Sambiloto untuk Osteoporosis

Sambiloto (Andrographis paniculata) untuk Osteoporosis, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Andrografolid menghambat osteoklastogenesis yang diinduksi RANKL dan mencegah kehilangan tulang pada tikus yang diovariektomi

    Tahun:
    2016
    Tipe:
    Studi Eksperimental In Vivo
    Sampel:
    Tikus betina C57BL/6 yang diovariektomi (n=30)
    Dosis/Durasi:
    Dosis 10 mg/kg BB/hari secara oral selama 8 minggu
    Temuan:
    Andrografolid secara signifikan menekan diferensiasi osteoklas dan resorpsi tulang melalui jalur NF-κB dan MAPK. Pemberian andrografolid juga mencegah penurunan kepadatan tulang pada tikus osteoporosis pasca-menopause.
  2. Ekstrak Andrographis paniculata melindungi terhadap osteoporosis pada tikus yang diovariektomi melalui regulasi jalur Wnt/β-katenin

    Tahun:
    2019
    Tipe:
    Studi Eksperimental In Vivo
    Sampel:
    Tikus Sprague-Dawley betina yang diovariektomi (n=40)
    Dosis/Durasi:
    Dosis 200 mg/kg BB/hari secara oral selama 12 minggu
    Temuan:
    Ekstrak etanol Sambiloto meningkatkan aktivitas osteoblas dan mineralisasi tulang dengan mengaktifkan sinyal Wnt/β-katenin. Kepadatan mineral tulang femur meningkat secara signifikan dibandingkan kelompok kontrol osteoporosis.
  3. Tinjauan sistematis efek farmakologis Andrographis paniculata pada metabolisme tulang

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    18 studi in vitro dan in vivo yang memenuhi kriteria inklusi
    Dosis/Durasi:
    Tidak ada data dosis tunggal (bervariasi antar studi)
    Temuan:
    Andrografolid dan ekstrak Sambiloto menunjukkan efek anti-osteoporosis melalui inhibisi osteoklas dan stimulasi osteoblas. Sebagian besar studi menunjukkan potensi sebagai agen terapeutik untuk osteoporosis, namun uji klinis manusia masih terbatas.
  4. Pengaruh andrografolid terhadap diferensiasi osteoblas dan ekspresi penanda tulang pada sel punca mesenkimal manusia

    Tahun:
    2014
    Tipe:
    Studi Eksperimental In Vitro
    Sampel:
    Sel punca mesenkimal sumsum tulang manusia (hMSCs) dari 3 donor
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi 1-10 μM selama 14-21 hari kultur
    Temuan:
    Andrografolid meningkatkan diferensiasi osteogenik hMSCs yang ditunjukkan oleh peningkatan aktivitas alkaline fosfatase dan mineralisasi matriks. Ekspresi gen Runx2 dan osteocalcin juga meningkat secara signifikan.
  5. Suplementasi Andrographis paniculata meningkatkan kepadatan tulang pada wanita pascamenopause: uji klinis acak tersamar ganda

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    RCT (Uji Klinis Acak)
    Sampel:
    60 wanita pascamenopause (usia 50-65 tahun) dengan osteopenia
    Dosis/Durasi:
    Kapsul ekstrak standar 300 mg (mengandung 30 mg andrografolid) dua kali sehari selama 24 minggu
    Temuan:
    Suplementasi ekstrak Sambiloto selama 6 bulan secara signifikan meningkatkan BMD (Bone Mineral Density) lumbar spine dan mengurangi kadar CTX-1 (penanda resorpsi tulang) dibandingkan plasebo. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan.


Cari: