Sampel:
30 mencit BALB/c yang diinfeksi M. tuberculosis H37Rv, dibagi menjadi kelompok kontrol, dosis rendah dan tinggi ekstrak teh hijau
Dosis/Durasi:
Ekstrak teh hijau 100 dan 200 mg/kg/hari secara oral selama 4 minggu pasca infeksi
Temuan:
Pemberian ekstrak teh hijau dosis tinggi (200 mg/kg) secara signifikan mengurangi beban bakteri di paru-paru dan meningkatkan kadar IFN-γ dan TNF-α dibandingkan kontrol.