Aktivitas antifraktur adalah kemampuan senyawa bioaktif dari herbal untuk mencegah atau mengurangi risiko patah tulang dengan meningkatkan kepadatan dan kekuatan tulang. Patah tulang sering terjadi pada osteoporosis, cedera, atau penuaan. Herbal dengan aktivitas antifraktur menawarkan pendekatan alami untuk menjaga kesehatan tulang. Mekanisme antifraktur pada herbal meliputi peningkatan kepadatan mineral tulang melalui stimulasi osteoblas, peningkatan sintesis kolagen yang memperkuat matriks tulang, peningkatan kekuatan mekanik tulang yang mengurangi risiko patah, dan efek antiosteoporotik yang mencegah keropos tulang. Isoflavon dari kedelai dan kurkumin dari kunyit memiliki efek protektif pada tulang. Dengan profil keamanan yang baik, herbal antifraktur menawarkan potensi untuk mendukung kesehatan tulang.
Advertisement