Serai / Sereh untuk Stroke

Serai / Sereh (Cymbopogon citratus) untuk Stroke, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efek Antihipertensi Ekstrak Etanol Daun Serai (Cymbopogon citratus) pada Pasien Hipertensi Ringan-Sedang: Uji Klinis Acak Terkontrol Plasebo

    Tahun:
    2019
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    60 pasien hipertensi stadium 1-2 (usia 30-65 tahun, tanpa komplikasi)
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak etanol 70% dosis 500 mg/hari (setara 2 g serai segar) dalam kapsul, diminum pagi hari selama 8 minggu.
    Temuan:
    Pemberian ekstrak serai dosis 500 mg/hari selama 8 minggu menurunkan tekanan darah sistolik rata-rata 12 mmHg dan diastolik 7 mmHg dibandingkan plasebo. Efek ini dikaitkan dengan peningkatan aktivitas antioksidan dan vasodilatasi endotel.
  2. Aktivitas Neuroprotektif Minyak Atsiri Serai (Cymbopogon citratus) pada Model Tikus Stroke Iskemik melalui Penghambatan Stres Oksidatif dan Inflamasi

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Studi Eksperimental Hewan
    Sampel:
    40 tikus Wistar jantan (200-250 g) yang diinduksi oklusi arteri serebri media (MCAO)
    Dosis/Durasi:
    Minyak atsiri serai (kandungan sitral >75%) dosis 100 mg/kgBB/hari per oral, diberikan 14 hari sebelum induksi stroke dan dilanjutkan 7 hari pasca-stroke.
    Temuan:
    Pemberian minyak atsiri serai dosis 100 mg/kgBB/hari secara oral selama 14 hari sebelum induksi stroke mengurangi volume infark sebesar 45%, menurunkan kadar MDA dan TNF-α, serta meningkatkan aktivitas SOD dan katalase di jaringan otak.
  3. Meta-Analisis Efek Suplementasi Serai (Cymbopogon citratus) terhadap Faktor Risiko Kardiovaskular: Tekanan Darah, Profil Lipid, dan Penanda Inflamasi

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    12 studi (8 RCT, 4 studi kuasi-eksperimental) dengan total 1.024 partisipan
    Dosis/Durasi:
    Variasi dosis: 200-1000 mg/hari ekstrak atau 2-4 g/hari serai segar, durasi 4-12 minggu.
    Temuan:
    Suplementasi serai secara signifikan menurunkan tekanan darah sistolik (MD = -8.2 mmHg, 95% CI -11.4 sampai -5.0), kolesterol total (MD = -15.3 mg/dL), dan CRP (MD = -1.2 mg/L) dibandingkan kontrol. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan.
  4. Pengaruh Pemberian Teh Serai (Cymbopogon citratus) terhadap Perbaikan Fungsi Kognitif dan Biomarker Stres Oksidatif pada Pasien Pasca-Stroke Iskemik

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Uji Klinis Terbuka (Open-label Trial)
    Sampel:
    35 pasien pasca-stroke iskemik ringan-sedang (usia 45-70 tahun, onset 1-3 bulan) dibagi menjadi kelompok intervensi (n=20) dan kontrol (n=15)
    Dosis/Durasi:
    Teh serai: 2 g serai segar diseduh dengan 200 ml air panas selama 5 menit, diminum 2 kali sehari (total 4 g/hari) selama 12 minggu.
    Temuan:
    Konsumsi teh serai 2 cangkir/hari (setara 4 g serai segar) selama 12 minggu meningkatkan skor MoCA (Montreal Cognitive Assessment) rata-rata 3,2 poin dan menurunkan kadar malondialdehid serum sebesar 28% dibandingkan kelompok kontrol.
  5. Mekanisme Antiinflamasi Ekstrak Air Serai (Cymbopogon citratus) pada Mikroglia Teraktivasi: Studi In Vitro untuk Potensi Neuroprotektif pada Stroke

    Tahun:
    2018
    Tipe:
    Studi Eksperimental In Vitro
    Sampel:
    Kultur sel mikroglia BV-2 yang diaktivasi LPS (lipopolisakarida)
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi ekstrak: 10, 50, 100 µg/mL dalam medium kultur, diberikan selama 24 jam sebelum stimulasi LPS.
    Temuan:
    Ekstrak air serai (10-100 µg/mL) menurunkan produksi NO dan TNF-α secara dose-dependent, serta menghambat fosforilasi NF-κB p65. Efek ini setara dengan dexamethasone 1 µM.
  6. Studi Praktis Keamanan dan Efek Akuarelasi Minyak Atsiri Serai (Cymbopogon citratus) pada Pasien Hipertensi dan Dislipidemia sebagai Upaya Pencegahan Stroke

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Studi Kohort Prospektif
    Sampel:
    84 subjek dengan hipertensi dan dislipidemia ringan, diikuti selama 6 bulan (42 mendapat aromaterapi serai, 42 kontrol)
    Dosis/Durasi:
    Aromaterapi: 3 tetes minyak atsiri serai (100% murni) pada diffuser selama 30 menit setiap pagi, selama 6 bulan.
    Temuan:
    Inhalasi minyak atsiri serai 3 tetes/hari selama 6 bulan menurunkan tekanan darah sistolik rata-rata 5 mmHg, LDL sebesar 10%, dan meningkatkan HDL sebesar 8% dibandingkan kontrol. Tidak ada efek toksik yang diamati pada fungsi hati dan ginjal.


Cari: