Aktivitas antiblastosis adalah kemampuan senyawa bioaktif dari herbal untuk menghambat pembentukan atau pertumbuhan blast (sel abnormal) yang dapat berkembang menjadi tumor atau kanker. Blast adalah sel progenitor yang belum matang yang dalam kondisi tertentu dapat mengalami transformasi menjadi sel kanker. Herbal dengan aktivitas antiblastosis menawarkan pendekatan alami untuk pencegahan kanker.
Mekanisme antiblastosis pada herbal meliputi penghambatan proliferasi sel abnormal melalui penghentian siklus sel, induksi apoptosis (kematian sel terprogram) pada sel abnormal, penghambatan angiogenesis yang mencegah suplai nutrisi ke sel abnormal, dan efek antiinflamasi yang mengurangi peradangan yang memicu transformasi sel. Kurkumin dari kunyit, katekin dari teh hijau, dan resveratrol dari anggur telah terbukti menghambat pertumbuhan sel abnormal melalui berbagai mekanisme. Dengan profil keamanan yang baik, herbal antiblastosis menawarkan potensi untuk pencegahan kanker.
Advertisement