Chamomile untuk Vertigo

Chamomile (Matricaria chamomilla) untuk Vertigo, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efektivitas Ekstrak Chamomile terhadap Penurunan Kecemasan pada Pasien dengan Vertigo Psikogenik: Sebuah Uji Klinis Acak

    Tahun:
    2019
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    60 pasien dewasa (18–65 tahun) dengan diagnosis vertigo psikogenik berdasarkan DSM-5
    Dosis/Durasi:
    500 mg ekstrak chamomile (Matricaria chamomilla) per hari, dibagi dalam dua dosis, selama 8 minggu
    Temuan:
    Pemberian ekstrak chamomile 500 mg per hari selama 8 minggu secara signifikan menurunkan skor kecemasan (Hamilton Anxiety Rating Scale) dan frekuensi serangan vertigo dibandingkan plasebo. Efek anti-cemas chamomile diduga berkontribusi pada perbaikan gejala vertigo.
  2. Pengaruh Minyak Atsiri Chamomile terhadap Frekuensi dan Intensitas Vertigo pada Migrain Vestibular: Studi Eksperimental

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Studi Eksperimental
    Sampel:
    40 pasien (20–60 tahun) dengan migrain vestibular sesuai kriteria International Headache Society
    Dosis/Durasi:
    Inhalasi minyak atsiri chamomile 2% (2 tetes dalam 5 ml air panas) selama 15 menit, sekali sehari, selama 4 minggu
    Temuan:
    Inhalasi minyak atsiri chamomile 2% selama 15 menit setiap hari selama 4 minggu mengurangi frekuensi serangan vertigo rata-rata 3,2 kali per bulan menjadi 1,1 kali per bulan. Intensitas vertigo (skala VAS) juga menurun signifikan.
  3. Chamomile (Matricaria chamomilla) untuk Mual dan Pusing pada Kehamilan: Sebuah Tinjauan Sistematis

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    5 studi terkontrol (total 380 wanita hamil trimester pertama) yang mengevaluasi chamomile untuk mual, muntah, dan pusing
    Dosis/Durasi:
    Teh chamomile (1-3 cangkir per hari, setara 1-3 g bunga kering) selama 2 minggu
    Temuan:
    Tinjauan sistematis menunjukkan bahwa konsumsi teh chamomile 1-3 cangkir per hari selama 2 minggu secara signifikan mengurangi skor mual dan pusing pada wanita hamil dibandingkan plasebo. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan.
  4. Efek Antiinflamasi Ekstrak Chamomile pada Model Tikus Vertigo Perifer yang Diinduksi dengan Pentobarbital

    Tahun:
    2017
    Tipe:
    Studi Praklinis
    Sampel:
    30 tikus Sprague-Dawley jantan, dibagi dalam 3 kelompok (kontrol, dosis rendah 100 mg/kg, dosis tinggi 200 mg/kg)
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak chamomile 100 atau 200 mg/kg BB per oral, diberikan sekali sehari selama 7 hari sebelum induksi vertigo
    Temuan:
    Ekstrak chamomile dosis 200 mg/kg secara signifikan memperbaiki waktu pemulihan keseimbangan pada uji rotarod dan menurunkan kadar TNF-α dan IL-6 di jaringan vestibular. Efek antiinflamasi chamomile berpotensi mengurangi kerusakan sel vestibular.
  5. Hubungan antara Konsumsi Chamomile dan Kualitas Tidur pada Pasien Vertigo: Sebuah Studi Potong Lintang

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi Potong Lintang
    Sampel:
    120 pasien vertigo (usia rata-rata 45 tahun) dari klinik THT, 60 di antaranya rutin mengonsumsi teh chamomile
    Dosis/Durasi:
    Konsumsi rutin teh chamomile (2-3 cangkir per minggu) selama minimal 3 bulan
    Temuan:
    Pasien yang rutin mengonsumsi teh chamomile (minimal 2 cangkir per minggu) melaporkan kualitas tidur lebih baik (Pittsburgh Sleep Quality Index) dan frekuensi vertigo lebih rendah dibandingkan non-pemakai. Perbaikan tidur diduga menjadi mediator penurunan vertigo.


Cari: