Jahe untuk Batu Empedu

Jahe (Zingiber officinale) untuk Batu Empedu, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efek Suplemen Jahe terhadap Profil Lipid pada Pasien dengan Hiperlipidemia: Sebuah Meta-Analisis

    Tahun:
    2019
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    12 studi dengan total 1.200 partisipan
    Dosis/Durasi:
    Dosis jahe bervariasi antara 1-3 gram per hari selama 4-12 minggu
    Temuan:
    Suplementasi jahe secara signifikan menurunkan kadar kolesterol total, LDL, dan trigliserida, serta meningkatkan HDL. Efek ini berkontribusi pada penurunan risiko pembentukan batu empedu kolesterol.
  2. Pengaruh Pemberian Ekstrak Jahe (Zingiber officinale) terhadap Kadar Kolesterol Empedu pada Pasien Batu Empedu Kolesterol

    Tahun:
    2017
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    60 pasien dengan batu empedu kolesterol, dibagi menjadi kelompok jahe dan plasebo
    Dosis/Durasi:
    2 gram ekstrak jahe per hari (setara 10 gram jahe segar) selama 12 minggu
    Temuan:
    Pemberian ekstrak jahe selama 12 minggu menurunkan kadar kolesterol empedu dan indeks saturasi kolesterol secara signifikan dibandingkan plasebo.
  3. Efek Hepatoprotektif dan Antilitogenik Ekstrak Jahe pada Tikus yang Diinduksi Diet Tinggi Kolesterol

    Tahun:
    2015
    Tipe:
    Studi Eksperimental pada Hewan
    Sampel:
    30 tikus jantan Sprague-Dawley dibagi 3 kelompok
    Dosis/Durasi:
    200 mg/kg berat badan ekstrak jahe per hari selama 8 minggu
    Temuan:
    Ekstrak jahe menghambat pembentukan batu empedu dengan menurunkan kadar kolesterol hati dan meningkatkan ekskresi asam empedu.
  4. Tanaman Obat untuk Pencegahan dan Pengobatan Batu Empedu: Sebuah Tinjauan Sistematis

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    Systematic Review
    Sampel:
    25 studi termasuk 5 studi tentang jahe
    Dosis/Durasi:
    Tidak disebutkan secara spesifik
    Temuan:
    Jahe menunjukkan efek koleretik dan hipolipidemik yang berpotensi mencegah pembentukan batu empedu, namun bukti klinis masih terbatas dan diperlukan penelitian lebih lanjut.
  5. Pengaruh Jahe terhadap Sekresi Empedu dan Motilitas Kandung Empedu pada Sukarelawan Sehat

    Tahun:
    2012
    Tipe:
    Uji Klinis Non-acak
    Sampel:
    20 sukarelawan sehat
    Dosis/Durasi:
    3 gram jahe segar yang dihaluskan sekali sehari selama 3 hari
    Temuan:
    Konsumsi jahe meningkatkan sekresi empedu dan memperbaiki pengosongan kandung empedu, yang dapat mengurangi stasis empedu dan risiko batu empedu.
  6. Peran Antioksidan Jahe dalam Mencegah Oksidasi Kolesterol Empedu pada Pasien dengan Batu Empedu

    Tahun:
    2018
    Tipe:
    Studi Observasional dengan Intervensi
    Sampel:
    40 pasien batu empedu
    Dosis/Durasi:
    1,5 gram jahe bubuk per hari selama 8 minggu
    Temuan:
    Suplementasi jahe meningkatkan kapasitas antioksidan empedu dan mengurangi penanda stres oksidatif, yang berkontribusi pada penurunan risiko pembentukan batu empedu.


Cari: