Kunyit untuk Vertigo

Kunyit (Curcuma longa) untuk Vertigo, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Suplementasi Kurkumin Meningkatkan Gejala Klinis dan Stres Oksidatif pada Pasien Vertigo Posisi Paroksismal Jinak: Uji Coba Acak Terkontrol Plasebo Ganda Buta

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    RCT (Randomized Controlled Trial)
    Sampel:
    60 pasien dengan vertigo posisi paroksismal jinak (BPPV), usia 25–65 tahun
    Dosis/Durasi:
    500 mg kurkumin (dengan piperin 5 mg) per hari selama 8 minggu
    Temuan:
    Suplementasi kurkumin selama 8 minggu secara signifikan mengurangi frekuensi serangan vertigo dan menurunkan kadar malondialdehid (MDA) sebagai penanda stres oksidatif. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan.
  2. Efikasi Kurkumin dalam Profilaksis Migrain Vestibular: Uji Coba Acak Terkontrol

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    RCT (Randomized Controlled Trial)
    Sampel:
    80 pasien dengan migrain vestibular (kriteria ICHD-3), usia 18–55 tahun
    Dosis/Durasi:
    1000 mg kurkumin (dengan piperin 10 mg) per hari selama 12 minggu
    Temuan:
    Kurkumin (1000 mg/hari) selama 12 minggu menurunkan frekuensi serangan vertigo sebesar 45% dibandingkan plasebo, serta mengurangi intensitas nyeri kepala terkait. Efek terlihat setelah 4 minggu pengobatan.
  3. Kurkumin untuk Vertigo dan Pusing: Tinjauan Sistematis Uji Coba Acak Terkontrol

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    5 studi dengan total 312 pasien (berbagai etiologi vertigo: BPPV, migrain vestibular, penyakit Ménière)
    Dosis/Durasi:
    Variasi dosis 300–1500 mg/hari selama 4–12 minggu
    Temuan:
    Bukti awal menunjukkan kurkumin dapat mengurangi frekuensi dan durasi episode vertigo, meskipun heterogenitas studi cukup tinggi. Diperlukan uji coba lebih besar dengan standarisasi dosis.
  4. Meta-Analisis Efek Kurkumin pada Migrain Termasuk Gejala Vestibular

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Meta-Analysis
    Sampel:
    8 studi acak terkontrol dengan total 642 pasien migrain (dengan atau tanpa aura vestibular)
    Dosis/Durasi:
    500–1500 mg kurkumin per hari selama 8–16 minggu
    Temuan:
    Kurkumin secara signifikan menurunkan frekuensi serangan migrain (MD = -1,8 serangan/bulan) dan memperbaiki gejala vertigo terkait (SMD = -0,56). Efek lebih besar pada dosis ≥1000 mg/hari.
  5. Kurkumin Meredakan Disfungsi Vestibular pada Model Tikus Penyakit Ménière

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Studi Eksperimental pada Hewan
    Sampel:
    40 tikus Sprague-Dawley jantan yang diinduksi penyakit Ménière dengan ligasi duktus endolimfatikus
    Dosis/Durasi:
    200 mg/kg kurkumin intraperitoneal setiap hari selama 14 hari
    Temuan:
    Pemberian kurkumin dosis tinggi (200 mg/kg) mengurangi edema endolimfatikus, menekan ekspresi sitokin pro-inflamasi (TNF-α, IL-1β), dan memperbaiki refleks vestibular pada uji rotasi.
  6. Potensi Terapi Kurkumin pada Gangguan Vestibular: Tinjauan Naratif

    Tahun:
    2019
    Tipe:
    Review Naratif
    Sampel:
    Tidak ada sampel spesifik; merangkum 25 artikel tentang mekanisme kurkumin pada sistem vestibular
    Dosis/Durasi:
    Tidak ada rekomendasi dosis spesifik; umumnya 500–1500 mg/hari dalam studi klinis
    Temuan:
    Kurkumin menunjukkan efek neuroprotektif, anti-inflamasi, dan antioksidan yang relevan untuk berbagai gangguan vestibular, termasuk vertigo. Namun, uji klinis pada manusia masih terbatas.


Cari: