Bawang Putih untuk Melanoma

Bawang Putih (Allium sativum) untuk Melanoma, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Diallyl trisulfide menginduksi apoptosis dan autophagy pada sel melanoma manusia melalui disfungsi mitokondria yang dimediasi ROS

    Tahun:
    2012
    Tipe:
    Studi In Vitro
    Sampel:
    Sel melanoma A375 dan G361
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi 20–80 µM selama 24–48 jam
    Temuan:
    Diallyl trisulfide memicu apoptosis dan autophagy sel melanoma dengan meningkatkan produksi ROS dan mengganggu fungsi mitokondria.
  2. S-allylmercaptocysteine menghambat proliferasi dan invasi sel melanoma melalui penargetan sinyal STAT3

    Tahun:
    2016
    Tipe:
    Studi In Vitro dan In Vivo
    Sampel:
    Sel melanoma B16-F10 (in vitro) dan mencit C57BL/6 (in vivo, n=10 per grup)
    Dosis/Durasi:
    In vitro: 50–200 µM selama 48 jam; In vivo: 50 mg/kgBB/hari per oral selama 21 hari
    Temuan:
    S-allylmercaptocysteine menekan proliferasi dan invasi sel melanoma serta menghambat pertumbuhan tumor pada model mencit.
  3. Ekstrak bawang putih tua menghambat pertumbuhan dan metastasis melanoma pada mencit

    Tahun:
    2014
    Tipe:
    Studi In Vivo
    Sampel:
    Mencit C57BL/6 yang diinjeksi sel melanoma B16-F10 (n=12 per grup)
    Dosis/Durasi:
    100 mg/kgBB/hari per oral selama 28 hari
    Temuan:
    Pemberian ekstrak bawang putih tua secara oral secara signifikan menekan pertumbuhan tumor primer dan metastasis paru pada mencit melanoma.
  4. Konsumsi Allium sativum (bawang putih) dan risiko melanoma: sebuah tinjauan sistematis dan meta-analisis studi kohort

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    5 studi kohort dengan total 200.000 partisipan
    Dosis/Durasi:
    Variasi konsumsi ≥2 siung per minggu
    Temuan:
    Konsumsi bawang putih secara teratur dikaitkan dengan penurunan risiko melanoma sebesar 18% (RR 0,82; 95% CI 0,70–0,96).
  5. Allicin menghambat migrasi dan invasi sel melanoma melalui penurunan ekspresi MMP-2 dan MMP-9

    Tahun:
    2019
    Tipe:
    Studi In Vitro
    Sampel:
    Sel melanoma B16-F10 dan A375
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi 10–40 µM selama 24 jam
    Temuan:
    Allicin secara signifikan mengurangi migrasi dan invasi sel melanoma dengan menurunkan ekspresi matrix metalloproteinase MMP-2 dan MMP-9.
  6. Diallyl disulfide menginduksi penangkapan siklus sel fase G2/M dan apoptosis pada sel melanoma melalui aktivasi p53

    Tahun:
    2017
    Tipe:
    Studi In Vitro
    Sampel:
    Sel melanoma SK-MEL-2
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi 25–100 µM selama 24–48 jam
    Temuan:
    Diallyl disulfide menyebabkan penangkapan siklus sel pada fase G2/M dan menginduksi apoptosis yang bergantung pada protein p53.


Cari: