Literatur

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efektivitas dan keamanan black cohosh (Actaea racemosa) untuk gejala menopause: meta-analisis uji klinis acak

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    9 uji klinis acak; 1.315 wanita perimenopause/pascamenopause dengan keluhan vasomotor
    Dosis/Durasi:
    40 mg/hari ekstrak isopropanolik (mengandung 6,5 mg triterpen glikosida) selama 8–12 minggu
    Temuan:
    Black cohosh secara signifikan mengurangi frekuensi hot flushes dan memperbaiki skor skala menopause dibandingkan plasebo. Efek samping umumnya ringan, seperti gangguan gastrointestinal, dan tidak berbeda bermakna dari plasebo.
  2. Pengaruh black cohosh terhadap gejala menopause dan kualitas hidup pada wanita pascamenopause: uji klinis acak tersamar ganda

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    120 wanita pascamenopause usia 48–60 tahun dengan skor Kupperman ≥ 15
    Dosis/Durasi:
    40 mg ekstrak kering black cohosh per hari, dibagi dalam 2 kapsul (20 mg dua kali sehari), selama 16 minggu
    Temuan:
    Pemberian black cohosh selama 16 minggu menurunkan skor Kupperman dan meningkatkan kualitas tidur tanpa memengaruhi kadar estradiol. Perbaikan sudah tampak pada minggu ke-8 dan bertahan hingga akhir penelitian.
  3. Efek black cohosh pada hot flushes dan gangguan tidur pada wanita menopause: uji klinis acak

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    96 wanita menopause dengan frekuensi hot flushes rata-rata 7 episode per hari
    Dosis/Durasi:
    40 mg/hari ekstrak etanol 70% (distandardisasi 0,6% triterpen) selama 12 minggu
    Temuan:
    Suplementasi black cohosh 40 mg/hari selama 12 minggu mengurangi frekuensi hot flushes sekitar 40% dan memperbaiki indeks kualitas tidur Pittsburgh (PSQI) dibandingkan plasebo. Tidak ditemukan perubahan signifikan pada fungsi hati.
  4. Efektivitas black cohosh pada gejala menopause pada penyintas kanker payudara: meta-analisis

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    6 studi; 831 wanita dengan riwayat kanker payudara yang mengalami gejala menopause
    Dosis/Durasi:
    30–80 mg ekstrak distandardisasi per hari, dengan durasi 8–24 minggu
    Temuan:
    Black cohosh tidak meningkatkan risiko kekambuhan dan secara moderat memperbaiki hot flushes serta keringat malam pada penyintas kanker payudara. Efek terhadap gejala mood masih bervariasi antarstudi.
  5. Keamanan hepatobilier black cohosh (Actaea racemosa): tinjauan sistematis laporan kasus

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    42 laporan kasus dan studi kohort; total 4.570 pengguna black cohosh
    Dosis/Durasi:
    Beragam; umumnya dosis terapi 40 mg/hari, dengan durasi 1–12 bulan
    Temuan:
    Kejadian cedera hati terkait black cohosh sangat jarang, diperkirakan kurang dari 1 per 100.000 pengguna, dan banyak laporan tidak memiliki penilaian kausalitas yang lengkap. Penggunaan tidak disarankan pada wanita dengan gangguan fungsi hati.
  6. Aktivitas biologis dan fitokimia Actaea racemosa: ulasan menyeluruh

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Narrative Review
    Sampel:
    Tidak berlaku (artikel ulasan)
    Dosis/Durasi:
    Tidak berlaku
    Temuan:
    Black cohosh mengandung triterpen glikosida, asam fenolat, dan alkaloid yang berkontribusi pada efek serotonergik dan dopaminergik. Senyawa-senyawa ini tidak berikatan langsung dengan reseptor estrogen, sehingga efeknya terjadi tanpa stimulasi hormonal.
  7. Pengaruh black cohosh terhadap kualitas hidup dan gejala depresi pada wanita menopause: tinjauan sistematis

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    10 studi; 1.204 wanita menopause
    Dosis/Durasi:
    40–120 mg/hari, selama 8–12 minggu
    Temuan:
    Black cohosh memperbaiki skor kualitas hidup menopause (MENQOL) dan gejala depresi ringan dibandingkan plasebo. Namun, heterogenitas dosis dan durasi studi membatasi kekuatan rekomendasi klinis.

Advertisement


Cari: