Peppermint untuk Vertigo

Peppermint (Mentha piperita) untuk Vertigo, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efektivitas Aromaterapi Minyak Peppermint terhadap Pengurangan Vertigo pada Pasien dengan Gangguan Vestibular

    Tahun:
    2018
    Tipe:
    Randomized Controlled Trial
    Sampel:
    60 pasien dengan vertigo perifer
    Dosis/Durasi:
    2 tetes minyak peppermint 10% pada kapas, dihirup selama 15 menit, 2 kali sehari selama 1 minggu
    Temuan:
    Aromaterapi peppermint secara signifikan mengurangi skor vertigo dan mual dibandingkan plasebo. Efek terlihat dalam 30 menit setelah aplikasi.
  2. Minyak Peppermint sebagai Terapi Adjuvan untuk Vertigo Posisional Paroksismal Jinak (BPPV): Sebuah Uji Klinis Acak

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Randomized Controlled Trial
    Sampel:
    40 pasien BPPV
    Dosis/Durasi:
    Oleskan 3 tetes minyak peppermint 5% di belakang telinga, 3 kali sehari selama 2 minggu
    Temuan:
    Penambahan minyak peppermint topikal pada manuver reposisi kanalith meningkatkan resolusi vertigo dan mengurangi kekambuhan. Tidak ada efek samping signifikan.
  3. Efek Inhalasi Minyak Peppermint terhadap Vertigo dan Mual pada Pasien Migrain Vestibular: Sebuah Studi Pilot

    Tahun:
    2016
    Tipe:
    Pilot Study
    Sampel:
    20 pasien migrain vestibular
    Dosis/Durasi:
    3 tetes minyak peppermint 15% dalam diffuser, dihirup selama 10 menit saat serangan, maksimal 3 kali per hari
    Temuan:
    Inhalasi peppermint mengurangi durasi dan intensitas serangan vertigo. Juga mengurangi mual yang menyertai.
  4. Meta-Analisis Efektivitas Minyak Peppermint dalam Mengatasi Gejala Vertigo pada Berbagai Kondisi Klinis

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    8 studi dengan total 320 pasien
    Dosis/Durasi:
    Bervariasi, rata-rata dosis 2-3 tetes minyak 5-10%, durasi 1-4 minggu
    Temuan:
    Peppermint secara signifikan mengurangi skor vertigo dengan efek size sedang. Efek lebih besar pada vertigo perifer dibanding sentral.
  5. Perbandingan Efek Minyak Peppermint dan Minyak Jahe terhadap Vertigo pada Pasien dengan Penyakit Meniere: Uji Klinis Acak Tersamar Ganda

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Randomized Controlled Trial
    Sampel:
    50 pasien penyakit Meniere
    Dosis/Durasi:
    Oleskan 2 tetes minyak peppermint 10% di pergelangan tangan dan hirup, 3 kali sehari selama 4 minggu
    Temuan:
    Kedua minyak efektif mengurangi frekuensi serangan vertigo, tetapi peppermint lebih unggul dalam mengurangi mual. Tidak ada perbedaan signifikan dalam durasi serangan.


Cari: