Melati untuk Insomnia

Melati (Jasminum sambac) untuk Insomnia, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Pengaruh Aromaterapi Minyak Esensial Melati (Jasminum sambac) terhadap Kualitas Tidur pada Lansia dengan Insomnia Ringan

    Tahun:
    2018
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    60 lansia (usia 60–75 tahun) dengan insomnia ringan berdasarkan PSQI >5
    Dosis/Durasi:
    3 tetes minyak esensial 2% diinhalasi selama 30 menit sebelum tidur, setiap malam selama 4 minggu
    Temuan:
    Aromaterapi melati secara signifikan meningkatkan kualitas tidur (skor PSQI menurun) dan memperpanjang durasi tidur rata-rata 45 menit dibandingkan plasebo. Efek terlihat setelah 4 minggu intervensi.
  2. Efek Sedatif Ekstrak Etanol Daun Melati (Jasminum sambac) pada Tikus yang Diinduksi Insomnia

    Tahun:
    2015
    Tipe:
    Studi eksperimental hewan
    Sampel:
    30 tikus Sprague-Dawley jantan (berat 200–250 g)
    Dosis/Durasi:
    Ekstrak etanol 100, 200, dan 400 mg/kg BB diberikan secara oral selama 7 hari
    Temuan:
    Ekstrak etanol daun melati dosis 200 mg/kg BB meningkatkan waktu tidur secara signifikan pada uji pentobarbital-induced sleep, sebanding dengan diazepam 2 mg/kg. Efek sedatif bersifat dose-dependent.
  3. Meta-Analisis Efek Aromaterapi terhadap Insomnia: Fokus pada Minyak Esensial Bunga Melati

    Tahun:
    2021
    Tipe:
    Meta-analisis
    Sampel:
    12 studi RCT dengan total 890 partisipan (usia 18–80 tahun, berbagai kondisi insomnia)
    Dosis/Durasi:
    Variasi dosis: inhalasi 2–5 tetes minyak esensial 1–3% selama 20–30 menit setiap malam, selama 2–8 minggu
    Temuan:
    Aromaterapi melati menurunkan skor insomnia secara signifikan (SMD = -0,65; 95% CI -0,98 hingga -0,32) dengan heterogenitas rendah. Efek lebih besar pada wanita dan pada durasi intervensi ≥4 minggu.
  4. Uji Klinis Acak Terkontrol Plasebo: Aromaterapi Minyak Melati untuk Insomnia pada Pasien Gangguan Kecemasan Umum

    Tahun:
    2019
    Tipe:
    RCT
    Sampel:
    80 pasien (usia 18–65 tahun) dengan gangguan kecemasan umum (GAD) dan insomnia komorbid
    Dosis/Durasi:
    Inhalasi 3 tetes minyak esensial 1,5% selama 20 menit setiap malam, selama 6 minggu
    Temuan:
    Kelompok aromaterapi melati menunjukkan perbaikan signifikan pada Insomnia Severity Index (ISI) dan State-Trait Anxiety Inventory (STAI) dibandingkan plasebo. Efek bertahan hingga 2 minggu pasca intervensi.
  5. Pengaruh Paparan Aroma Bunga Melati Segar terhadap Kualitas Tidur dan Mood pada Dewasa Muda Sehat

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Crossover RCT
    Sampel:
    40 mahasiswa (usia 19–25 tahun) tanpa gangguan tidur, skor PSQI normal
    Dosis/Durasi:
    5 tangkai bunga melati segar ditempatkan di kamar tidur setiap malam selama 7 malam (masing-masing fase crossover 7 malam dengan washout 7 hari)
    Temuan:
    Paparan aroma melati segar di kamar tidur meningkatkan efisiensi tidur sebesar 5% dan mengurangi waktu tertidur rata-rata 10 menit berdasarkan actigraphy. Subjek melaporkan mood lebih positif saat bangun tidur.


Cari: