Sampel:
40 mencit BALB/c jantan yang diinfeksi M. tuberculosis H37Rv, dibagi menjadi 4 kelompok (kontrol, dosis rendah, sedang, tinggi)
Dosis/Durasi:
Ekstrak jahe diberikan secara oral dengan dosis 100, 200, dan 400 mg/kgBB/hari selama 28 hari setelah infeksi
Temuan:
Pemberian ekstrak jahe dosis 200 mg/kgBB selama 4 minggu menurunkan jumlah koloni bakteri di paru hingga 2 log CFU dan meningkatkan kadar IFN-γ serta IL-12 secara signifikan.