Klabet untuk Gagal Ginjal

Klabet (Trigonella foenum-graecum) untuk Gagal Ginjal, list studi klinis, kajian ilmiah, meta-analisis dan literatur.

Studi Klinis & Meta-Analisis

  1. Pengaruh Biji Klabet terhadap Kadar Glukosa Darah dan Fungsi Ginjal pada Pasien Diabetes Tipe 2 dengan Mikroalbuminuria

    Tahun:
    2011
    Tipe:
    Uji Klinis Acak Terkendali (RCT)
    Sampel:
    60 pasien diabetes tipe 2 dengan mikroalbuminuria (30 kelompok intervensi, 30 plasebo)
    Dosis/Durasi:
    25 g biji klabet bubuk per hari, dibagi dalam 2 dosis, selama 12 minggu
    Temuan:
    Pemberian biji klabet 25 g/hari selama 12 minggu menurunkan secara signifikan ekskresi albumin urin dan kreatinin serum. Efek nefroprotektif ini dikaitkan dengan perbaikan kontrol glikemik dan aktivitas antioksidan.
  2. Ekstrak Biji Klabet Memperbaiki Nefropati Diabetik pada Tikus yang Diinduksi Streptozotosin: Peran Jalur Antioksidan dan Anti-inflamasi

    Tahun:
    2017
    Tipe:
    Studi Eksperimental Hewan
    Sampel:
    40 tikus Sprague-Dawley jantan (8 normal, 32 diabetes diinduksi STZ)
    Dosis/Durasi:
    200 mg/kg BB ekstrak etanol biji klabet per oral, sekali sehari, selama 8 minggu
    Temuan:
    Ekstrak etanol biji klabet dosis 200 mg/kg/hari selama 8 minggu mengurangi kadar kreatinin, urea, dan proteinuria, serta memperbaiki histologi ginjal. Efek ini dimediasi oleh peningkatan aktivitas enzim antioksidan dan penurunan sitokin pro-inflamasi.
  3. Tinjauan Sistematis Efek Klabet terhadap Fungsi Ginjal pada Diabetes Melitus

    Tahun:
    2019
    Tipe:
    Tinjauan Sistematis
    Sampel:
    12 studi (8 RCT, 4 studi hewan) dengan total 1.024 partisipan manusia dan 160 hewan coba
    Dosis/Durasi:
    Bervariasi antar studi: dosis 10–50 g/hari pada manusia, 100–500 mg/kg pada hewan; durasi 4–24 minggu
    Temuan:
    Klabet secara konsisten menunjukkan efek penurunan kreatinin serum, urea, dan proteinuria, baik pada studi hewan maupun manusia. Mekanisme utama meliputi aktivitas antioksidan dan penghambatan jalur AGEs.
  4. Meta-Analisis Pengaruh Klabet terhadap Fungsi Ginjal pada Pasien Diabetes Tipe 2

    Tahun:
    2022
    Tipe:
    Meta-Analisis
    Sampel:
    8 RCT dengan total 568 pasien diabetes tipe 2
    Dosis/Durasi:
    Dosis 10–50 g/hari; durasi 8–24 minggu (analisis subkelompok menunjukkan dosis ≥20 g/hari lebih efektif)
    Temuan:
    Meta-analisis menunjukkan penurunan signifikan kreatinin serum (MD -0.15 mg/dL) dan proteinuria (SMD -0.42) pada kelompok yang menerima klabet dibandingkan plasebo. Efek ini lebih nyata pada dosis ≥20 g/hari dan durasi ≥12 minggu.
  5. Klabet sebagai Terapi Tambahan pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis Stadium 3–4: Sebuah Uji Klinis Terbuka

    Tahun:
    2009
    Tipe:
    Uji Klinis Terbuka (Open-Label Trial)
    Sampel:
    30 pasien CKD stadium 3–4 (eGFR 15–59 mL/menit) tanpa diabetes
    Dosis/Durasi:
    10 g biji klabet bubuk per hari (dibagi 2 dosis) selama 6 bulan
    Temuan:
    Suplementasi 10 g biji klabet bubuk per hari selama 6 bulan meningkatkan eGFR rata-rata sebesar 8,2 mL/menit dan menurunkan kadar ureum. Tidak ada efek samping serius yang dilaporkan.
  6. Efek Nefroprotektif Ekstrak Klabet pada Sel Tubular Ginjal yang Terpajan Toksin: Studi In Vitro

    Tahun:
    2015
    Tipe:
    Studi Eksperimental In Vitro
    Sampel:
    Kultur sel tubular proksimal ginjal manusia (HK-2) yang terpajan cisplatin
    Dosis/Durasi:
    Konsentrasi 50, 100, dan 200 µg/mL selama 24 jam sebelum dan bersamaan dengan pajanan cisplatin
    Temuan:
    Ekstrak hidroalkohol klabet (50–200 µg/mL) melindungi sel HK-2 dari kematian akibat cisplatin dengan menekan stres oksidatif dan aktivasi kaspase-3. Efek ini terkait dengan kandungan flavonoid dan saponin.


Cari: