Sampel:
5 isolat bakteri (Staphylococcus aureus, Streptococcus pneumoniae, Haemophilus influenzae, Moraxella catarrhalis, Pseudomonas aeruginosa)
Dosis/Durasi:
Konsentrasi 0,25%–2% v/v, diinkubasi selama 24 jam pada suhu 37°C
Temuan:
Minyak atsiri serai menunjukkan zona hambat yang signifikan terhadap semua bakteri uji, dengan aktivitas tertinggi terhadap Staphylococcus aureus pada konsentrasi hambat minimum (MIC) 0,5% v/v. Mekanisme diduga terkait dengan kandungan sitral yang merusak membran sel bakteri.