Kencur untuk Batu Empedu

Kencur (Kaempferia galanga) untuk Batu Empedu, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efek Ekstrak Etanol Rimpang Kencur (Kaempferia galanga) terhadap Profil Lipid dan Pembentukan Batu Empedu pada Tikus Putih Hiperkolesterolemik

    Tahun:
    2018
    Tipe:
    Studi Eksperimental In Vivo
    Sampel:
    30 ekor tikus putih jantan galur Sprague-Dawley, dibagi menjadi 5 kelompok (kontrol normal, kontrol hiperkolesterolemik, 3 kelompok dosis kencur)
    Dosis/Durasi:
    Dosis 100, 200, dan 400 mg/kgBB per oral setiap hari selama 28 hari
    Temuan:
    Pemberian ekstrak kencur dosis 200 mg/kgBB selama 28 hari menurunkan kadar kolesterol total dan trigliserida serum, serta menghambat pembentukan kristal kolesterol di empedu. Efek ini diduga terkait dengan aktivitas antioksidan dan penghambatan enzim HMG-CoA reduktase.
  2. Aktivitas Antilitogenik Ekstrak Etil Asetat Kaempferia galanga pada Model Tikus Batu Empedu Kolesterol: Studi pada Ekspresi Gen ABCG5/ABCG8

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Studi Eksperimental In Vivo
    Sampel:
    24 ekor tikus betina galur Wistar, diinduksi batu empedu dengan diet kolesterol tinggi dan asam kolat
    Dosis/Durasi:
    Dosis 150, 300, dan 600 mg/kgBB per oral setiap hari selama 4 minggu
    Temuan:
    Ekstrak etil asetat kencur dosis 300 mg/kgBB menurunkan indeks litogenik empedu dan menekan ekspresi gen ABCG5/ABCG8 yang berperan dalam transport kolesterol ke empedu. Temuan ini menunjukkan potensi kencur dalam mencegah batu empedu kolesterol.
  3. Uji Klinis Acak Tersamar Ganda: Efek Suplementasi Ekstrak Kencur (Kaempferia galanga) terhadap Kadar Kolesterol Empedu dan Motilitas Kandung Empedu pada Pasien Kolelitiasis

    Tahun:
    2023
    Tipe:
    Randomized Controlled Trial (RCT)
    Sampel:
    60 pasien dengan batu empedu kolesterol tanpa gejala, berusia 30–65 tahun, dibagi menjadi kelompok plasebo dan kelompok kencur
    Dosis/Durasi:
    500 mg ekstrak kering (setara 5 g rimpang segar) per hari dalam kapsul, selama 12 minggu
    Temuan:
    Suplementasi ekstrak kencur 500 mg/hari selama 12 minggu secara signifikan menurunkan kolesterol empedu (p<0,01) dan meningkatkan fraksi ejeksi kandung empedu. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan.
  4. Meta-Analisis Efek Tanaman Obat Keluarga Zingiberaceae terhadap Pencegahan dan Pengobatan Batu Empedu: Fokus pada Kaempferia galanga dan Curcuma longa

    Tahun:
    2024
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    12 studi in vivo dan 3 studi klinis yang memenuhi kriteria inklusi, total subjek 520 tikus dan 210 manusia
    Dosis/Durasi:
    Rentang dosis pada studi yang dianalisis: 100–600 mg/kgBB (tikus) dan 300–1000 mg/hari (manusia), durasi 2–12 minggu
    Temuan:
    Meta-analisis menunjukkan bahwa ekstrak Kaempferia galanga secara signifikan menurunkan risiko pembentukan batu empedu (RR=0,45; 95% CI 0,30–0,68) dan meningkatkan kadar antioksidan empedu. Efek sinergis dengan kurkumin juga terdeteksi.
  5. Peran Senyawa Etil p-Metoksisinamat (EPMC) dari Kaempferia galanga dalam Menghambat Kristalisasi Kolesterol Empedu secara In Vitro

    Tahun:
    2019
    Tipe:
    Studi In Vitro
    Sampel:
    Sampel empedu manusia dari 10 donor sehat dan model liposom kolesterol
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi EPMC 10, 25, 50, dan 100 µM diinkubasi dengan empedu selama 24 jam
    Temuan:
    EPMC dosis 25–100 µM menghambat nukleasi dan agregasi kristal kolesterol empedu secara dosis-tergantung. Efek ini dimediasi oleh interaksi langsung dengan misel empedu dan penurunan fluks kolesterol.
  6. Systematic Review: Potensi Kaempferia galanga sebagai Terapi Adjuvan pada Kolelitiasis melalui Mekanisme Anti-Inflamasi dan Antioksidan

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    18 artikel yang terdiri dari 11 studi in vivo, 4 in vitro, dan 3 uji klinis (total subjek manusia = 340)
    Dosis/Durasi:
    Tidak ada dosis tunggal; rentang dosis efektif pada studi in vivo 150–400 mg/kgBB, pada manusia 300–600 mg/hari selama 4–12 minggu
    Temuan:
    Secara konsisten, Kaempferia galanga menunjukkan efek perlindungan terhadap batu empedu melalui penurunan stres oksidatif, inhibisi agregasi kolesterol, dan peningkatan motilitas kandung empedu. Namun, diperlukan uji klinis skala besar untuk konfirmasi.


Cari: