Sampel:
8 RCT dengan total 620 pasien migrain, termasuk 2 studi yang menggunakan minyak esensial serai.
Dosis/Durasi:
Dosis bervariasi: inhalasi 3–5 tetes minyak esensial 5–10% selama 10–20 menit, digunakan pada awal serangan atau secara profilaksis 2 kali sehari selama 8 minggu.
Temuan:
Aromaterapi dengan minyak esensial serai, peppermint, dan lavender secara signifikan menurunkan frekuensi serangan migrain rata-rata 2,5 kali per bulan dibandingkan plasebo. Efek terbesar terlihat pada kelompok serai dengan penurunan intensitas nyeri 40%.