilayah Amerika Utara bagian timur, sering bersembunyi di bawah kanopi pepohonan besar. Karakteristik/ciri-ciri Black Cohosh (Actaea racemosa):
| Bagian | Ciri-Ciri |
|---|---|
| Tinggi Tanaman | Bisa tumbuh tinggi banget, antara 1 sampai 2,5 meter pas lagi musim berbunga. |
| Daun | Daunnya lebar, berbentuk menyirip ganda (pinnate) dengan tepian yang bergerigi tajam, kelihatan mirip sama daun peterseli tapi versi raksasa. |
| Bunga | Bentuknya kayak lilin panjang yang menjulang ke atas (raceme), warnanya putih krem, dan aromanya agak menyengat atau kurang sedap. |
| Batang | Batangnya tegak, kokoh, dan tidak bercabang, biasanya muncul dari rimpang (batang bawah tanah) yang menebal. |
| Akar | Punya rimpang yang tebal dan berwarna gelap (makanya disebut Black Cohosh), ini bagian yang paling sering dimanfaatin buat ramuan herbal. |
| Buah | Setelah bunganya gugur, bakal muncul kapsul kering kecil berisi biji-biji yang bakal tersebar kalau kena angin. |
6 Manfaat Black Cohosh untuk kesehatan.
Mengikat dan mengaktifkan reseptor serotonin 5-HT1A dan 5-HT7 di hipotalamus, memodulasi termoregulasi. Juga berinteraksi dengan reseptor opioid μ dan κ, memengaruhi pelepasan neuropeptida termoregulatori.
Aktivasi reseptor GABA-A dan modulasi sistem orexin di hipotalamus, mengurangi arousal nokturnal. Peningkatan metabolisme melatonin mungkin terjadi melalui efek antioksidan.
Inhibisi jalur NF-κB dan COX-2, mengurangi produksi prostaglandin E2 dan sitokin pro-inflamasi (TNF-α, IL-6). Juga menghambat aktivasi MAPK p38.
Advertisement
8 Kandungan Fitokimia (Active Compounds) Black Cohosh.
Interaksi & Kontraindikasi Black Cohosh dengan obat, makanan, atau minuman lain, juga dengan kondisi tertentu.
Black Cohosh (Actaea racemosa) umumnya digunakan untuk meredakan gejala menopause, namun penggunaannya dapat menimbulkan berbagai efek samping, mulai dari keluhan ringan pada saluran pencernaan hingga potensi masalah kesehatan yang lebih serius. Efek samping yang paling sering dilaporkan meliputi gangguan lambung, mual, muntah, sakit kepala, pusing, serta berat badan meningkat. Pada beberapa individu, konsumsi suplemen ini juga dapat memicu kram perut, diare, dan munculnya rasa tidak nyaman pada bagian dada atau nyeri otot. Reaksi alergi seperti ruam kulit dan gatal-gatal juga pernah dicatat dalam beberapa kasus penggunaan.
Ringkasan Studi Klinis dan Meta-Analisis dari Black Cohosh.
Pertanyaan yang sering ditanyakan tentang Black Cohosh.