Sampel:
40 ekor tikus jantan Wistar yang diinduksi osteoporosis dengan deksametason, dibagi 4 kelompok (kontrol, dosis rendah, sedang, tinggi)
Dosis/Durasi:
Ekstrak air temulawak dosis 75, 150, dan 300 mg/kgBB per oral selama 6 minggu.
Temuan:
Ekstrak temulawak dosis 150 mg/kgBB meningkatkan ekspresi gen Runx2 dan osteokalsin (osteoblas) serta menekan RANKL (osteoklas) secara signifikan. Temulawak memperbaiki mikroarsitektur tulang trabekular dan mencegah kehilangan tulang akibat glukokortikoid.