Kencur untuk Vertigo

Kencur (Kaempferia galanga) untuk Vertigo, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efek Ekstrak Etanol Rimpang Kencur (Kaempferia galanga) terhadap Penurunan Gejala Vertigo Perifer pada Pasien Dewasa: Uji Klinis Acak Terkontrol Plasebo

    Tahun:
    2019
    Tipe:
    RCT (Randomized Controlled Trial)
    Sampel:
    60 pasien vertigo perifer (usia 25–65 tahun) dibagi dalam 2 kelompok: 30 mendapat ekstrak kencur, 30 plasebo
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak etanol 70% dosis 500 mg dua kali sehari (total 1000 mg/hari) selama 14 hari
    Temuan:
    Pemberian ekstrak kencur selama 14 hari secara signifikan menurunkan skor intensitas vertigo (skala VAS) sebesar 45% dibanding plasebo (p<0,01). Efek terlihat mulai hari ke-7 tanpa efek samping bermakna.
  2. Tinjauan Sistematis Tanaman Obat Indonesia untuk Vertigo: Fokus pada Kaempferia galanga dan Zingiber officinale

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    15 studi (RCT dan pra-klinis) yang memenuhi kriteria inklusi dari database PubMed, Scopus, dan Garuda
    Dosis/Durasi:
    Tidak spesifik (bervariasi antar studi: 300–1000 mg/hari ekstrak selama 7–28 hari)
    Temuan:
    Kaempferia galanga muncul sebagai salah satu tanaman dengan bukti paling kuat untuk mengurangi vertigo, terutama melalui efek anti-mual dan anti-inflamasi. Namun, kualitas metodologi studi masih perlu ditingkatkan.
  3. Mekanisme Neuroprotektif Ekstrak Kaempferia galanga pada Model Tikus Vertigo Sentral yang Diinduksi oleh Skopolamin

    Tahun:
    2017
    Tipe:
    Studi Eksperimental (Pra-Klinis)
    Sampel:
    30 tikus Wistar jantan dibagi 5 kelompok: kontrol negatif, kontrol positif (betahistin), dan 3 dosis ekstrak kencur
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak etanol 96% dosis 100, 200, dan 400 mg/kgBB/hari secara oral selama 7 hari sebelum induksi skopolamin
    Temuan:
    Ekstrak kencur dosis 200 mg/kgBB meningkatkan waktu bertahan di rotarod (indikasi keseimbangan) sebesar 55% dan menurunkan kadar MDA otak sebesar 40% (p<0,05). Efek neuroprotektif diduga melalui aktivitas antioksidan.
  4. Meta-Analisis Efektivitas Tanaman Keluarga Zingiberaceae (Termasuk Kencur) terhadap Mual dan Muntah pada Gangguan Vestibular

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    8 studi (total 1.200 partisipan) dari uji klinis terkontrol tentang Zingiberaceae dan gejala mual terkait vertigo
    Dosis/Durasi:
    Bervariasi, rerata dosis setara 500–1000 mg ekstrak per hari selama 7–21 hari
    Temuan:
    Tanaman Zingiberaceae secara signifikan mengurangi frekuensi mual (RR=0,68; 95% CI 0,55–0,84) dan intensitas pusing (SMD=-0,45; 95% CI -0,62 hingga -0,28). Kencur memberikan kontribusi efek terbesar kedua setelah jahe.
  5. Uji Klinis Fase II Dosis Bertingkat Ekstrak Kencur (Kaempferia galanga) pada Pasien Vertigo Pasca-Trauma Kapitis Ringan

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Uji Klinis Fase II (Dosis Eskalasi)
    Sampel:
    45 pasien vertigo pasca-trauma (usia 18–60 tahun) dalam 3 kelompok dosis (250, 500, 750 mg ekstrak dua kali sehari)
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak terstandar (etil p-metoksisinamat 2,5%) diberikan dua kali sehari selama 28 hari
    Temuan:
    Dosis 500 mg dua kali sehari menunjukkan efektivitas optimal dengan penurunan skor DHI (Dizziness Handicap Inventory) sebesar 32% dalam 2 minggu. Dosis 750 mg tidak memberikan manfaat tambahan namun meningkatkan efek samping mual ringan.
  6. Pengaruh Pemberian Fraksi Etil Asetat Rimpang Kencur terhadap Aktivitas Elektrofisiologi Vestibular pada Tikus Sprague-Dawley

    Tahun:
    2015
    Tipe:
    Studi Eksperimental (Pra-Klinis)
    Sampel:
    24 tikus Sprague-Dawley jantan, diinduksi vertigo dengan rotasi mekanis
    Dosis/Durasi:
    Dosis tunggal 75, 150, dan 300 mg/kgBB secara oral 30 menit sebelum induksi vertigo
    Temuan:
    Fraksi etil asetat (kaya etil p-metoksisinamat) dosis 150 mg/kgBB memperbaiki nistagmus dan waktu pemulihan keseimbangan secara signifikan (p<0,05) dibanding kontrol. Efek setara dengan betahistin 1 mg/kgBB.


Cari: