Sampel:
25 studi (15 in vivo, 8 in vitro, 2 uji klinis) yang memenuhi kriteria inklusi dari database PubMed, Scopus, dan Cochrane
Dosis/Durasi:
Bervariasi antar studi: dosis ekstrak 100-400 mg/kgBB (hewan), minyak atsiri 1-5% (manusia), durasi 1-8 minggu
Temuan:
Illicium verum menunjukkan bukti paling konsisten sebagai agen pro-tidur di antara genus Illicium, terutama melalui jalur GABA dan serotonin. Namun, uji klinis pada manusia masih terbatas dan memerlukan penelitian lebih lanjut dengan desain yang ketat.