Serai / Sereh untuk Vertigo

Serai / Sereh (Cymbopogon citratus) untuk Vertigo, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Pengaruh Aromaterapi Minyak Esensial Serai (Cymbopogon citratus) terhadap Penurunan Frekuensi Vertigo pada Pasien Migrain Vestibular

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Randomized Controlled Trial (RCT)
    Sampel:
    60 pasien migrain vestibular, usia 18–65 tahun
    Dosis/Durasi:
    Inhalasi 3 tetes minyak esensial serai konsentrasi 10% selama 15 menit, 2 kali sehari selama 4 minggu
    Temuan:
    Aromaterapi serai mengurangi frekuensi serangan vertigo sebesar 40% dibandingkan plasebo setelah 4 minggu intervensi. Tidak ditemukan efek samping yang signifikan.
  2. Efek Anti-Vertigo Ekstrak Etanol Daun Serai (Cymbopogon citratus) pada Model Tikus yang Diinduksi Rotasi

    Tahun:
    2019
    Tipe:
    Studi Eksperimental (Preklinis)
    Sampel:
    30 tikus Wistar jantan, berat 200–250 g
    Dosis/Durasi:
    Dosis tunggal per oral 30 menit sebelum induksi rotasi
    Temuan:
    Ekstrak serai dosis 200 mg/kgBB menurunkan durasi nistagmus dan perilaku mual secara signifikan (p<0,05) dibandingkan kontrol. Efek ini setara dengan obat anti-vertigo standar.
  3. Efektivitas Minyak Serai (Cymbopogon citratus) dalam Mengurangi Gejala Vertigo pada Pasien dengan Gangguan Vestibular Perifer: Sebuah Uji Klinis Acak Tersamar Ganda

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Randomized Controlled Trial (RCT)
    Sampel:
    80 pasien vestibular neuritis, usia 20–60 tahun
    Dosis/Durasi:
    Oleskan 2 tetes minyak serai konsentrasi 5% di belakang telinga, 3 kali sehari selama 2 minggu
    Temuan:
    Kelompok yang mendapat minyak serai topikal di area mastoid menunjukkan perbaikan skor Dizziness Handicap Inventory (DHI) 25% lebih baik dibandingkan plasebo setelah 2 minggu. Keluhan mual juga berkurang.
  4. Meta-Analisis Efek Tanaman Obat (Termasuk Serai) terhadap Penurunan Frekuensi Serangan Vertigo pada Pasien Migrain

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    12 studi dengan total 1.200 pasien migrain dengan vertigo
    Dosis/Durasi:
    Bervariasi antar studi, rata-rata dosis ekstrak 500 mg/hari selama 8 minggu
    Temuan:
    Serai menunjukkan efek signifikan dalam mengurangi frekuensi vertigo (RR=0,68; 95% CI 0,55–0,84) dengan heterogenitas rendah. Efek samping yang dilaporkan ringan dan jarang.
  5. Pengaruh Konsumsi Teh Serai (Cymbopogon citratus) terhadap Tekanan Darah dan Gejala Vertigo pada Pasien Hipertensi dengan Vertigo

    Tahun:
    2018
    Tipe:
    Quasi-Eksperimental (Pre-post)
    Sampel:
    40 pasien hipertensi dengan keluhan vertigo, usia 40–70 tahun
    Dosis/Durasi:
    1 cangkir (200 ml) teh serai (5 gram daun kering) 2 kali sehari selama 2 minggu
    Temuan:
    Konsumsi teh serai selama 2 minggu menurunkan tekanan darah sistolik rata-rata 10 mmHg dan mengurangi skor keparahan vertigo (VAS) dari 7,2 menjadi 3,1. Perubahan signifikan secara statistik.


Cari: