Kunyit untuk Insomnia

Kunyit (Curcuma longa) untuk Insomnia, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Efek Suplementasi Kurkumin terhadap Kualitas Tidur pada Wanita Pascamenopause: Uji Klinis Acak Tersamar Ganda Terkontrol Plasebo

    Tahun:
    2017
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    60 wanita pascamenopause (usia 50-65 tahun) dengan keluhan insomnia ringan hingga sedang
    Dosis/Durasi:
    500 mg kurkumin (dengan 5 mg piperin) dua kali sehari selama 8 minggu
    Temuan:
    Suplementasi kurkumin selama 8 minggu secara signifikan meningkatkan kualitas tidur yang diukur dengan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dibandingkan plasebo. Kurkumin juga mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk tertidur.
  2. Efek Kurkumin terhadap Kualitas Tidur pada Pasien dengan Gangguan Depresi Mayor: Uji Klinis Acak

    Tahun:
    2020
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    80 pasien depresi (usia 18-60 tahun) dengan insomnia komorbid
    Dosis/Durasi:
    1000 mg kurkumin per hari (dibagi dua dosis) selama 12 minggu
    Temuan:
    Kurkumin secara signifikan memperbaiki skor tidur pada skala Hamilton Depression Rating Scale (HDRS) dan PSQI dibandingkan plasebo. Perbaikan tidur berkorelasi dengan penurunan gejala depresi.
  3. Suplementasi Kurkumin Meningkatkan Kualitas Tidur pada Orang Dewasa dengan Kelebihan Berat Badan: Sebuah Uji Klinis Acak Terkontrol Plasebo

    Tahun:
    2019
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    48 orang dewasa dengan BMI 25-35 kg/m² dan skor PSQI >5
    Dosis/Durasi:
    500 mg kurkumin (dengan piperin) dua kali sehari selama 12 minggu
    Temuan:
    Setelah 12 minggu, kelompok kurkumin menunjukkan perbaikan signifikan dalam efisiensi tidur dan durasi tidur. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan.
  4. Pengaruh Kurkumin terhadap Insomnia pada Pasien dengan Sindrom Metabolik: Sebuah Studi Eksperimental

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Studi Eksperimental
    Sampel:
    30 pasien sindrom metabolik dengan insomnia (usia 40-65 tahun)
    Dosis/Durasi:
    1500 mg kurkumin per hari (dibagi tiga dosis) selama 4 minggu
    Temuan:
    Kurkumin secara signifikan menurunkan skor Insomnia Severity Index (ISI) setelah 4 minggu. Kadar kortisol saliva juga menurun, menunjukkan efek pada sumbu HPA.
  5. Meta-Analisis Efek Kurkumin terhadap Kualitas Tidur pada Populasi Dewasa

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    Menggabungkan 8 studi RCT dengan total 680 partisipan
    Dosis/Durasi:
    Bervariasi antar studi (500-1500 mg/hari, 4-12 minggu)
    Temuan:
    Meta-analisis menunjukkan bahwa suplementasi kurkumin secara signifikan meningkatkan kualitas tidur (PSQI) dengan ukuran efek sedang (SMD -0.42). Efek lebih besar pada dosis ≥1000 mg/hari dan durasi ≥8 minggu.
  6. Efek Ekstrak Kunyit (Curcuma longa) terhadap Pola Tidur pada Tikus yang Diinduksi Insomnia

    Tahun:
    2015
    Tipe:
    Studi Preklinis (Hewan)
    Sampel:
    24 tikus Wistar jantan yang diinduksi insomnia dengan pemberian kafein
    Dosis/Durasi:
    100, 200, 400 mg/kg BB per oral selama 7 hari
    Temuan:
    Ekstrak kunyit dosis 200 mg/kg BB meningkatkan total durasi tidur dan menurunkan latensi tidur pada tikus. Mekanisme ini diduga melalui peningkatan kadar GABA di otak.


Cari: