Sampel:
Kultur neuron hippocampal tikus (in vitro) dan 20 tikus Wistar jantan (in vivo)
Dosis/Durasi:
In vitro: 10–50 µM selama 10–20 menit; in vivo: 50, 100, 200 mg/kg intraperitoneal, dosis tunggal 30 menit sebelum induksi kejang
Temuan:
Allicin (senyawa aktif bawang putih) meningkatkan arus klorida melalui reseptor GABA-A secara dosis-tergantung dan menekan ledakan potensial aksi pada kultur neuron. Pada tikus, allicin dosis 100 mg/kg mengurangi keparahan kejang yang diinduksi pilokarpin.